THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 13 November 2015

penguntit mengerikan (One Too Many)

hey, minggu ini aku rajin posting ya! dah mule agak baikan nih, amin! btw ini ada cerpen terjemahan kopas lagi ya dari creepypasta yang dijamin horornya tersirat. kunjungi langsung dengan ngeklik gambar di bawah ini tuk menuju sumber link kopasnya ya!

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/816998625048910/?type=3

 Author: Saya
Source: SayaInUnderworld.blogspot.com
Translator: Beruthiel


*******

David adalah seorang mahasiswa yang suka sekali mengusili orang. Misalnya, ketika ia pergi ke restoran bersama 3 orang teman dan pramusaji bertanya, "tempat untuk 4 orang?" David akan tertawa dan berkata, "apa maksudmu? Coba lihat yang benar, kami berlima!"

David sering sekali melakukan ini, sehingga orang-orang mulai berpikir bahwa David benar-benar bisa melihat makhluk halus. Akan tetapi, ini tidak benar. David hanya senang melihat reaksi orang-orang. Teman-temannya yang kesal dengannya menyuruhnya untuk berhenti bersikap usil, tapi David cuek saja.

Suatu hari, David memutuskan untuk makan di restoran sendirian. Saat ia duduk, si pramusaji meletakkan segelas air di depannya...dan di depan kursi di seberangnya. 

"Aneh," pikir David, berpikir si pramusaji mungkin membuat kesalahan. Mungkin ada orang yang duduk di sini sebelumnya, dan orang itu sedang pergi sebentar ketika David datang. "Aku akan pindah meja kalau orangnya datang," pikir David. Ia pun memesan sepiring spaghetti.

Saat itu, semua pengunjung restoran satu-persatu pergi, hingga tinggal David sendirian. Ketika pramusaji datang, alangkah kagetnya David ketika melihat si pramusaji membawa dua piring spaghetti; satu diletakkan di depannya, dan satu lagi di seberangnya.

"Kenapa kau membawa dua piring padahal aku hanya sendirian?" Tanya David marah. Si pelayan kaget dan berkata bahwa David tadi masuk bersama seseorang. Ketika David minta diijinkan berbicara dengan manajer, manajer itu juga berkata bahwa David jelas-jelas masuk bersama seseorang. Jelas sudah, pikir David, mereka pasti mau membalasku karena keisenganku. David pun memutuskan untuk tidak mengulanginya lagi.

Akan tetapi, insiden restoran itu baru permulaan. Kemanapun David pergi, siapapun yang ditemuinya, orang-orang selalu melihat bahwa David bersama seseorang. Bahkan di kereta yang penuh sesak, orang-orang akan menyisi memberi ruang di sisi David, cukup untuk seorang lagi, walaupun David sendirian.

"Aku diikuti...." Pikir David ketakutan. Ia tak sanggup lagi menghadapi semua ini. Ia pun menjadi paranoid, berat badannya turun drastis, dan ia seolah menjadi orang yang berbeda. David mengurung diri selama berbulan-bulan, berharap ia tak perlu lagi berurusan dengan si "orang yang satu lagi."

Akan tetapi, setelah beberapa lama, David akhirnya berpikir bahwa mungkin ia sudah tak diikuti lagi oleh makhluk itu. Ia akhirnya berpikir untuk mencoba keluar rumah lagi. Maka, ia pergi ke restoran yang berbeda untuk makan, dan ketika masuk, dengan lega ia melihat bahwa restoran itu ramai dan suasananya menyenangkan. David pun memilih duduk di depan konter bar yang panjang, yang saat itu sedang kosong.

"Selamat datang," ujar si pramusaji dan meletakkan segelas air di depan David.

Kemudian, ia meletakkan segelas air lagi di samping David.

Dan lagi. Dan lagi. Dan lagi. Dan lagi.

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

modus gokil

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

cabe-cabean

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Kamis, 12 November 2015

the psychopath test

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/910841975664574/?type=3

frenz, tolong bantu aku jawab dengan ngeklik gambar tuk menuju link sumber ya! aku hanya share. kira2 apa ya jawaban riddle ini? aku bingung mau jawab apa, ga sempet mikir cus masi loyo nih kan masi sick getu. ada banyak jawaban di sana buruan menuju link sumbernya ya. n doain aku juga supaya cepet sembuh agar bisa posting2 lagi :=(D

hitungan pembawa petaka (21 and Still Counting)

hay, dah kamis nih temu lagi ama admin @_@, hehe! kemaren ga bisa posting2 karna lagi berobat, doain ya agar lekas sembuh. nih ada cerpen terjemahan lagi dari fp creepy pasta kalo berani baca, seperti biasa sih nih horor tersirat. komentnya langsung di sumber kopasnya ya, aku hanya share aja hehe. klik gambar di bawah ini tuk menuju sumber kopas yang dijamin rame hehe...

