THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

Kamis, 22 November 2018

GUNDAM WING - 1


Tahun 195 after coloni, para pemberontak mendirikan koloni di ruang angkasa sana dan menyatakan perang dengan oz di bumi sana. Koloni membuat senjata baru dengan kecanggihan tertinggi bernama gundam karena dibuat dari logam gundanium yang tak terkalahkan. Ada 5 ilmuwan yang membuat 5 jenis gundam yang berbeda-beda, dengan pilot yang berbeda-beda pula, diam-diam kelima pilot gundam ini dikirim untuk melaksanakan misinya ke bumi dengan menyamarkannya sebagai meteor. Inilah operasi meteor!
Namun oz ternyata dah tahu misi rahasia koloni itu secara diam-diam pula dan bersiap tuk perang. Kelima gundam yang terpilih pun meluncur ke bumi dari 5 arah yang berbeda menuju 5 arah yang berbeda pula. Salah satu dari gundam itu meluncur menuju titik lurus…

Zeck yang tengah santai di sebuah kapal terbang pengangkut mobile suit oz melihat hal itu. “Hm sepertinya dah dimule nih serangan operasi meteornya koloni. Ada 5 kapal yang dikirim ke bumi. Kita tangkap saja salah satunya, sudah cukup!” titahnya ke anak buahnya.
“Yang paling deket ama kapal kita menuju Eurasia timur.”
“Oke, tangkap kapal itu…”

Dan kapal Zeck mendekat ke salah satu dari mereka dan terlihatlah sebuah pesawat kapsul. Dari dalam tampak seorang pemuda belia yang mengendarai pesawat kapsul itu menyadari kalau dirinya sedang dibuntuti. Pemuda bernama Hero Yui itu juga melihat ada pesawat penumpang di depannya.

“Bos, ada pesawat domestic di depannya. Ini bisa gawat, kan?”
“Ah, gak mungkin dy berani menembaki pesawat itu di hadapan kita!” respon Zeck santai. “Buru saja ia.”

Sementara itu, dari kapal penumpang sana terlihatlah seorang gadis belia nan cantik bersama ayahnya yang merupakan menteri luar angkasa yang habis menunaikan tugas di koloni.
“Nah, Relena? Kau suka jalan-jalan ke ruang angkasa?”
Relena menatap ke jendela. “Ntar lagi sampe ke bumi, ya.”

Di kapal Zeck, “Seharusnya pesawat kapsul itu terbakar di atmosfer bumi. Kita serang dia!” komandonya.
Sementara itu, Hero kebingungan karena diikuti. “Sepertinya pesawat oz itu mengangkut senjata deh, mungkin kalau sebesar itu hanya ada sedikit mobile suit yang diangkut. Bisalah!”
Ia kemudian berkonsultasi dengan pimpinannya di koloni yang menyuruhnya menyerang dan tak melarikan diri. Hero pun langsung membalikkan kapalnya dan meluncur kearah pesawat Zeck. Para anak buah Zeck ketakutan.
“Gimana nih, Bos?!”
“Yah keluarin mobile suit kita!” Maka ketiganya pun dikeluarkan dari pesawat. Salah satunya digunakan oleh Zeck melawan Hero.

Dari dalam pesawat kapsul Hero, keluarlah gundam 01. Zeck dan yang lainnya terpana melihat senjata rahasia koloni itu.
“jadi itu gundam?! Senjata rahasia musuh?” batin Zeck.
Keduanya pun berperang sengit di ruang angkasa sana. Kedua mobile suit yang lainnya hancur dan tersisa mobile suit Zeck melawan gundam 01. Sebelum meledakkan mobile suitnya bersama gundam itu, Zeck melarikan diri dengan terjun payung. Sementara itu, gundam dan mobile suit tersebut hanyut di dalam air. Zeck jadi penasaran akan siapa pilot gundam itu dan memerintahkan anak buahnya untuk mencari ke air lewat bantuan marina.

Dewan memarahi Treze karena mobile suit tuk perang hancur begitu saja hanya karena menyerang satu gundam saja. treze santai-santai saja dan tetap kalem, sama seperti Zeck, anak buahnya.

Sementara itu, Relena sudah sampai di bumi bersama ayahnya yang harus dijaga ketat keamanan. Relena memutuskan untuk pulang sendiri saja.

