THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

Rabu, 21 Desember 2011

SUNGKYUNKWAN SCANDAL (17)


Jae Shin, Yong Ha, Sun Joon dan Yoon Hee saling bertatapan heran. Tiba-tiba seseorang datang, ternyata Baginda.
Semua berdiri menghormat. Jeongjo tersenyum, mereka memperlakukan ke-4 teman baikku dengan kasar,ya? Kalian mau memaafkanku?
Ke-4nya menunduk diam, Jeongjo menghela nafas, bagaimana ini..Prof Jung sepertinya murid2mu tidak mau menerima permintaan maaf dari seorang Raja.
Seorang pria mendekat, semua terperanjat, ternyata Prof Jung Yak Yong.
Jeongjo memberi perintah rahasia pada Jaegeum Kuartet, Terima perintahku, segera mulai Joseon baru! Ke-4 anak itu terperanjat.
Jeongjo menunjukkan sebuah peta pada mereka, sebuah kota yang ingin ia bangun, yang merupakan impian mendiang ayahnya (Sado seja) dan sekarang menjadi impian-nya. Sebuah kota dimana partai politik dan kelas sosial tidak akan memisahkan rakyat.
Jeongjo : Aku akan membangun sebuah kota baru di tempat ini, Benteng Hwaseong. Aku akan memberikan tempat berdagang untuk mereka yang ingin berdagang. Untuk mereka yang ingin mengolah tanah, aku berikan ladang, kota hebat di Timur tanpa partai politik, tanpa budak atau bangsawan, dimana kekayaan dan kemiskinan dibagi bersama, dan dimana perbedaan kelas ditiadakan.Hwaseong akan menjadi ibukota baru untuk memulai Joseon baru. Jeongjo memberikan sebuah amplop pada mereka, ini kunci benteng itu. Jeongjo ingin menemukan surat yang ditinggalkan oleh mendiang Raja (Yeongjo) dan melakukan sesuatu yang besar.
Prof Jung menjelaskan, 10 tahun lalu di suatu malam, Profesor SKK Kim Seung Heun dan Ketua Siswa Moon Young Shin menerima perintah dari Raja untuk membawa sebuah kotak (berisi surat) kembali ke istana, tapi keduanya tewas saat dalam perjalanan membawa kotak itu ke istana. Kotak berisi surat itu menghilang setelah kejadian itu.
Jae shin dan Sun Joon menoleh ke arah Yoon Hee yang baru pertama kali ini mendengar mengenai kematian ayahnya.
Jeongjo : Ini surat pengunduran diri Kim Seung Heun dan wasiatnya, gunakan ini sebagai petunjuk. Apa kalian mau membantuku menemukan surat itu dan membantuku mewujudkan impian dan keinginan-ku?
Baginda dan Prof Jung pergi meninggalkan ke-empatnya sendirian.
Yoon Hee yang pertama bersuara : Aku ingin menemukannya! Tidak, aku harus menemukannya. Meskipun aku tidak bisa mengingat wajah ayahku secara jelas, aku berharap bisa mengenal seperti apa ayahku itu. Jika aku mencari di dalam surat wasiatnya...jika aku mengikuti jejak terakhirnya, mungkin aku bisa mengerti sedikit...siapa ayahku dan bagaimana ia hidup..aku ingin tahu. Kumohon, bantu aku Sahyung.
Yong Ha tanya pada Jae shin, bagaimana denganmu?
Jae shin : Moon Young shin, Aku juga ingin tahu apa yang di-impikan orang bodoh itu.
Yoon Hee : Sahyung..
Jae Shin : Dia kakakku..orang menyedihkan itu..
Sun Joon tampak kaget, ini pertama kali ia tahu. Yong Ha menepuk bahu Jae shin.
Jeongjo mengadakan diskusi dengan Perdana Menteri Che Je Gong dan Prof Jung.
PM Che Jegong : Moon Jae shin dan Kim Yoon Shik lebih pas untuk menjalankan perintah rahasia ini dibanding yang lainnya. Tapi, Cheon Na, saya tidak mengerti mengapa Lee Sun Joon, putra Noron, dan yang lain, yang bukan seorang Namin atau Soron...
Jeongjo memotong : Gu Yong Ha...Gu Yong Ha, tepat seperti anak menyenangkan itulah Joseon baru yang ingin aku bangun.
Prof Jung : Apa anda percaya kalau anak-anak itu bisa mengungkapkan misteri ini?
Jeongjo : Tentu saja, aku percaya mereka bisa.
Kembali pada Jalgeum kuartet, Yoon Hee membuka surat wasiat ayahnya.
Yong Ha berkata itu surat pengunduran diri yang sekaligus adalah surat wasiat, disitu berarti mengandung petunjuk. Yoon Hee membaca isi surat ayahnya.
Isinya sangat puitis dan Yong Ha memotong, tunggu..tunggu, itu mengesankan sekali. Yoon Hee heran, apa kau mengerti, Sahyung.
Yong Ha berkata dengan yakin : Tidak, aku tidak mengerti apa artinya. Tapi itu pasti sandi rahasia yang hebat sekali..Bwa...