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/posts/908745015874270

Suatu hari seorang gadis muda tengah menunggu di sebuah stasiun kereta ketika ia mendengar seseorang bergumam di belakangnya. Ia berbalik dan melihat seorang wanita duduk di sebuah bangku. Gadis itu menyadari saat itu hanya ada mereka berdua di stasiun tersebut.
Wanita itu sangat aneh, pikir gadis itu. Wanita itu berumur 40-an dan duduk dengan tidak tenang. Ia menggoyang-goyangkan badannya ke depan dan ke belakang sambil bergumam,

“21...21...21...”.
Gadis itu bisa melihat kalau wanita itu terlihat agak “stress”, bahkan mungkin gila.
Ia berniat untuk mengacuhkan saja wanita itu. Namun wanita itu terus saja bergumam,

“...21...21...21...”
Lama-kelamaan gadis itu menjadi penasaran. Iapun bangkit dari kursinya dan menghampiri wanita itu.

“Ibu, apa yang sedang ibu hitung?”
Wanita itu tak menjawab, bahkan tak menatap gadis itu. Ia hanya terus bergumam,

“....21....21...21....”
Gadis itu melihat di sekitarnya, mencoba mencari tahu apa yang sedang wanita itu hitung. Di saat yang sama, gadis itu heran. Jika ia memang menghitung sesuatu, mengapa angkanya selalu sama.
Kemudian terdengar suara kereta datang.
Tiba-tiba saja wanita itu menerjang gadis muda dan mendorongnya ke arah rel.
“Aaaaaa!!!” teriak gadis itu, namun terlambat. Kereta yang melaju kencang itu terlanjur menyambar tubuhnya.
Warna merah dari darah gadis itu bercipratan hingga ke dinding dan kursi-kursi di stasiun itu.
Wanita itu kembali duduk seolah tak terjadi apa-apa dan mulai bergumam.

“...22....22...22...”

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

prison ur mind

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

bpjs & tim sar

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

lepaskan ia pergi

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

motivate ur self

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Selasa, 10 November 2015

Red Birthmark

hey, ngekepo lagi yuk! hari ini, eh pagi ini mo bahas soal reinkarnasi. topik ini selalu aja jadi pembahasan akan pro dan kontra nya. hm kalo dalam agamaku si ga ada yang namanya begitu2an tapi bagiku ini hal yang sangat menarik ditelusuri. meski ga ada dalam keyakinanku, tapi aku suka cerita2 reinkarnasi beginian. sumber kopas aku dapat jika ngeklik gambar di bawah ini. yuq kepo!

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/799347780147328/?type=3
 
The Red Birthmark adalah kisah nyata mengenai seorang anak laki-laki yang mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap dirinya sendiri. Kejadian ini disaksikan oleh seorang dokter Israel bernama Eli Lasch dan disebutkan pula dalam buku yang mengangkat kisah-kisah reinkarnasi berjudul "Anak-anak yang Telah Hidup Sebelumnya."

Ia berusia tiga tahun dan tinggal di sekitar daerah Dataran Tinggi Golan di perbatasan antara Suriah dan Israel. Anak laki-laki itu mengatakan pada tetua desa bahwa seseorang membunuhnya dalam kehidupannya yang lampau. Ia menunjukkan lokasi di mana mayatnya dikubur, dan dalam proses penggalian tersebut, mereka menemukan tulang belulang dan sebilah kapak.

Dalam bukunya, Trutz Hardo, seorang terapis Jerman menuliskan kisah mengenai anak laki-laki itu bersama dengan sejumlah cerita-cerita lain mengenai anak-anak yang mengalami penglihatan tentang kehidupan lampaunya dengan informasi yang dapat diverifikasi. Peristiwa ini dialami sendiri oleh Dr. Eli Lasch, yang dikenal sebagai pengembang perangkat medis di Gaza yang tergabung dalam operasi pemerintah Israel pada tahun 1960. Dr. Lasch, yang meninggal pada tahun 2009, menyebutkan kembali kisah mengesankan ini pada Hardo.

Anak laki-laki itu terlahir dalam kelompok etnis Druze dan, dalam budaya mereka, keberadaan mengenai proses reinkarnasi diterima sebagai sebuah fakta. Pengakuannya ini mempunyai pengaruh dan kekuatan yang cukup terhadap kepercayaan setempat. Ia memiliki tanda lahir berupa garis merah yang memanjang dari keningnya. Para Druze mempercayai bahwa, sebagaimana beberapa keyakinan lain; tanda lahir tertentu memiliki hubungan dengan kematian pada suatu masa kehidupan yang lain.

Ketika ia telah cukup dewasa untuk berbicara dengan jelas, anak laki-laki itu mengatakan pada keluarganya bahwa ia telah dibunuh dengan pukulan kapak tepat di kepalanya. Mereka membawanya ke sebuah desa di mana ia mengaku pernah tinggal di sana. Anak laki-laki itu mengingat nama yang ia gunakan di kehidupannya yang lewat.