Hero yang tenggelam bersama gundamnya di air berusaha menyelamatkan diri dari sana dan keluar. Ia mati-matian keluar dari sana dan akhirnya terombang-ambing di laut lepas…

Relena yang pulang sendirian di sekitar pelabuhan luar angkasa melihat ada seorang pemuda pingsan terdampar di tepi laut. Ia buru-buru menghampiri pemuda itu. “Kasihan! Eh pakai baju tentara? Jadi ia tentara?”
Ia lalu membuka helem pemuda itu dan melihat wajah Hero Yui. “Eh, ia masih anak-anak kayak aku? Kok dah jadi tentara sih? Siapa anak ini sebenarnya? Ah aku harus menelpon ambulan nih!” Ia pun menghubungi ambulan.

Namun sebelum ambulan datang, Hero mulai sadarkan diri. Ia langsung kaget begitu melihat helemnya terlepas dan Relena melihat wajahnya. Ia langsung berdiri dengan paniknya. “Kau lihat?”
“Lihat apa?” Tanya Relena kebingungan.
Ia tak mengerti karena dalam misi, Hero sama sekali tak boleh ketahuan musuh. Sekarang wajahnya sudah terlihat Relena. Ia berusaha menutupi wajahnya dan saking paniknya, ia berusaha meledakkan dirinya sendiri dengan tombol di bajunya. Duar.
Tapi ia hanya terpental ke belakang karena ledakan kecil tersebut. Relena heran karena Hero jadi uring-uringan begitu hanya karena wajah. Sementara itu mobil ambulan dan tim medis dah datang untuk menolong Hero. Hero jadi semakin panic karena semakin banyak yang akan melihat wajahnya.
Ia buru-buru bangkit dan menumbangkan para anggota tim medis yang ingin menolongnya, kemudian mengambil alih ambulan tuk melarikan diri. Duh jahatnya! Padahal mau ditolong, tapi ia malah menjatuhkan tim medis tersebut, ambulan juga direbut, ia juga hampir saja mencelakai Relena dengan meledakkan diri. Untung saja alat peledaknya tak bekerja baik karena air tadi, kalau tidak Relena akan terluka.

Meski terlihat jahat, tapi Relena hanya bisa terbengong-bengong sendiri. Ia hanya bisa melihat ambulan tadi melaju kencang tak menentu. “Kenapa ia sepanik itu?” Ia lalu menjulurkan tangannya kearah mobil ambulan yang melaju semakin menghilang tadi. “Namaku Relena, kamu?”
Eh dia pengen kenalan, tapi yang bersangkutan dah pergi, hehe…

Tak hanya gundam 01 saja yang nongol. Dari tempat yang berbeda semua, muncul pula gundam 02 yang dengan lancer menjalankan aksinya. Gundam tersebut dipiloti oleh Duo Maxwel yang jenaka, santai, dan menganggap menghabisi para mobile suit musuh adalah sebuah permainan game yang menantang dan menyenangkan. Ia suka tersenyum nakal dan rambut coklatnya dikepang panjang.
“Ayo, Deathscyle! Ini baru seru!”

Lain lagi di medan berikutnya ada gundam 03 yang dipiloti seorang pemuda tampan nan kalem, Trowa Barton. Tubuhnya jangkung dan berambut coklat berponi panjang miring. Tipe idaman cewek banget!
“Hm, sasaran utamanya adalah pelabuhan luar angkasa ini karena ada banyak senjata yang dikirim lewat sini. Menarik,” gumam cowok itu. “Trowa Barton di sini siap menjalankan tugas.”

Di medan selanjutnya tiba-tiba saja terlihat gundam 04 hendak menyerang, namun sebelum menyerang mobile suit musuh, pilotnya malah memberikan peringatan, “Hei! Minggir, beri saya jalan menghancurkan pelabuhan dan nyawa kalian akan kuampuni!”
Namun tentu saja mobile suit oz tetap menyerang dan gundam 04 dapat menghabisinya dengan mudah. Sang pilot melepaskan googlenya dari dalam dan menatap miris kondisi. “Hm kan dah kuperingatkan tuk mundur. Kenapa kalian tak denger kata-kataku?” ucap pemuda berambut kuning khas arab itu, Quattre, penuh penyesalan. Ia tampak berat hati membantai musuh-musuhnya saking baiknya.
Ia memiliki hati yang lembut dan wajah manis nan ramah, tampak khas malaikat, tapi tidak setelah ia membunuh musuh. Apa boleh buat? Terbukti tadi ia memberi peringatan terlebih dahulu sebelum menyerang. Huft.
Ia satu-satunya gundam yang disertai banyak prajurit mobile suit khas arab.