Yoon Hee mengeluh, sahyung...Yong Ha senyum lebar :)
Yong Ha mulai mencoba mengulas kembali apa yang terjadi di malam itu, 10 tahun yang lalu, dan ada flashback saat Baginda memberikan tugas itu pada Prof. Kim.
Sun Joon dan Yoon Hee menyadari kalau ini adalah kode, ayah Yoon Hee suka sekali dengan permainan kata dengan menggunakan karakter Cina. Keduanya menemukan ada kaitan kata antar kalimat. Jae shin tidak terlalu semangat, sepertinya ia tahu temuan ini akan mengarah ke siapa. (Partai Noron, ayah Sun Joon)
Sun Joon menunjuk karakter2 yang bisa dipakai dalam paja, wang, yi, in, wol,sil, sa dan keduanya sampai pada kesimpulan, Geum Deung...
Yong ha : Geum deung adalah peti penyimpanan dari logam (geum= jin = emas)..lalu Yong Ha menoleh lagi pada si real-brainiac, Moon Jae shin
Jae shin : itu adalah kalimat yang muncul dalam "sejarah klasik". Dari Dinasti Zhou, kerelaan untuk memberikan hidupmu sendiri demi menyelamatkan raja...
Jae Shin : Geum Deung Ji Sa.
Yoon hee kaget, sahyung! apa selama ini kau sudah tahu? Lalu Yoon hee sadar, Jae shin adalah Hong Byuk Seo dan apa yang selama ini diributkan Hong Byuk seo? Geum Deung Ji Sa. Bingo!
Semuanya tanya, apa kau tahu dimana Geum Deung Ji Sa?
In Soo menemui ayahnya dan lapor kalau Hong Byuk Seo adalah Moon Jae shin. Kita harus mengirim pasukan ke SKK untuk menangkap Jae Shin. Tapi Menteri Perang ragu-ragu, hanya dengan bukti gelang tidak kuat.
Menteri Ha : Jadi, Hong Byuk seo adalah putra menteri Keamanan...tapi kita tidak punya bukti kuat.
In Soo : Kita bisa mengirim pasukan ke SKK besok pagi untuk menangkapnya dan mengirimnya ke Uigyeombu.
Menteri Ha punya rencana lain dan setelah ayahnya pergi, In Soo berkata pada kepala pengawal kalau ayahnya terlalu berhati-hati, dan ia minta beberapa orang pada kepala pasukan untuk menangkap Hong Byuk seo sendiri.
Jae Shin berkata kalau kita akan bisa menemukan dimana GDJS dengan melacak kembali jejak 10 tahun lalu. Kalian teruskan saja memecahkan kode di surat itu, aku benci dengan hal-hal yang membuat kepalaku sakit.
Jae Shin akan pergi dan Yong Ha tanya, bagaimana denganku?
Jae shin berbalik dan kelihatan sebal, menurutmu? lalu Jae Shin menyeret Yong Ha. Yong Ha tentu saja senang sekali, hore..main dengan Jae shin...:)
Saat keduanya sudah diluar, Yong Ha tanya, apa sebenarnya Geum Deung Ji Sa itu. Jae shin menjelaskan apa yang ia tahu, kalau partai Noron Byeokpa ada di balik pembunuhan kakak-nya dan juga ayah Yoon Hee. Karena isi GDJS bisa membuat mereka yang terlibat dalam kematian Sado seja terungkap.
Yong Ha : Kenapa kau diam saja dan baru mengatakan-nya sekarang?
Jae shin hanya melotot ke arah Yong Ha (kau pikir kenapa?) tapi mereka tiba-tiba dikepung oleh In soo dan pasukannya.
In soo : senang bertemu kalian disini, karena Hong Byuk seo sudah muncul lagi.
Yong Ha dan Jae Shin sedikit terperanjat.
Yong Ha : Kau seharusnya mengatakan padaku lebih cepat, jadi aku bisa melihatnya.
In soo mengeluarkan lukisan Hong Byuk Seo dan mendekatkan-nya ke wajah Jae shin, Yong Ha komen, kalau kau menggunakan bukti lemah itu untuk menangkap Hong byuk seo, maka yang kelihatan mirip lukisan itu adalah kau! sambil mendekatkan lukisan itu ke wajah In soo ..bwa hahaha..I love u Yong ha..
In soo : Aku ingin tahu apa kalian masih bisa bercanda setelah melihat ini. Ini bukti yang kau tinggalkan semalam ketika keluar sebagai Hong Byuk seo. Jika aku perlu saksi untuk mengatakan apa gelang ini milik Moon Jae Shin, aku bisa membawa siapa saja dari SKK.
Seorang petugas meraih tangan Jae shin dan sim salabim...Jae Shin mengenakan gelang!
Jae shin : Apa ini yang kau cari?
Yong Ha menunjukkan pergelangan tangannya, atau sesuatu seperti ini?
In soo speechless dan seperti ingin menelan Yong Ha hidup2.