Penduduk lokal menyebutkan bahwa laki-laki yang dikatakan sebagai reinkarnasinya telah menghilang sejak empat tahun terakhir. Teman dan keluarganya menduga bahwa ia tanpa sengaja memasuki daerah perbatasan yang rawan karena hal seperti itu umum terjadi pada masa itu.

Anak laki-laki itu juga mengingat nama lengkap pembunuhnya. Ketika si pembunuh pada akhirnya bertemu dengannya, Lasch menceritakan Hardo, wajahnya memucat tapi ia membantah tuduhan itu. Anak laki-laki itu kemudian mengatakan bahwa ia akan mengantarkan mereka menuju tempat di mana jasadnya dikuburkan. Di sana, para tetua menemukan kerangka seorang laki-laki dengan bekas luka di tulang tengkorak yang cocok dengan tanda lahir sang anak. Beserta sebilah kapak yang digunakan sebagai senjata.

Atas beberapa bukti yang ditemukan, si pelaku mengakui perbuatannya dan Dr. Lasch, satu-satunya yang tak berasal dari kalangan Druze, menyaksikan bagaimana seluruh peristiwa tersebut berlangsung.

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

sc: theepochtimes

- Kevin

riddle: magnet

hey, suka riddle gak? aku suka karna kayak main tts ato semacamnya deh kayak baca komik detektif tinggal tebak2 aja hehe. nih ada riddle sederhana sumber kopas dari fp creepy pasta n bisa diklik di gambar ini tuk cari tahu jawabannya, cuma share sih ga tahu sumber aslinya hehe. sekarang ayo coba tebak kasus di bawah ini. riddle it! hm, tanpa pertanyaan pun aku yakin kalian semua tahu apa yang ingin kalian tebak di riddle ini. cek it out!

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/908885499193555/?type=3

Seorang pria sedang bekerja di gudang peralatannya ketika anaknya datang dan menangis.

“Ada apa nak?” tanya ayahnya.

“yah.. tadi aku bermain kelereng bersama teman2 disekolah,” rintih anak kecil itu “salah satu temanku memasukan bola bearing kedalam telingaku dan tidak mau keluar.”

“Tidak usah khawatir nak,” ujar ayahnya “Ayah yakin punya sesuatu disini yang bisa membuat bola itu keluar.”

Hobi favorit ayahnya adalah sains dan pekerjaan pertukangan. Di bengkel nya penuh dengan macam2 alat juga penemuan2. Matanya mulai melihat kesekitar gudang peralatannya sampai dia menemukan sebuah alat elektro-magnet super kuat yang dia buat sendiri.

Ayahnya berkata “Mesin ini adalah magnet nak, bola bearingnya terbuat dari logam, jadi ketika ayah menyalakan mesinnya, bola bearing nya akan tertarik dan keluar dari telingamu.”

Akhirnya sang ayah menempatkan telinga anaknya berhadapan dengan mesinnya. dia menyalakan saklarnya dan lalu terdengar suara dentangan yang sangat nyaring tanda bolanya sudah keluar dan menempel di magnet.

Dan anaknya bertekuk lutut ke lantai, terbunuh seketika.

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

kota misterius di atas genteng (City Lights)

hay, selasa nih! kemaren tuh aku sakit jadi bobonya hampir seharian n semalam tadi full bobonya n sampe sekarang belum sempat si ke dokter nih. padahal mau nulis horor, tapi tu lemas banget de minta ampun hiks! mungkin ada yang nanya napa postingan lomba menulisku berkurang drastis ga kayak sebelumnya tu bisa ampe 100-an, ya karna aku ga ada waktu banyak lagi tuk berburu. cus aku dah jarang join n mo fokus nulis horor aja dulu dengan dibimbing ama postingan2 creepy pasta si jadi aku lebih banyak belajar di sana. moga aja de kumcer hororku tu diterima penerbit hehe. amin! aku suka mempelajari creepy pasta karna plot twistnya n ceritanya bagai riddle aja plus ending terbuka yang ga disangka2 bangetlah. meskipun horornya tersirat si, aku sukanya yang begitu daripada horor tersurat, makanya aku mau pelajari story telling creepy pasta itu. bye, selamat membaca kalo berani!

 
https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/909282015820570/?type=3

Suatu hari, ada seorang anak baru di kelasku. Tidak ada satupun yang tahu siapa dia. Dia tidak memiliki teman dan tidak pernah mengobrol dengan siapapun. Dia selalu berada di mejanya, dan terlihat depresi. Aku pun bertanya-tanya apa yang terjadi pada anak itu.

"Ada apa?" tanyaku 

"Apakah ada hal buruk yang terjadi padamu?" tanyaku kembali

Ketika ia mendengarkan pertanyanku, tangannya mulai bergetar. Ia mengambil nafas dalam, ia menenangkan dirinya pelan-pelan dan mulai berbicara.