Dan yang terakhir ada gundam 05 yang tampak begitu menikmati peperangan ini, Wu Fei dari cina. Seorang pemuda remaja yang kiranya paling muda di antara yang lainnya dengan rambut dikuncir hitam.
“Hei, aku Wu Fei  ada di sini dan aku tak suka main petak umpet!”

Di sekolah, Relena kedatangan murid baru. Relena terkejut begitu melihat anak baru itu adalah pemuda yang ditolongnya kemarin. Pemuda itu lalu disuruh gurunya untuk duduk di sebelah Relena. Hero pun duduk dengan tenangnya.
Relena langsung menyapanya, “Hei, kamu yang kemarin ya? Kamu dah baikan? Namaku Relena. Salam kenal. Kalo ada apa-apa, Tanya aku saja,” sahutnya ramah penuh percaya diri.
Namun yang bersangkutan cuek-cuek aja dengan sombongnya. “Gile nih cewek. Cari mati aja! Pokoknya aku tak boleh terlalu deket padanya, ntar dy curiga lagi aku nih siapa. Ah tak seharusnya cewek ini melibatkan dirinya terlalu dalam dan berinteraksi denganku. Cuekin ajalah!” batinnya.
Dicuekin seperti itu, malah membuat Relena semakin kepikiran dan penasaran. “Siapa nih anak? Kok aneh banget ya?!” batinnya mulai curiga karena Hero tampak tak normal seperti anak lainnya. Hm daripada tersinggung, ia lebih penasaran saja.

“Hei, kira-kira siapa saja yang akan diundang Relena ke ultahnya ya?” komentar salah seorang teman Relena saat istirahat dan mereka pun melihat Relena menghampiri Hero di balkon sekolah.
Relena menghampiri pemuda cool yang tengah menyendiri itu dengan pedenya.
“Ck! Apa lagi sih nih cewek?” batin Hero terusik. Ia tetap santai sambil bersandar ke pagar balkon dengan coolnya. “Deket-deket mulu, padahal aku dah jauhin. Bahaya, tauk!” lanjut batinnya. “Masa ga nyadar-nyadar juga?”
“Karena penasaran akan keanehannya itu, mending aku undang saja ini cowok buat bersosialisasi. Tinggal dy yang belum kuundang,” batin Relena sambil menyodorkan undangannya pada Hero. “Halo, Hero. Datang ya ke ultahku besok!”
Srek! Hero menerimanya, namun langsung merobek undangan itu. “Ck! Nih cewek bener-bener deh. Dah kuberi tanda-tanda agar ia tak mendekatiku, malah semakin bandel aja!” batinnya bergemuruh. “makan tuh undangan,” bisiknya keji.
Srek. Relena menatap undangannya yang terjatuh ke lantai setelah disobek Hero. “Kejam!” lirihnya.
Relena merasa sesak dan sakit hati yang mendalam di benaknya. Padahal dah baik-baik mau ngundang, malah dihancurkan gitu aja. Tapi cowok itu malah sobek-sobek undangannya dengan tega. Relena menangis. Jahatnya!

Melihat itu, perasaan Hero jadi tak karuan di balik wajah dinginnya. Ia kemudian melangkah cool sambil menghela air mata Relena sedikit, ia melakukannya sambil melangkah berlalu. Mendapat perlakuan ringan seperti itu dari seorang cowo tampan, membuat Relena tersanjung dan merekahkan senyumnya.
“Ternyata nih cowok tak seangker yang kuduga. Ia masih ada manis-manisnya dikit,” batin Relena tersipu malu. Siapa juga cewek yang ga tersipu kalau digituin ama cowok kece? Relena tampak lega. Namun…
“Aku akan membunuhmu,” bisik Hero kelam sambil berlalu.
Gubrak! Relena melebarkan matanya, terpaku, terperanjat, luar biasa kagetnya. Mulutnya terperangah setelah mendengar kata-kata yang menikam itu. “Apa ia bilang tadi? Mau bunuh aku? Tapi apa salahku?” batinnya tak percaya. “Semoga saja aku salah denger.”
Haha, padahal dah tersipu tadi, eh rupanya Hero tak seromantis itu…
“Dengan gini, tuh cewek ga akan berani deketin aku lagi,” batin Hero sambil terus melangkah pergi setelah mengucapkan ancaman brutalnya barusan.
Benarkah ia berniat banget bunuh Relena hanya karena rahasianya terbongkar?!