Yong Ha : Ah kita harus menghadiri kuliah Prof Yoo, jadi kita harus bergegas. Hei, kau tidak membutuhkan ini lagi kan? Yong Ha mengambil gelang Jae shin dari tangan In soo, Daemul kami selalu ingin sesuatu seperti ini, kita harus saling berbagi hal-hal yang tidak kita perlukan lagi kan? kau harus mencobanya.
In soo bagai tersihir dan membiarkan saja Yong Ha mengambil gelang itu dan melenggang pergi bersama Jae shin. Keduanya jalan setengah berlari kecil sambil tos! Jae shin ketawa lebar...(meskipun aku ngga tahu kapan Yong Ha ngeronce manik2 tapi that's really cool..hehe)
Yong Ha : Hei kau lihat kan? Aku Gu Yong Ha
Jae shin serius lagi, aku berniat mencarinya, jika aku bisa menemukan Geum Deung Ji sa yang menghilang, aku mungkin akan bisa bertemu orang2 yang melakukan itu pada kakakku dan aku berniat menunjukkan pada mereka apa yang harus mereka takutkan.
Yong Ha : jadi aku bisa membantu apa?
Sementara Yoon Hee jadi ragu, lokasi dimana Geum Deung ji sa berada adalah dimana negara kita mulai, apa aku bisa menemukannya? Aku tidak pernah melakukan hal sebesar ini dan aku tidak tertarik masalah politik atau masalah negara kita. Dan aku juga tidak pintar, aku bahkan tidak bisa menebak apa yang dipikirkan ayahku dan impian-nya dan aku juga...
Sun Joon berlutut dan menggenggam tangan Yoon Hee, aku akan disini. Saat kau mulai merasa semua menjadi rumit dan sulit, aku akan ada di sisimu. Saat kau menyesal karena memulai tugas berbahaya ini, aku akan ada di sampingmu. Saat kau tidak ingin melanjutkan-nya dan ingin menyerah, saat kau mulai tidak percaya dengan kemampuanmu, saat kau merasa frustrasi dan jika kita tidak bisa melakukan apapun, tangan kita kosong dan gagal, Kim Yoon Hee, aku akan selalu ada di sisimu.
Prof Jung bertemu dengan Jae Shin, kau mengingatkanku dengan kakakmu. Raja punya permintaan untukmu, Jangan datang lagi sebagai Hong Byuk seo dan menyebarkan pesan-pesan seperti itu lagi.
Jae shin kaget, anda tahu?
Prof Jung : Meskipun ayahmu adalah Kepala Uigyeombu, jika kau tertangkap oleh Menteri Perang sekarang, dia tidak bisa menyelamatkanmu.
Jae shin : Saya tahu itu. saya percaya dia tidak punya kekuatan atau keinginan melakukannya..
Prof Jung : Kakakmu juga adalah penulis yang baik. Lewat tulisanmu, aku melihat kakakmu, itu sungguh menyenangkan. Apa kau bekerja begitu keras agar tulisanmu mirip dengannya?
Jae shin tersentuh dan membalas Prof Jung dengan ini : Mencintai rakyat tanpa mencemaskan negara bukanlah puisi. Merasa sakit untuk jaman tanpa memiliki kemarahan pada dunia bukanlah puisi. Menjunjung tinggi kebajikan tanpa mengontrol kejahatan bukanlah puisi. - dari buku yang sangat saya suka, sebuah buku puisi dan ditulis oleh siswa Sungkyunkwan beberapa waktu lalu, Pelajar Jung Yak Yong. (kalau aku jadi Prof Jung, dah aku kasih nilai A+++ buat Jae Shin the brainiac hehe, but not Jung Yak Yong..)
Jung Yak Yong : Meskipun demikian, jika kau jarang hadir, kau sekali lagi akan gagal dalam kelas Analek Konfusius tahun ajaran ini. Ha! (oh ayolah Profesor...)
Keduanya senyum.
Sun Joon dan Yoon Hee pergi ke toko buku Tuan Hwang, mereka memakai lift manual dan Sun Joon kesulitan mengoperasikannya. Yoon hee menggodanya, apa karena Soon Dol yang biasa melakukannya untukmu? maksudnya karena Sun Joon terbiasa dengan kehidupan enak dan pelayanan. Yoon Hee mencoba menariknya, tapi salah arah dan liftnya tergoncang, membuat Yoon Hee jatuh ke pelukan Sun Joon!
Tuan Hwang mengetok lift, apa kalian baik2 saja? apa mesin-nya rusak? panas sekali di dalam ya...hehehe
Setelah keduanya keluar, Sun Joon berkata bagus juga kalau liftnya rusak. Aku pikir karena mungkin kau ini kuat, jadi kau sengaja membuatnya bergoncang.
Yoon Hee heran, apa maksudmu?
Sun Joon menggodanya, apa kau tidak ingat..kemarin..di perpustakaan..apa aku harus mengatakannya?
Yoon Hee kaget, Aku tidak percaya ini..itu tidak akan pernah terjadi lagi, jadi jangan cemas, dan Yoon Hee langsung pergi dengan kesal dan terhina hahaha
Sun Joon bingung dan mengejarnya..tidak..maksudku..(hahaha...Sun Joon pikir Yoon Hee sengaja menggoncangkan lift agar bisa menciumnya lagi, dan ini membuat Yoon Hee terhina, ya iyalah...)