Ia berkata bahwa sebulan yang lalu, sesuatu terjadi dan hal itu sangat menakuti dirinya. Saat itu ia sedang duduk di kamarnya dan bermain game di komputer miliknya. Ia pun melirik ke arah langit-langit kamarnya dan melihat ada pintu loteng yang menuju suatu tempat.

Ia pun menyelidikinya, ia meraih sebuah senter, lalu naik ke kursi dan memanjat ke loteng itu. Saat berada disana, ia terkejut melihat betapa besarnya loteng itu. Ia pun menyalakan senter mengarah ke sekelilingnya, tetapi ia tidak dapat melihat dinding atau atap loteng itu. ia merasa seperti terjebak di kegelapan selamanya.

Ia mulai berjalan mundur, mencari jalan keluar dari tempat itu. Namun, tiba-tiba senter yang ia bawa kehabisan baterai dan ia pun berada di loteng itu dalam kegelapan. Ia sangat takut. Kegelapan mengelilinginya, hanya kegelapan yang ada di semua sisinya.

Ia memulai mencari jalan keluar untuk mencari jalan kembali ke tempat tidurnya, tetapi tidak bisa karena kemanapun ia melangkah, ia tak dapat menemukan pintu keluar. Tanpa ada cahaya sedikitpun dan sangat gelap gulita.

Ia menghilang dalam kegelapan dan sendirian di loteng itu. ia masih mencoba untuk mencari jalan keluar dari sana, namun tetap saja ia tak menemukannya. Ia pun merasa kebingungan karena tak tahu dari mana ia masuk ke sana dan dari arah mana ia masuk.

Ia mulai panik dan terus berjalan mengelilingi loteng itu. Bahkan ia tak tahu sudah berapa lama ia berjalan, tetapi akhirnya ia melihat cahaya samar di kejauhan. Ia mulai berjalan cepat dan yakin bahwa cahaya itu berasal dari kamarnya. 

Tetapi ketika ia mulai mendekat, ia akhirnya tahu bahwa cahaya itu bukan berasal dari kamarnya. Ia tahu darimana cahaya itu berasal, yaitu dari sebuah kota di kejauhan.

Ia tak percaya dengan apa yang di lihatnya. Hal itu tentu tidak masuk akal. Bagaimana bisa ada sebuah kota di lotengnya, dan cahaya itu terlihat agak jauh darinya. Terlihat sangat tidak masuk akal.

Ia tidak tahu apa yang harus dilakukan dan tak tahu kemana akan pergi. Ia pun menuju kota itu dan berharap dapat menemukan jalan menuju rumahnya.

Saat masuk ke inti cerita , ia gemetar kembali. Ia menghela nafas sedih dan air mata jatuh ke pipinya. Aku bingung tentang apa yang ia ceritakan, jadi aku mencoba untuk menghiburnya sebagai usaha terbaik yang dapat aku lakukan.

"Apakah kamu merasa baik sekarang ?" tanyaku sambil menepuk bahunya

"Itu cerita yang mengerikan, tetapi kamu dapat pulang sekarang." ucapku

Lalu ia menatapku, air mata kembali jatuh membasahi wajahnya. Dengan pelan ia mengangkat kepalanya dan berkata ,,,

"Kamu tidak mengerti... Aku tetap tidak bisa menemukan jalan keluar dari kota ini..."


http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html


- Hydra
(Source : scaryforkids)

my first haunting

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Azazel..

(Source; creepypasta and deviantart group)

beli nasi bungkus

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Senin, 09 November 2015

kemampuan mengerikan (Ability)

hey! dah hari senin tetep semangat ya! aku juga tadi kurang semangat posting2 nih tapi kuusahakan de setelah bobo dikit ya udah de aku posting yang creepy2 aja ya, nih aku ambil dari creepy pasta lagi. btw sarapan pagi kamu apa? apakah itu sarapan terakhir mu? hehe, bercanda. baca kalo berani! sumber linknya klik gambar di bawah ini ya...

 https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/photos/a.516337445115031.1073741828.516111181804324/813958468686259/?type=3&theater

Source: wikia.creepypasta.com
Author: unknown
Translator: Beruthiel (dengan perubahan)

Aku tinggal di Osaka, Jepang, dan biasa bepergian dengan kereta api bawah tanah. Suatu hari, aku melihat seorang gelandangan berdiri di pojok stasiun, bergumam sendiri saat orang-orang lewat di depannya, dan menjulurkan cangkir memohon uang receh.

Seorang wanita gemuk lewat di depannya dan si gelandangan bergumam, "babi."

Woah, pikirku. Dia mengejek orang-orang tetapi masih berani meminta uang dari mereka?

Seorang pria tinggi bertampang pebisnis lewat dan ia bergumam, "orang."

Oke, aku tak bisa mendebat itu. Pebisnis itu sudah pasti orang.

Keesokan harinya, aku datang kepagian, jadi aku memutuskan untuk menunggu sambil berdiri di dekat gelandangan itu dan mendengarkan ocehannya. Seorang pria kurus dan bertampang kusut lewat di depan si gelandangan, dan ia bergumam: "sapi."