Sementara itu, Zeck masih mencari tahu keberadaan gundam 01 di air. “Hm, kita harus buruan dapatin tuh gundam 01 dan mengambil datanya sebelum pilotnya mendapatinya dan meledakkannya…”

http://www1.nontonanime21.live/nonton/mobile-suit-gundam-wing-episode-01.html
 (klik gambar di atas ini untuk nonton! hm, kenapa cover postingan ini gambar Duo ya? hm mungkin karena pilot gundam yang paling kusuka dia! >.<)

=========================================================


mau baca karya-karyaku di bawah ini?

> senin (romance) : CAFFE LATTE FULL ROMANCE
> selasa (dorama) : AKU BUKAN YU
> rabu (fantasi) : BATHOR
> kamis (horor) : 13 HARI DI RUMAH SAKIT
> jumat (action) : NAMAE NO NAI KAIBUTSU
> sabtu : MENULIS BUKTI HIDUPKU (kumcer)
> minggu : GHOST WRITER (kumcer horor)



klik saja di sini:
http://gwp.co.id/author/arieska-arief/

atau di: 
https://www.wattpad.com/user/arieska27?utm_medium=widget&utm_source=follow_2_default#works


Selasa, 13 November 2018

GUNDAM WING - 2


Zeck mendapati ada gundam di bawah air dan hendak memeriksanya. Gundam milik siapakah itu?

Sementara itu, Hero ada di sebuah sekolah dan tengah latihan anggar elit dengan teman sekolahnya.
“Kudengar lo sobek undangan ultah Relena, ya, mas bro?” Tanya kawannya tak senang. “Songong banget sih lo! Kalo gak mau datang, gag usah pake sobek-sobek dong. Itu kurang ajar namanya, gag hargain undangan teman! Akan kukalahkan lo hari ini juga!”
Namun dengan mudahnya Hero mengalahkan temannya itu dengan kekuatannya sampai-sampai helem anggar temannya itu retak segala. Teman-teman yang menyaksikannya kagum akan kekuatan Hero itu.

Sementara itu, nongol pula gundam lain yaitu gundam 02 yang malah nemuin ada gundam di bawah air sana deket pangkalan militer…

Hero di sekolah tergolong anak yang genius dalam hal apa pun, termasuk berkuda. Teman-teman yang melihatnya bermanuver, salut dan terpukau melihatnya. Sungguh keren! Saat teman-temannya latihan berkuda, ia malah bolos di kamar asramanya dan meninggalkan kudanya di bawah untuk mengecek email misi komputernya dari prof. prof ngurus ia masuk lewat beasiswa.
“Eh, Hero gag ada loh! Ia sih tak usah belajar lagi deh kayaknya, dah jago gitu kan?” komentar teman-teman Relena kagum hingga membuat Relena kepikiran akan siapa Hero itu yang sebenarnya.

Relena jadi kepikiran hingga di mobil sepulang sekolah, sampai-sampai tak mendengar teman-temannya menyapanya dengan semangat untuk ke pestanya besok. Relena bengong terus hingga mobilnya pun melaju.
“Siapa si Hero itu? Kok ia mau membunuhku segala?”

Sementara itu, Hero malah asik ngerjain senjata torpedonya tuk nyerang pangkalan militer musuh. Di kejauhan sana, di bawah air ada beberapa mobile suit yang diutus Zeck ngecek gundam Hero di sana. Namun begitu akan disentuh, alarm gundam 01 berbunyi seolah akan meledak secara otomatis.
Gundam 02 yang dikendarai oleh pilot Duo langsung muncul dan membantai mobile suit2 itu. Ia terbengong-bengong melihat ada gundam yang mirip dengan miliknya di sana.
“Eh tuh sama kayak gundam gue deh, posisi alat peledaknya juga. Ah gag usah dihancurin deh, mending gue bawa aja buat suku cadang, haha!” sahutnya santai sambil menekan tombol off di alat peledaknya melalui gundamnya. Kemudian ia pun membawa naik gundam itu secara otomatis. “Tapi nih punya siapa ya?”