Keduanya sampai di halaman SKK, dan Jae shin melihat keduanya dari kejauhan.
Sun Joon berkata kalau Yoon Hee tidak konsisten (saat kompetisi memanah, ia membiarkan Jae shin menyentuh pipinya dan tidak mengijinkan Sun Joon!)
Yoon Hee tidak percaya ini dan berkata aku janji mulai sekarang aku tidak akan melakukan itu lagi. Yoon Hee pergi dan Sun Joon mengikutinya.
Jae shin melihatnya, lalu mendengus dan tersenyum getir. Ya ada suara hati yang terluka.
Yoon Hee dan Sun Joon masuk perpustakaan, sebenarnya untuk mencari petunjuk tentang GDJS, tapi Lee Sun Joon meninggalkan beberapa "catatan" (baca : surat cinta) untuk Yoon Hee di beberapa buku.
Yoon Hee membuka yang pertama dan langsung senyum, senyum sekali, lebih muda sekali, marah sekali, lebih tua sekali. Kemudian, jika kau ketawa sekali, kau lebih muda setahun, dan jika kau marah sekali, kau mendapatkan kerutan.
Yoon Hee senyum2 sendiri, dan berikutnya, itu hanya lelucon, jadi kumohon jangan marah lagi.
Yoon Hee membuka surat berikut, mereka yang kekuatannya tidak mencukupi akan menyerah ditengah jalan. Sekarang kau membatasi dirimu. Ini adalah analek Konfusius. Melepaskan sesuatu yang sudah kau mulai bukanlah yang dilakukan oleh seorang pelajar Konfusius, kenali musuhmu dan dirimu sendiri, dan kau akan menang dalam ratusan pertempuran..apa kau benar2 tidak mengerti hatiku?
Yoon Hee geli dan ketika akan membuka buku terakhir, Myung Sik (ketua siswa Soron) mengambilnya. Sun Joon panik dan langsung merebut buku itu.
Myung Sik marah, apa kau baru saja merebut buku dari tangan seniormu? Sun Joon bingung, Yoon Hee geli, Ahn Do Hyun, Woo Tak, dan Hae Won mendekat.
Sun Joon minta maaf dengan tulus dan membungkuk, lalu menyarankan Myung Sik membaca buku yang lain. Myung Sik berkata pada Ahn dkk, kalian lihat kan, bagaimana Lee Sun Joon minta maaf padaku?
Myung Sik pergi dengan puas. Ahn Do hyun berkata jangan libatkan aku dan mereka bubar. Sun Joon berkata pada Yoon Hee, di situ ada sesuatu yang ingin aku katakan tapi tidak bisa secara langsung, kau baca saja sendiri. Sun joon bergegas pergi setelah mengembalikan buku di rak.
Yoon Hee membuka buku itu, menemukan kertasnya dan melihat, itu adalah sebuah kata dengan 13 goresan yang paling indah : Ai, cinta.
Suara Sun Joon : Aku mencintaimu. (oya, kertasnya warna pink)
Yong Ha di kantor polisi, ia mentraktir mereka minum-minum dan makan. seorang polisi merasa tidak enak, tapi Yong Ha berkata ringan, kalian adalah abdi negara itu pantas untuk kalian, ayo minum..minum..
Yong Ha membuka tumpukan dokumen2 lama, berisi catatan kepolisian tentang apa yang terjadi 10 tahun lalu. Dia mencari surat dengan tanggal hari pertama bulan ke-12 tahun Sinchook 1781. Gu Yong Ha mengibaskan debu :)
Yong Ha menemukan hal penting, saat itu ada catatan mengenai utusan Qing yang datang. Yong ha berpikir, kalau ada tamu penting, ibukota pasti dijaga ketat, tidak mungkin ada penjahat. Satu-satunya yang bisa mengawal Prof Kim seung heun dan Moon Young Shin yang membawa Geum Deung Ji Sa dari gunung Wolchul ke istana adalah pasukan Hanseongbu.
Yong Ha memeriksa catatan petugas Hanseong dan kaget karena lima dari petugas itu tidak menulis laporan. Yong Ha sadar pasti ada yang menerima uang sogokan.
Yong Ha membawa buku catatan itu dan mendekati polisi, lalu tanya dari nama-nama ini, siapa yang menghilang malam itu atau tiba2 berubah kehidupannya/karena kaya mendadak. Tapi tidak ada yang memberikan jawaban semua gugup, kau sebenarnya siapa?
Yong Ha menunjukkan lencana : Penyelidik rahasia dari Baginda.
Yong Ha mendapat satu nama, Petugas Yoon, yang sedang berjudi. Yong Ha mengamatinya dan melihat orang itu kalah terus. Ia sudah ketagihan judi. Seorang gisaeng senior/pemilik tempat judi, berkata kalau pria itu benar2 gila judi dan bahkan akan mempertaruhkan putri dan istrinya kalau perlu.