Sapi? Pikirku. Orang tadi mungkin lebih cocok dipanggil "kalkun" atau "ayam."

Semenit kemudian, seorang pria gemuk lewat dan si gelandangan bergumam, "kentang."

Kukira semua orang gemuk akan dipanggilnya "babi."

Saat bekerja, aku tak bisa tidak memikirkan si gelandangan dan gumaman anehnya. Aku mencoba mencari penjelasan logis untuk gumaman anehnya. Mungkin dia punya kemampuan psikis? Mungkin dia menebak siapa atau apa orang-orang ini di kehidupan sebelumnya.

Keesokan harinya, aku mengamati gelandangan itu lagi, dan berpikir mungkin teoriku ada benarnya. Aku mendengar ia memanggil orang-orang dengan sebutan "kelinci," "domba," "bawang," "tomat," dan "babi" serta "sapi" lagi.

Satu hari, rasa penasaranku semakin memuncak dan aku mendekatinya. Ia menatapku, lalu bergumam, "roti."

Aku melempar uang receh ke cangkirnya dan bertanya apakah ia punya semacam kemampuan psikis.

Gelandangan itu menjawab, "ya, sesuatu yang kuperoleh bertahun-tahun lalu. Tapi aku tidak menebak masa depan atau semacamnya. Aku bisa menebak makanan apa yang terakhir dimakan seseorang."
http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

creepy pasta: bathub test (dr.gin)

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

jangan pacaran ama mahasiswa

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Sabtu, 07 November 2015

ketika aku dewasa dulu (THE OPOSITE OF SOULMATE by reddit user Thornypotato)

hay, nih postingan horor lagi ya! lagi demem horor nih. aku copas dari fp creepy pasta indonesia, silakan like sendiri ya. aku suka cerpen2 terjemahan horor ini karna plot twistnya sulit ditebak. silakan baca sendiri kalo berani! dari alurnya saja sulit ditebak sebenarnya apa maksudnya isi cerita ini kalau saja ga baca sampe tengah pasti ga bakal tahu kalo cerpen ini menceritakan hal yang sudah biasa kita dengar sebelumnya, hal yang sangat familiar dalam kepercayaan tertentu saja. apakah kamu percaya akan hal ini? tapi dalam agama tertentu meyakininya. tergantung agama masing2 si sebenarnya. karna sayang kan kalo cerpen2 ini terlewatkan getu aja ya mending kushare de hehe. hitung2 tuk belajar gaya bahasanya yang ga tersurat itu. jadi baca secara perlahan, karna cerpen ini pesannya dari tersirat menjadi tersurat tapi dengan gaya bahasa yang tetap okey. enjoy!



Ini berawal ketika putraku menginjak usia tiga tahun. Aku adalah seorang ibu rumah tangga beranak empat. Aku berprofesi sebagai perawat dan aku bekerja dengan sistem shift mingguan sehingga aku dapat mengajari pelajaran sekolah kepada putra bungsuku, Justin, yang tunarungu. Sedangkan kakak tiri Justin, anak dari pernikahanku yang sebelumnya, bertugas menjaga Justin saat aku pergi bekerja di akhir minggu. Suamiku, Mark, bekerja shift malam, sehingga ia tak banyak membantu dalam urusan merawat anak.