Sementara itu, di pesta ultah Relena, Relena tampil begitu cantik dan menawan dan menarik perhatian para tamu di sana, mereka terpukau melihatnya. Ayah Relena tak bisa hadir karena buru-buru dan tanpa sengaja, Relena melihat foto-foto meteor yang membuatnya penasaran dari map bokapnya. Meteor-meteor itu sebenarnya adalah para gundam yang diluncurkan dari ruang angkasa!

Teman Relena mengebutkan motornya karena sudah telat pesta. Tanpa sengaja, ia malah melihat Hero mengebutkan mobil ambulan. “Eh mau ke mana tuh anak? Tuh Hero, kan?”

Relena masih asik bengong. Ia terus saja kepikiran tentang siapa Hero itu sebenarnya sambil denger berita di radio. “Ada lima meteor meluncur ke bumi, tapi hancur sebelum mendarat ke bumi.”
“Sebenarnya siapa sih Hero itu? Apa ia itu pangeran bintang jatuh?”
Begitu tiba di pesta Relena, temannya Relena itu malah mencari-cari Hero. “Eh mana Hero? Ia ga ke sini? Lagian kok ke pesta gag pake baju formal sih, anehnya dy nyetir ambulan pula.”
Relena langsung focus begitu mendengarnya. “Ia ke mana?”
“Ke pangkalan militer kayaknya.”
“Aku harus pergi!”
“Biar kuantar!”
“Kami ikut!”
“Gag usah. Kalian di sini aja. Maaf, tolong lanjutin pestanya tanpaku.” Relena pun pergi.
“Aneh, kok Relena jadi seserius ini, ya?” komentar temannya.

Sementara itu, pilot gundam 03 (Trowa) mendarat dan menyamar jadi anggota sirkus. Ia baru saja mendaftar dan berhasil menggugah perhatian anggota sirkus lainnya karena piawai membuat singa nunduk dan mau dielus manja sama dy. Hebat!
“Siapa tuh anak? Misterius banget deh, hebat banget bisa membuat singa jinak gitu,” komentar Keti yang melihatnya. “Sepertinya ia cocok deh jadi anak sirkus.”

Di sebuah padang pasir yang dijagai oleh banyak mobile suit, Quattre (pilot gundam 04) tengah bersantai di sebuah tenda sambil memandangi view sambil tersenyum indah.
“Anda suka di bumi, pangeran?”
“Wow! Suka banget. Buminya indah banget ya!” pujinya. Sementara itu, sandrock, nama gundamnya tengah ditenggeri burung2 cantik.

Yang terakhir, Wu Fei menyerahkan sejumlah uang di koper pada seorang pria.
“Hei, apa kau yakin mau menyerahkan benda-benda berbahaya di truk ini padanya?” Tanya rekannya. “Kasihan kan dy masih kecil gitu.”
“Udah kasih aja. Dy udah kasi uang banyak!”
Sementara itu, Wu Fei memandangi mereka dengan tatapan dinginnya (pilot gundam 05).