Yong Ha komen, benar kata orang, kalau kau ketagihan judi kau tidak akan berhenti sebelum kehilangan pergelangan tanganmu.
Gisaeng senior itu menggoda Yong Ha, bagaimana dengan anda tuan muda, katakan pada kami bagaimana keluar dari kesulitan ini. Yong Ha main2 dengan tangan Gisaeng itu dan sambil tanya ia menyelipkan cincinnya ke jari Gisaeng itu, 10 tahun lalu, aku dengar pria itu nyaris mati, siapa yang menyelamatkannya?
Gisaeng itu berkedip dan senyum, yang terancam nyawanya bukan dia, tapi anda, Tuan Muda. Lalu ia melihat ke arah luar, Yong Ha mengikutinya dan kaget, ternyata ayahnya datang marah2!
Ayah Yong Ha : kau berandal kecil! sungguh memalukan sebagai siswa SKK! Ayah Yong Ha menyeretnya pergi.
Tuan Yoon juga diseret pergi dan ia memperhatikan Yong Ha. (Ayah Yong Ha sangar, pasti Yong Ha mirip ibunya haha)
Di kediaman keluarga Gu, ayah Yong Ha marah2 dan minta Yong Ha segera menikah. Ini ada putri seorang bangsawan, putri Menteri Tenaga Kerja, dia akan memberimu keluarga yang terpandang.
Yong Ha menolaknya, aku tidak akan melakukannya. Ayahnya marah, apa? Apa kau ingin anak2 mu nanti juga setengah bangsawan/Yangban?
Yong Ha : Orang yang menyerahkan putrinya demi uang, tidak akan terpandang di Joseon.
Ayahnya mendengus, kudengar kau berteman dengan putra Menteri Kiri Lee, kau berandal kecil yang tahu bagaimana dunia berputar. Dari dulu kau membuang waktu dengan main2 bersama putra menteri Keamanan Gul-oh atau Gul-in itu.Aku bukannya ingin kau menendang putra Soron, memang saat ini langit ada di atas Noron, tapi siapa tahu angin bertiup dan Soron akan kuat.
Yong Ha kesal dan berdiri, Siapa tahu Namin akan bangkit lagi, aku juga punya teman seorang Namin, kalau ayah belum tahu.
Yong Ha akan pergi dan ayahnya berkata jangan terlalu menonjol, sakit demam untuk yang lain bisa menjadi cacar untukmu. (Sebagai setengah Yangban, Gu Yong Ha harus hati2, krn bagi anak bangsawan mungkin hanya sedikit goncangan, tp bagi Yong Ha bisa fatal, begitu mungkin maksud ayahnya. Ayah Yong Ha ini pedagang sukses dan tuan tanah besar, cuma sepertinya darahnya campuran, bukan murni Yangban/bangsawan.)
Yong Ha meninggalkan rumahnya dengan hati berat.
Ternyata Go Bong dan Byung Choon melihat itu dan lapor ke In Soo. Byung Choon heran mengapa In soo tiba2 ingin memeriksa keluarga Yeorim?
In soo : Para dewa bersedia membantuku, maka aku harus melakukan tugasku sebagai manusia dengan baik juga.
Yong Ha minum-minum bersama Jae shin. Yong Ha berkata misi rahasia dari Baginda sepertinya tidak cocok untuk-ku, yang aku percayai adalah kau Gul-oh, jadi kau harus menemukannya, ok? Aku juga ingin melihat dunia hebat yang dibicarakan Baginda.
Jae shin : Kau ini kenapa? mabuk? atau terjadi sesuatu?
Yong Ha : Ayo kita lakukan.
Petugas Yoon lewat ia mabuk dan berkata : Minum dua kali, gembira dua kali. Dan minum tiga kali, gembira tiga kali.
Yong Ha : Benar, petugas Hanseongbu Yoon Hyung Goo, setelah hari itu, dia langsung membayar semua hutang judinya, jika kita temukan darimana uangnya, kita akan menemukan darimana ia memperolehnya.
Jae shin mendapat ide dan ia segera ke kantor ayahnya. Jae Shin memeriksa semua lemari ayahnya. Jae shin memeriksa surat2. Lalu menemukan sebuah buku laporan yang membuatnya terperanjat.
Ayahnya masuk, apa yang sedang kau lakukan?
Jae Shin kaget dan ia berdiri, menjatuhkan buku itu karena syok. Ayahnya memungut buku itu.
Menteri Min : Ini tempat dimana aku melakukan tugasku, kau memang anakku, tapi tetap saja..
Jae shin : Mengapa buku itu ada di situ? Buku yang mencatat insiden kematian kakak-ku dan juga laporan penyelidikan tentang Menteri Kiri Lee dan Menteri Ha, mengapa ada di dalam lemarimu??
Menteri Min : Apa kau pikir, ayahmu ini benar2 memaafkan mereka yang melakukan itu pada kakak-mu?
Jae Shin : Lalu...apa benar Menteri Kiri Lee dan Menteri Perang pelakunya?