Mark adalah seorang polisi dan ia gemar mengoleksi mobil mainan. Mobil-mobil mainan favoritnya terpajang di etalase kaca yang mana memenuhi seluruh dinding ruang keluarga kami.
Suatu hari, aku dan putraku sedang bermain di ruang keluarga dengan mobil-mobil mainannya ketika tiba-tiba Justin melompat lalu berlari menuju etalase di dinding. Ia mengetuk di salah satu bagian kaca etalase kemudian berkata padaku, "Aku ingin mobil yang itu!"
Aku mengamati mobil-mobilan itu - yang modelnya tampak seperti dari tahun 1940an - lalu menggelengkan kepala sambil menjelaskan pada Justin kalau ia tak bisa bermain dengan mobil-mobilan Ayahnya, sebab mereka itu mobil yang istimewa, namun Justin terus merengek. 
"Dulu aku punya mobil seperti itu." Ia bersikeras. "Jadi aku harus memilikinya."
Aku tercengang. "Kapan kamu punya mobil seperti itu? Apa nenek memberimu mainan yang tak ibu ketahui?"
" Tidak, aku memilikinya saat aku belum lahir." Ia menjawab. "Ketika aku dewasa dulu."
Aku terus mengalihkannya dan akhirnya berhasil, namun dalam hati aku terhenyak. Apakah putraku memiliki kehidupan di masa lalu?
Aku coba menanyainya pertanyaan-pertanyaan remeh, seperti dimana ia tinggal sebelum ia lahir. Ia memberitahuku bahwa mulanya ia tinggal di Siam (aku mencarinya di google dan mengetahui bahwa Thailland dulunya bernama Siam... yang seharusnya tak diketahui Justin) tapi kemudian ia meninggal lalu terlahir di India, dimana ia meninggal lagi.
Pada kehidupannya yang ketiga, ia terlahir di Yerusalem. Pada kehidupan yang ke empat, ia hidup di Jerman. Dan kehidupannya saat ini, dia menerangkan, adalah hidupnya yang ke lima (atau yang ia sebut sebagai kelahiran yang ke lima).
Setelah ia bertambah usia, sekitar lima atau enam tahun, kucoba untuk menanyainya lebih jauh, seperti apa yang ia lakukan di kehidupan-kehidupannya yang dulu. Ia pun menjelaskan. Di Siam, tuturnya, ia dan temannya mencuri untuk hidup. Di India, ia menangani banyak wanita, menjajakan mereka pada kaum pria demi uang. Di Yerusalem, ia menjual perhiasan palsu pada "orang asing", yang ku asumsikan sebagai turis atau mungkin pelancong. Di Jerman, ia mengepalai sebuah kamp dimana banyak orang tewas. Pada kehidupannya di Jerman itulah, ia memiliki satu mobil mewah. Sebuah pola mulai terlihat olehku dan itu menakutkan. Di kehidupan masa lalunya, Justin adalah maling, germo, penipu, dan seorang Nazi.
Kini Justin telah beranjak sebelas tahun, dan sekitar seminggu yang lalu saat kami tengah sarapan, entah mengapa tiba-tiba ia mulai meracau tentang masa lalunya.
"Sebelum aku lahir ke dunia, sesosok wanita datang berbicara padaku," ia menghela nafas.
" Apa yang dikatakan wanita itu?" Aku bertanya, merasa was-was, kalau putraku ini mungkin mengidap gangguan jiwa.
"Ia memberitahukan tugasku." Jawab Justin.
Aku semakin mendesaknya untuk bicara lebih banyak, ia pun menjelaskan.
"Saat di Siam, seharusnya aku mencari seorang wanita tua dan mencuri hidupnya. Di India, ada seorang gadis kecil yang hidupnya harus ku ambil. Di Yerusalem, sasaranku adalah wanita pelancong. Di Jerman, wanita itu adalah tahanan Yahudi mungil favoritku.
Aku sangat syok, berharap kalau semua ini hanyalah potongan imajinasinya saja.
"Namun mereka adalah wanita yang sama." Ia melanjutkan. "Dahulu sekali, sebelum aku lahir untuk pertama kalinya, wanita itu membunuh ibuku selagi aku masih berada dalam kandungannya. Dan ibuku, wanita yang mendatangiku, ingin menuntut balas."
Aku sudah siap untuk menelpon psikolog anak ketika Justin mengatakan sesuatu yang mendinginkanku sampai ke tulang. 
"Biasanya aku harus mencari dulu wanita itu, tapi kali ini nampaknya tak perlu susah-susah." Kemudian ia meraih pisau mentega lalu menodongkannya padaku. Untungnya aku adalah wanita dewasa dan ia hanyalah bocah kecil. Ku rebut pisau itu lalu kupanggil ayahnya.
Setelah itu Justin kami kirim ke fasilitas penanganan sakit jiwa untuk sementara. Ia bertingkah manis padaku, tapi aku sudah tahu niatnya. Dan belakangan ini aku jadi sering bermimpi digorok perampok, dipukuli germo sampai mati, diculik salesman lalu dicekik. Atau dijadikan tahanan sekarat oleh pria botak jahat Nazi.
Kini aku tahu siapa putraku yang sebenarnya. Dia sama sekali bukan darah dagingku. Tak cukup kalau hanya di bunuh. Aku juga harus memusnahkan jiwanya.

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Source : Read if you dare
devil emotikon Manon devil emotikon

creepypasta : poc!

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

peniru

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Kamis, 05 November 2015

Sad Satan-

hey, kangen mo posting horor lagi nih. kali ini dari sumber creepy pasta lagi yah cus postingannya keren2 dari segi ilmu wawasannya. klik gambar menuju link sumber ya! suka main gem gak? aku suka, tapi aku sukanya main gem house aja kayak gem masak2. aku ga bisa main gem tembak2. penasaran de mau mainin gem yang satu ini, kayaknya seru dan serem ya ini. kalo mo baca2 lagi referensi tentang gem ini, datang aja ke google dan ketik kata kuncinya sesuai judul di atas ya tapi rata2 bahasa inggris si atau bahasa asing, padahal banyak yang kepoin gem ini. btw ini salah satu cerita favoritku di creepy pasta sih karna rata2 cerita di sana antimainstream dan seremnya secara tersirat jadi bikin penasaran aja apa yang terjadi. ya semuanya si tergantung selera masing2 gemana. mungkin bagi yang suka horor tersurat ga terlalu suka cerita ini. yuq baca sama2 horor kopasan dari creepy pasta ini:

https://www.facebook.com/CreepypastaIndonesia/posts/873149509433821:0

Aku jarang sekali menulis ulasan yang panjang,, terlebih untuk sebuah game yang tidak pernah ku kenal. Namun aku pikir, kali ini harus banyak yang tahu. Tentang game yang ku temukan, aku berani bersumpah bila ini bukan mengada-ada, aku juga bukan seorang pecandu narkoba, dan bila kau mempertanyakan kejiwaanku juga, maka aku tidak tahu lagi harus menjelaskan ini sebagaimana lagi.
Awalnya aku sekedar iseng browsing di sebuah Web, yang bila ku jelaskan beberapa domainya mungkin kalian tidak akan mengerti. Aku menyebutnya dengan Deep Web.
Aku bisa katakan, bila menjelajah di Deep Web adalah hal yang biasa bagiku, aku menyukai tempat ini. Sangat hitam dan kelam. Penuh dengan cerita atau sesuatu yang mulai dari konyol, mengerikan, menjijikkan atau bahkan sesuatu yang sangat Absurd. Terkadang aku berpikir, ini adalah tempat yang jauh dari kata Normal, namun di luar dari keterbatasan itu, disini kau bebas. Bebas melakukan apapun yang kau suka, namun kata “bebas” disini, ku harap kau bisa mengerti maksudku.
Langsung saja. Aku sedang mencari-cari data yang mungkin menarik minatku, seputar konspirasi, sebuah Ritual atau semacamnya. Aku suka dengan cerita aneh-aneh di luar logika. namun saat aku melihat sebuah komentar di salah satu postingan, (M**E*), sebuah Web yang menyajikan kengerian, aku mendapati seseorang, aku menyebutnya Mr. Luck. (cukup aneh) itu lah yang ku pikirkan, sangat jarang menemui seseorang menggunakan sebuah Id, karena kebanyakan kami menggunakan Anonymuse untuk menyembunyikan jati diri kami. Seperti yang ku bilang, Deep Web adalah tempat kelam dari dunia surfing Internet. Sisi paling hitam yang seharusnya tidak di masuki oleh sembarangan orang. Namun, si Mr. Luck. Dia menulis sesuatu yang menarik.
“Go to my Link—“bila aku tidak salah. And play my game”
Aku langsung tertarik dan mengekliknya, namun sebuah tautan pertanyaan awalnya muncul, sebuah icon persetujuan. Penjelasanya, bila aku setuju maka aku akan mendownload sebuah Game yang berkapasitas sekitar 2,4 GB. Awalnya aku ragu, namun akhirnya setuju juga. Aku mulai mendownload, kemudian melakukan Checking Refresh untuk meyakinkan itu bukan Virus. Ternyata itu benar-benar sebuah Game. Aku tidak sabar, dan mulai menginstalnya kemudian memainkanya.
Saat mengeklik cara bermain, ada sebuah Tulisan besar terpampang, judul game. Aku cukup terkejut melihat judulnya, itu adalah judul yang mencolok, misterius dan abu-abu. “Sad Satan!!”
Oke. Kataku mencoba meyakinkan diriku sendiri. Aku mengeklik start dan kembali pesan peringatan muncul. Cukup baik untuk sebuah cara menakut-nakuti dengan selingan promosi. Batinku.
Tiba-tiba. Game sudah langsung di mulai. Aku menatap layar monitorku, itu adalah sebuah lorong. Kataku lagi.
Aku mulai berjalan menelusuri lorong. Game di buat dari sudut Rcerk “layar sebagai tokoh utama” tanpa ada karakter, jadi seperti kau melihat dirimu berjalan atau semacamnya.
Lorong itu sangat panjang, dan gravisnya sangat buruk. Seperti pembuatnya tidak serius menggarap game ini. Namun seiring aku berjalan menelusuri lorong, mulai terdengar sesuatu di headphone ku, semacam suara lirih. Samar-samar. Aku tidak bisa berjalan kembali atau melihat kiri—kanan. Fokus permainan hanya di depan.
Semakin jauh, aku tidak menemukan pintu keluar, hanya lorong dan lorong lebih panjang lagi. Namun ritme suara semakin intens, mulai terdengar suara yang menganggu. Seperti bocah bermain, tawa anak kecil, lalu—sebuah music. Alunanya lembut, namun di putar acak. Sehingga tanpa ku sadari, aku ketakutan dengan sendirinya. Seolah-olah ada yang ikut bermain disana, namun focus permainan hanya ada di depan. Aku ingin berbalik dan melihat apa yang ada di belakangku, karena saat aku berjalan suara langkah kakiku mengambang, artinya ada suara langkah kaki lain di belakangku. Namun ini game. Ku yakinkan diriku. Aku harus lanjut.