Relena sendiri pun tiba di pangkalan di mana Hero berada. Hero tengah menyiapkan torpedonya tuk diluncurkan ke pangkalan seberang air sana. Relena segera menghentikannya.
“Tuh torpedo ya? Jangan Hero!” serunya sambil mendekat. “Kamu ini siapa sih sebenarnya?”
Hero yang tengah menyiapkan luncuran torpedonya langsung membalikkan badan dengan berat hati mendengar rentetan pertanyaan bawel Relena. “Relena, mati aja lu! Lu dah banyak tahu tentang gue! Say good bye!” serunya sambil menodongkan pistol pada Relena.
Relena kaget. Namun sebelum Hero meletuskan pistolnya, tiba2 saja sebuah peluru menyambarnya. Dor! Hero terjatuh dan terkejut. Relena semakin syok. Siapakah itu?
“Wuih, jahat banget lo sama cewek! Masa mau bunuh cewek secantik ini sih!” seru si penembaknya sambil tersenyum pede. Ia mengenakan topi dan berkepang. Duo Maxwel!
Hero terluka tembak karena terserempet tadi. Ia mau mengambil pistolnya lagi, namun Duo menembak kembali. Hero kembali terpental.
“Hei, jangan macam2 lu, orang jahat! Lu dah terluka, tahu!” seru Duo geram sambil tersenyum menantang.  “Rasain lu!”
Hero memandang Duo geram sambil berusaha berdiri dan memegangi luka tembak di lengannya. “Sial! Siapa sih nih bocah?! Ganggu gue ajah! Mana sakit banget lagi. ck!”
Relena langsung menghadang ke depan Hero. “Jangan tembak! Kok ditembak sih? Kasihan!”
Duo terperangah heran karena Relena membela Hero. Relena juga menyobek gaunnya tuk balut luka tembak Hero di lengan. Hero jadi tersentuh karenanya.
“Nih cewek, padahal aku sudah jahat sama dia, aku gag ngerti, kok dy masih mau…,” batin Hero terharu.
“Hei! Sebenarnya siapa yang jahat di sini? Kok kayak gue ya yang jahat? Tapi kan tadi gue mau nolongin tuh cewek. Aneh deh!” gumam Duo tak habis pikir.
Duo kemudian melihat jamnya. “Hm, seharusnya dah naik nih ke permukaan air.”
Tak lama, muncul dua gundam di permukaan air. Rupanya Duo setel gundamnya agar bisa naik secara otomatis, makanya dy bisa langsung ada di atas.
“Eh apaan tuh?” Tanya Relena begitu melihat ada cahaya di permukaan air sana.
Namun Duo langsung menyilaukan pandangannya dengan cermin agar cahayanya terpantul dan ia susah melihat jelas apa itu. “Gag perlu dilihat baik-baik, mbak!” serunya sambil tersenyum mantap. Rupanya ia juga berpedoman kalau orang asing tak boleh melihat gundam, tapi tak kayak Hero yang langsung mau main bunuh.
Tapi Hero bisa melihatnya jelas. “Eh tuh kan…” Ia langsung meloncat ke atas torpedo.
Melihat itu, Duo langsung menembakinya, namun Hero bisa langsung menghindarinya dengan lincah. “Hup!”
Duo berpikiran, “Gawat nih! Orang asing tak boleh melihat gundam! Aku harus menghabisi anak itu!”
“Itu mobile suitku!!!” teriak Hero sambil menekan tombol luncuran torpedonya. Duar!!! Torpedonya pun meluncur kea rah kedua gundam itu, sementara tubuh Hero terpental ke laut.
“Weh! Apa-apaan sih loooooo?!” teriak Duo geram terlambat mencegahnya. “Grrrrh!!!”
Torpedonya pun menghantam kedua gundam itu. Duo cemas karna takut gundamnya rusak. Keduanya pun kembali tenggelam ke air laut.
“Wih, bocah resek lu man!” geram Duo. Ia lalu melihat nasib Hero di air sana yang tampak tak bergerak mengapung-apung. “Tapi ia bilang apa tadi? Jadi gundam itu punyanya? Jadi dia juga pilot gundam sama kayak gue?! Eh temen dong! Tapi gimana nih gundam gue?! Ih, nih anak nekat banget sih main ancurin segala. Gundam gue kena, tahu!”
Ia tahu niat Hero mau hancurin gundamnya karena sudah dilihat orang-orang di pangkalan militer sana di bawah air. Ia merasa rahasianya terbongkar dan merasa wajib ngancurin gundamnya sendiri pake torpedo tadi.
“Misi selesai!” gumam Hero sebelum tak sadarkan diri. Ia sendiri sudah merasa tak ada gunanya lagi untuk bertahan hidup setelah gundamnya tenggelam kembali.

“Hm yah, orang yang melihat gundam tak akan hidup lama,” kata Zeck di kejauhan sana setelah melihat ada ledakan torpedonya Hero tadi. "Itu aturannya!"

http://www1.nontonanime21.live/nonton/mobile-suit-gundam-wing-episode-02.html

(klik gambar di atas ini tuk nonton!)

==============================================================



mau baca karya-karyaku di bawah ini?