Menteri Min : Ya! Jadi sekarang serahkan padaku untuk menyelesaikan apa yang terjadi pada kakakmu dan jangan terlibat lagi..aku meskipun hidup, tidak benar2 hidup. Aku hanya menahan diri sampai tiba hari pembalasan atas mereka. Jadi jangan mencampuri urusan yang menjadi bagianku.
Jae shin baru tahu itu, dan sepertinya Jae Shin mulai menghargai ayahnya.
Jae shin keluar dari Uigyeombu dengan pengertian baru dan merasa menyesal dengan semua kata2 kerasnya pada ayahnya.
Di asrama, Sun Joon dan Yoon Hee memeriksa buku2 dan mencari mengenai GDJS, tapi Yoon Hee tidak bisa menemukannya diantara buku2.
Sun Joon lebih kacau lagi, dia sama sekali tidak konsentrasi dan hanya menunjuk di tempat dimana ada jari Yoon Hee, jelas Sun Joon ingin memegang tangan Yoon Hee. Yoon Hee tahu itu dan hanya geli.
Yoon Hee membiarkan tangannya dipegang Sun Joon, ini, sudah sekarang? sekarang konsentrasi pada buku. Keduanya saling berpegangan tangan dan mulai membalik2 buku, tapi tetap saja tidak konsentrasi dan senyum geli.
Jae shin pulang dan melihat bayangan mereka, ia tidak tahan dan memutuskan tetap diluar.
Jae shin duduk di beranda asrama dan minum arak. Lalu memanjat pohon dan tidur disana. Ah ...Jae Shin aku jadi takut kalau kau kena pneumonia karena sering tidur di luar sigh...
Sementara di dalam, Yoon Hee berkata ia akan pergi ke toko tuan Hwang, mungkin saja akan menemukan sesuatu di sana. Sun Joon sepertinya menemukan sesuatu tapi ditutup dengan tangannya, dan Yoon Hee ingin tahu hanya tidak diijinkan Sun Joon.
Byung Pan/Menteri Ha menemui Menteri Lee dan berkata kalau mereka sebagai orang tua harus mulai turun tangan mengenai urusan pernikahan anak2 mereka.
Menteri Ha : Mereka masih terlalu muda untuk menyadari itu. (pentingnya pernikahan dan kekuatan keluarga)
Tiba-tiba Yoon datang. Mereka tidak mengenal siapa Yoon dan Yoon menjelaskan, pada malam tanggal 1 bulan ke 12 th 1781, saya petugas Hanseongbu saat itu Yoon Hyung Goo, tuan. Yang sudah membantu anda.
Byung Pan marah : Kau sialan!
Petugas Yoon menemui Menteri Kiri Lee dan Menteri Ha, ia lapor kalau ada orang2 Baginda yang mencoba melacak jejaknya, mereka ingin tahu kejadian malam itu, 10 tahun yang lalu. Malam ketika saya membawa Profesor Kim Seung Heun dan Moon Young Shin pada anda.
Byung Pan kaget dan melihat Menteri Lee, benarkah?
Yoon melanjutkan : Bukan itu saja, mereka bahkan memeriksa tanah yang saya terima. Saya cemas kalau ini akan menyusahkan Tuan, jadi saya memutuskan untuk bersembunyi di tempat terpencil.
Menteri Lee : Lalu?
Yoon : saya perlu sedikit uang untuk pondok dan biaya hidup, Tuan.
Menteri Lee : Kelinci sudah lama tertangkap, tapi sekarang anjing pemburu menyalak. Apa yang akan dilakukan tuannya?
Yoon : Setahu saya anjing itu harus terus hidup, sebelum anjing itu diceburkan ke sumur, anjing itu akan menggigit tuan-nya. Jika saya tuannya, saya memilih menenangkan anjing itu.
(Dengan kata lain Yoon ingin kompensasi agar tidak harus "menggigit" menteri Lee)
Setelah Yoon pergi, Byung Pan berkata ingin menghabisi Yoon. Menteri Lee tidak setuju, apa kau tidak sadar, Baginda menyebar orang2nya, apa kau ingin tertangkap basah oleh Baginda? Menyedihkan!
Menteri Lee pergi, Byung Pan kelihatan tidak senang.
Paginya, Sun Joon dan Yoon Hee masih tertidur di meja sambil berpegangan tangan, Sun Joon bangun dan ia melihat Yoon Hee masih tidur, ia memegang tangan Yoon Hee yang satu lagi.
Sun Joon pergi ke perpustakaan dan bertemu Jae shin. Sun Joon ragu sejenak, tapi ia mendekat dan tanya, Sahyung, tentang GDJS di sejarah klasik, kami tidak bisa menemukannya di perpustakaan SKK, seolah-olah ada yang sengaja menyembunyikan-nya, kepedihan karena kematian yang tidak adil tersirat dalam kalimat di Geum deung Ji sa.
Jae shin : Bukankah kau peringkat pertama so gwa (ujian) dan ahli dalam klasik, mengapa tanya padaku?
Sun Joon tidak menanggapi dan meneruskan kalau mendiang Raja menganggap itu sebagai kematian tidak adil dan Raja sekarang ingin mencarinya. Geum Deung Ji Sa, apakah terkait dengan kematian Putera Mahkota Sado ? Apa kau tahu ini, Sahyung?