Sampai akhirnya aku berhasil keluar dari lorong, namun yang ku lihat adalah bangsal. Aku mulai bisa melihat focus, tapi tidak focus ke belakang. Ku jelajahi bangsal, mencari apa yang bisa ku temukan. Sampai aku menatap objek misterius, ku pikir itu item awalnya. Namun aku seperti menjerit tapi tidak bersuara. Itu gadis kecil, ya. Wajahnya, rambut panjangnya, tanganya, namun tubuhnya menyatu dengan dinding. Wajah gadis itu membuatku cukup panic sepertinya, dia menutup kedua matanya. Lalu aku focus, mendekatinya. Kemudian suara jeritan menyakitkan terdengar membuatku tersentak. Gadis itu membuka matanya, menatap marah lalu berbicara dengan nada kasar.
“KEPAR*T KECIL KAU!!”
Suaranya di iringi dentaman bas yang menganggu. Suaranya seperti stereo rusak, terbagi dari berbagai nada, gadis itu kembali berbicara marah—sangat marah!! Sampai kalimatnya tidak jelas, lalu, dia menatapku dengan senyuman yang berbeda, dia tidak marah lagi. Aneh kan?
Lalu, beberapa saat kemudian, dia menangis!! Memekikkan, saat aku masih tidak mengerti tujuan permainan ini, gadis ini berbicara padaku “RUN!! RUN!! RUN!!”
Aku tidak mengerti maksudnya, tapi tanganku gemetar dan tanpa ku sadari, aku sudah mengarahkan tombol bergerakku meninggalkan bangsal. Lalu, layar Hitam kolaps. Beberapa saat, gambar kembali namun dengan pencahayaan kecil, seperti lilin. Kau menelusuri lorong lagi. Ada yang lain disini, bila aku bisa mengalihkan fokusku ke dinding, kau bisa melihat Foto—anak anak yang di pajang di dinding. Dari siluet’nya seperti pembantaian anak-anak, penyiksaan, atau sejenisnya. Ada lagi, pesan mencolok yang kau akan baca di ujung atas atap. “In Nomine Dei Satanas Luciferi Excelsi” artinya adalah, Atas nama Tuhan kami Setan, Lucifer yang agung.
Aku tidak melanjutkan permainan setelah pesan itu. Aku yakin, ada kengerian di sudut lorong ini. Aku keluar, log out lalu muncul bug. Butuh 10 menit untuk merefresh ulang, saat aku mengecheck data ulang, Game ini sudah menjadi rusak. Tapi aku sempat mendapatkan gambar-gambar ketika bermain.
Aku ingin memberikan kalian alamat domain untuk mendapatkan Game ini, namun, ketika ku telusuri, link itu sudah hilang. Tidak terdeteksi lagi. Aku masih tidak mengerti tujuan dari permainan ini. Namun bila benar, aku rasa ini bukan game yang di buat untuk bersenang-senang. Ada pesan abu-abu di dalamnya.
Mungkin salahku dengan lancang memainkanya.
Yang ku tahu, aku masih membayangkan permainan ini. Grafisnya memang buruk aku sadari itu, namun Sound yang di hasilkan, itu semua serasa nyata. Seperti itu adalah rekaman sungguhan. Aku berharap suara anak-anak menjerit dan menangis itu, bukan suara nyata yang ku bayangkan. Semoga. Dan siapapun yang menyebarkan ini. Ku harap kau tahu siapa, tuhanmu yang sebenarnya!!
Tambahan ; aku mendapatkan email dari seseorang yang kabarnya, temanya memainkan permainan ini sampai akhir, ( dia—mengirim sebuah File) ketika ku buka, ada sebuah gambar, foto anak-anak di mutilasi dan di eksisi beberapa di perlakukan sangat keji. Game ini mengajarkan cara menyiksa anak dan Lucifer akan mendatangimu dengan anugerahnya. Omong kosong!! Aku tidak akan memainkan permainan sialan ini lagi.
Pio-

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Ruang Anechoic

"Ruang Anechoic", sebuah ruangan khusus di labolatorium Orfield, Minnesota, menyerap 99,99% suara. Ini disebut sebagai "tempat paling sunyi di muka bumi," dan telah dicatat dalam Guiness Book of World Records.
Jika manusia mampu mendengar bunyi dalam rentang mulai dari 0 desibel (percakapan biasa memiliki intensitas 30 desibel), suara latar Anechoic Chamber adalah -9.4 desibel. Bayangkan sebuah tempat di mana kalian bisa mendengar aliran darah kalian, sistem pencernaan, dan paru-paru yang memompa udara, Orang normal biasanya mampu bertahan dalam keadaan nihil bunyi sekitar 45 menit sebelum mulai berhalusinasi, kehilangan keseimbangan, dan mengalami gangguan sensorik lainnya.

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

 info lengkapnya buka di google aja yah dengan kata kunci sesuai judul cus referensinya banyak. jadi aku juga haus infonya hehe. yuq buka bareng google ah!

phantom barber

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

gajian gokil

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html

Senin, 02 November 2015

coba pikir?

http://animanga-oushiza.blogspot.co.id/2015/10/penyakit-kutukan-di-balik-angka.html