> senin (romance) : CAFFE LATTE FULL ROMANCE
> selasa (dorama) : AKU BUKAN YU
> rabu (fantasi) : BATHOR
> kamis (horor) : 13 HARI DI RUMAH SAKIT
> jumat (action) : NAMAE NO NAI KAIBUTSU
> sabtu : MENULIS BUKTI HIDUPKU (kumcer)
> minggu : GHOST WRITER (kumcer horor)


klik saja di sini:


atau di: 
https://www.wattpad.com/user/arieska27?utm_medium=widget&utm_source=follow_2_default#works
 

Rabu, 31 Oktober 2018

november 2018 (x blade)


nih kalender buat november besok, aku ambil dari manga X BLADE terbitan level comic tahun 2010an. so pertama2 coba tebak ada berapa potong gambar X BLADE di atas sana? ada 3 loh, coba perhatikan baik2, yang gambar di atas tengah itu nyatu banget kan sama backroundnya karena ada di ambang pintu. sebenarnya di pintu sana kosong, tapi aku tambahin gambarnya. rupanya pas2 aja deh, bagus malah hasilnya! pas banget kan? soalnya aku seleksinya pake 10 pixel, makanya warna blur hasil potongannya nyatu sama warna birunya. untung aja de ada pintu kosong dan kedua karakternya terpisah jauh, yah daripada kosong pintunya, mending aku tambahin aja hehe. rupanya hasilnya keren juga nih. kalo suka save aja hehe :=(D

Minggu, 30 September 2018

oktober 2018 (home sweet home)


hai! ini kalender bulan ini judulnya HOME SWEET HOME, webtoon horor thriller. sangat seru, menegangkan, dan bikin penasaran...
so aku pake backroundnya gambar yang ada judulnya itu dan diperbesar, selanjutnya dikombinasikan dengan gambar2 yang lain agar bisa seperti menyatu. kalendernya di bawah judul biar oke dan mudah dilihat. tulisan "webtoon"nya aku pasang di tengah2 biar seimbang gambarnya, dan diseting multiply
lalu di empat sisi gambarnya pake 4 potong gambar yang kemudian diseting agar menyatu dengan kalendernya. 
misalnya kiri paling atas tuh gambarnya diambil pake marque segiempat dan diberi pixel dikit agar tepinya tuh semakin blur agar mudah disatukan dengan backroundnya.
lalu kanan paling atas juga segiempat dengan pixel yang sama dan diseting biar nyatu, termasuk dengan pake eraser 30 persen biar masi ada warna yang dihapus dikit, jadi ga ada batas tegasnya dengan kepala backround.
lalu kiri bawah itu pake marque tool yang diperlembut juga pixelnya agar mudah disatuin dan karena masuk ke bagian kalendernya, maka kalendernya dikurangi dikit opacitynya biar gambarnya di latar lumayan jelas tokohnya.
kemudian yang terakhir kanan bawah diatur sedemikian rupa agar bisa masuk ke gambar utama dengan cara diseting multiply 
jadi deh keren hasilnya. btw pada gambar utama tuh bagian bahu kiri tokohnya dihapus dikit pake eraser sekitar 30 persenan, karena ada bagian putih kalendernya dan agar ga terlihat batas tegas kalendernya. gitu deh. trus atur juga urutan layer2nya agar keren terlihat dan proporsional serta ga terlihat batas2 tegas antar gambar yang disusun, agar bisa keliatan nyatu mua dan tentunya jadi lebih rapi bukan?
:=(D

Sabtu, 01 September 2018

september 2018 (dice)