Jae shin : Sudah kubilang aku tidak tahan dengan hal-hal yang membuatku sakit kepala, urusi bagianmu sendiri, aku akan melakukan bagianku.
Jae Shin pergi. (Jae shin hanya tidak ingin Yoon Hee terluka )
Jae Shin jalan dan Yoon Hee mengejarnya, Sahyung! Jae shin menoleh dan Yoon Hee tanya mengapa semalam tidak pulang (mengapa coba? karena siapa coba...)
Yoon Hee : Urusan yang kau lakukan, apa berjalan dengan baik? Kami tidak bisa menemukan mengenai Geum deung ji sa di perpustakaan SKK, kami berencana akan ke toko buku. Dimana pengajaran mengarah, dimana negara ini dimulai, apa kau mengerti itu Sahyung?
Jae shin tidak berkata apa-apa, hanya menepuk bahu Yoon Hee seperti menguatkan Yoon Hee untuk badai yang akan ia hadapi dan jalan pergi.
Ahn Do Hyun, Woo Tak, dan Hae Won bolos kuliah dan hanya duduk saja di balik tembok sambil mengutip kata2 Kong Hu Cu. Haeng Yoo Yeo Ryeok. Jeuk Yi Hak Moon, setelah kau selesai menjalankan tugasmu sebagai manusia, pakai sisa waktumu untuk belajar.
Woo Tak : bagaimana dengan ini, dihari musim gugur yang indah ini memang tugas kita sebagai manusia untuk keluar dan main. kita seharusnya libur sejenak dari mempelajari Analek Konfusius. Ketiganya ngakak dan berniat membayar joki untuk menggantikan mereka kuliah.
Tapi Direktur/Daesasung Choi menemukan mereka dan marah2 lalu memukul kepala mereka dengan pentungan :)
Direktur Choi : Dasar kalian, memang itulah alasan beberapa keluarga tidak berhasil dan memberikan contoh Lee Sun Joon, lihat dia, apa kalian pernah melihat seorang seperti Lee Sun Joon bolos dari kelas? Mereka bertiga mengangguk-angguk dan langsung menunjuk satu arah...yap, Lee Sun Joon jalan keluar bersama Kim Yoon Shik, dating! bukan ..ke toko buku untuk penyelidikan.
Daesasung Choi hanya bisa ternganga...(Scene Ahn Do Hyun dkk plus Direktur Choi ini selalu lucu, tidak lucu dibuat2 spt Hwang JuSik + Young Dal atau keluarga Oh Tae Pung)
Yoon Hee dan Sun Joon jalan di pasar dan membeli manisan labu untuk Yoon Hee. Yoon Hee menawari Sun Joon, awalnya Sun Joon menolak, tapi akhirnya membeli juga dan mungkin ini pertama kali untuk Sun Joon makan jajanan pasar seperti ini.
Yong Ha sekali lagi menemui Gisaeng senior itu dan memberikan banyak perhiasan mahal untuk mendapatkan informasi. Yong Ha mendapat surat yang membuktikan kalau pemberi uang adalah Baek Dong Soo, siapa dia?
Gisaeng senior : Kau masih pemula..apa kau pikir dia akan menggunakan nama aslinya?
Yong Ha senyum sambil mengedipkan matanya :)
Di toko buku, Sun Joon menyuruh Yoon Hee masuk dulu, ia ada urusan. Sebenarnya Sun Joon ingin mencari hadiah untuk Yoon Hee :)
Di dalam toko, Yoon Hee justru bertemu Hyo eun!
Hyo eun menanyakan kabar Sun Joon pada Yoon Hee tapi Yoon Hee menghindar. Hyo eun justru minta bantuan Yoon Hee untuk mengubah pikiran Sun Joon, bagaimanapun kami akan tetap menikah. Ini menyadarkan Yoon Hee, kalau pertunangan mereka pasti sulit diputuskan karena menyangkut dua keluarga besar dan terpandang.
Sun Joon masuk dan Yoon Hee berkata aku akan meninggalkan kalian. Tapi Sun Joon menahan pergelangan tangan Yoon Hee! Hyo eun sedikit kaget.
Sun Joon berterus terang kalau ada seseorang dalam hatinya dan minta Hyo Eun melepaskan dirinya, lalu menarik tangan Yoon Hee, ayo pergi.
Sun Joon menarik Yoon Hee meninggalkan toko buku dan seseorang mengamati keduanya, Jae shin! dari wajah Jae shin terlihat :
1. Patah hati..lagi.
2. Sepertinya ia sadar Sun Joon sudah tahu kalau Yoon Hee itu wanita.
3. Kasihan pada keduanya, karena apa yang akan mereka hadapi.
Sun Joon menarik Yoon Hee ke sebuah gang sepi, ia kesal, mengapa tadi kau justru ingin meninggalkan aku dan Hyo eun?
Yoon Hee merasa Sun Joon pasti akhirnya akan menikah dengan Hyo Eun, kalau mengenai aku, kau tidak perlu cemas. Aku sudah sangat bahagia dengan hubungan kita saat ini. Aku tidak pernah memikirkan mengenai masa depan kita.