akhirnya jadi juga de kalender buatanku bulan ini! fiuh, kali ini dari webtoon korsel berjudul DICE. oke langsung aja cara bikinnya gimana. aku pake webtoon ini karna art worknya bagus banget!
awalnya tu kumpulin gambar2nya seperti biasa dan cari gambar yang bagusnya jadi backroundnya. silakan tebak potongan gambar mana yang jadi backroundnya nih? pasti kentara kok! lalu habis itu tambahin deh kalendernya bagusnya diposisikan di mana, di bawah ada banyak kosong ruang putihnya ya pake aja, lalu atur de. agar ga kosong backround di kalendernya tu aku tambahin gambar lain, coba tebak tu gambar apa di belakangnya? kemudian agar ga kosong lagi di sebelahnya tu ada gambar lagi yang diatur warnanya agar balance, tampaknya masi kentara tu gambar apa. dan yang terakhir agar semakin rame tokoh2nya ya aku taruh lagi paling atas sana yang bisa diposisikan sebagai judulnya.
selanjutnya agar rapi tu ya pake eraser: tentunya ada bagian yang terlihat tak bagus setelah ditempel, ya bagian yang ga perlu itu dihapus dikit. pertama nih bagian kalendernya itu setelah ditarik2 dan dibagusin posisinya yah dihapus2 bagian tak perlunya, pastinya agak kelihatan de yang mana yang dihapus kalau diteliti lagi, coba lihat bagian tudung Dongtae nih, ada yang kuhapus agar lebih bagus hasilnya. masi kentara karena aku pake opacity erasernya tak 100 persen. begitu pun di balik kalendernya juga habis dihapus2 agar rapi. kemudian gambar di sebelahnya ada loh yang kehapus yaitu setelah warnanya diatur, bagian rambutnya kan warna putih, nah agar balance ama sekitarnya tu aku hapus sebelah deket kelendernya agar tak kelihatan batas di gambar itu, kan jelek kalau kelihatan batasnya. yang terakhir tu agak bingung ngaturnya, yah itu sebagai judulnya aja. aku sih hapus tepiannya agar rapi di bagian sisi dan bawah dadu itu, kan jelek kalau ada batas2nya, jadi mending dibatasi pake dadu saja warnanya, sisanya tu opacity erasernya lebih rendah agar terlihat lebih alami dan kinclong, dihapus secara halus, tak penuh seperti aku hapus di sekitar dadu tadi.
hm dah bagus belum ya?! :=(D 

 

Rabu, 01 Agustus 2018

agustus 2018


hai! nih kalender terbaru bulan ini. agak mainstream sih hasilnya karena kurang ide saja sih. bingung mau model apa lagi n kepikirannya yang penting jadi aja. jadi hasilnya ya biasa aja n aku mule berpikir apa kiranya bagus modelnya agar ada yang ga biasa. seperti biasa sih agar ga kosong ya di belakang kalendernya aku kasi gambar anime lagi sebagai tambahan dan diatur agar seperti melekat ama backround utamanya. gambar kalender dan backround kalendernya sih diatur banget, tapi tetep aja hasilnya kalendernya gelap, agak susah ngeliatnya. lalu dirapikan sisi pinggirnya agar tak terlalu kebentuk gambar aslinya. diusahakan agar nyatu aja si ama backround utamanya. lalu tulisan agustusnya mah dimodel liquify, tapi kurang bagus juga, yang penting gak mainstream aja si tulisannya, hehe. dan agar lebih berbeda nih, aku hapus dikit lampu2 di bagian kalendernya agar tetap kelihatan menyala dengan eraser opacity rendah, jadi seolah itu berkas sinar cahayanya, padahal itu bekas eraser yang opacitynya rendah, jadi tak terlihat jelas hapusannya.
moga banyak yang suka de meski ga begitu bagus hasilnya :=(D

Senin, 02 Juli 2018

juli 2018


hai! ini kalender terbaruku bulan ini. kesannya sih ngeri2 manis getuh. jadi nih aku kepikiran tuk jadikan gambar backroundnya si cewe gergaji mesin ini. kan ngeri juga tu si manis ini. lalu aku kombinasikan de dengan beberapa gambar anime lainnya. aku pake tambahan 2 gambar anime lainnya sebagai bumbu pelengkapnya berupa gambar2 tokoh anime cewek juga. kan ga seru kalo sepi gambarnya, kan putih polos.
cara bikinnya: kali ini tu aku bikin agak beda deh karna beberapa gambar kalenderku kan itu2 aja bentuk modelnya. so aku potong tulisan bulan juli itu di gergajinya saja supaya pas, hehe. lalu agar ga ada kosong, ya kukasi gambar cewe lagi di sisi bawah sudut sana seolah di gergaji. awalnya si pengen bikin kalendernya tu kepotong, tapi gini aja dah bagus menurutku n agak lama bikinnya. n agar menyatu dengan gambar backroundnya, yah diedit gambar anime cewek di bawah sana supaya pas. kemudian agar di bagian area kalendernya tak sepi, ya aku pake latar tambahan gambar anime tokoh another itu. n bikin agak cerah agar gambarnya lebih jelas tanpa harus mengganggu tulisan  kalendernya. lalu rapikan dengan hapus2 pake eraser di gambar rambut tepian backroundnya agar tak kentara kotak2 transparannya itu. 
jadi deh! keren kan hasilnya? silakan save kalo suka :=(D