Sun Joon : Kalau begitu mulailah memikirkannya sekarang dengan serius, pikirkan setiap waktu dengan sepenuh hati. Aku selalu memikirkan-nya sampai kepalaku akan meledak rasanya.
Yoon Hee : Kita terlalu berbeda
Sun Joon : Karena kau, aku melakukan banyak hal yang aku pikir tidak akan bisa kulakukan. Tapi kau seperti biasa, tidak pernah melangkah keluar dari duniamu, yang ingin kau singkirkan adalah aku.
Yoon Hee : Lalu aku harus bagaimana? Aku takut..aku sangat menyukaimu, karena aku jadi gembira setiap hari dan aku tidak terbiasa dengan ini.
Yoon Hee akan pergi, tapi Sun Joon menariknya dalam pelukannya. Ia mencoba mencium Yoon Hee tapi terhalang topi sialan itu. Sun Joon bahkan mencoba dari sudut lain, tapi percuma saja dan akhirnya keduanya tertawa geli. Kita kembali saja ke toko buku, para sahyung sudah menunggu.
Yong Ha menemui Jae shin yang sudah ada di basement toko buku, meletakkan sebuah surat di depan Jae Shin dan berkata kalau orang yang memberikan uang untuk Yoon Hyung Goo adalah pria bernama Baek Dong Joo. Jika kita bisa melacak siapa pemilik tanah itu maka kita bisa menangkap penjahat di balik kematian mereka.
Yong Ha terlihat gembira.
Jae shin ingin menutupi keterlibatan ayah Sun Joon dan berkata kalau tugas kita hanya menemukan Geum Deung Ji Sa dan bukan orang yang bertanggung jawab atas kematian mereka.
Gu Yong Ha mengenal Jae shin selama 10 tahun dan ia tahu, teman-nya itu tidak akan mengatakan ini kalau tidak mengetahui sesuatu, kau tahu kan? Siapa penjahatnya?
Sun Joon dan Yoon Hee sampai ke toko buku dan masuk ke lift. Sun Joon bisa menjalankan lift kali ini, tapi ia sengaja menghentikan lift di tengah jalan untuk memberikan sesuatu pada Yoon Hee. Sun Joon mengeluarkan kantung dan mengambil isinya, ternyata cincin, lalu memasangkan cincin itu di jari Yoon Hee. Sun Joon sendiri sudah memakai cincin sejak tadi.
Sun Joon : Kau bilang saat kita meninggalkan SKK, semuanya akan berakhir. Tidak ada akhir. Aku akan memulai lagi setiap hari.
Sun Joon menjalankan lift lagi dan tiba2 lift tergoncang, membuat Yoon Hee jatuh ke lengan Sun Joon. Ok, it's time dan kali ini tidak boleh ada topi yang menghalangi! Sun Joon sudah bertekad.
Sun Joon membuka topi Yoon Hee, membuang topi itu, kemudian membuka topinya, lalu keduanya berciuman.
Setelah beberapa saat, mereka melepaskan diri dan masih menikmati momen kebersamaan mereka ketika tiba-tiba keduanya mendengar suara Gu Yong Ha yang keras.
Yong Ha : Apa??
Jae shin : Pelankan suaramu!
Yong Ha : Maksudmu..dalang di balik semua insiden ini, adalah Menteri Kiri Lee? Ayah Lee Sun Joon?
Sun Joon dan Yoon Hee mendengar semuanya dan keduanya berpandangan dengan syok.
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=182221651849870&set=a.182204478518254.46710.115414481863921&type=3&theater

Selasa, 20 Desember 2011

SUNGKYUNKWAN SCANDAL (16)



Sun Joon teriak mencari Yoon Hee dan tertegun ketika menemukan Yoon Hee di depannya. Sun Joon lari memeluk Yoon Hee dan berkata percuma saja Kim Yoon Shik, sekuat apapun aku mencoba, aku tidak bisa selain mencarimu seperti ini. Dan sekarang giliranmu, larilah dariku Kim Yoon Shik. Sun Joon menjauh.
Yoon Hee minta Sun Joon berhenti, dia ingin memberikan jawaban, tunggu! jawabanku..kau seharusnya mendengarnya sebelum kau pergi. Sun Joon berbalik. Yoon Hee lari mendekatinya, tapi tergelincir dan jatuh ke air. Sun Joon terjun menyelamatkannya, membawanya ke atas, dan membuka baju Yoon Hee lalu syok dengan apa yang dilihatnya!
Sementara Gul-oh main-main dengan Byung Choon dan Go Bong :) keduanya ada di atas tebing batu dan Jae Shin membungkuk di atas mereka, apa yang kalian lakukan, mengendap-endap di belakang-nya (Yoon Hee)?
Byung Choon memelas : Kami hanya ingin mengajaknya main air?
Jae shin : jadi kalian suka main air?
Jae shin memegang jubah mereka dan dengan gaya horor berkata, main air denganku saja..Jae shin menepuk pipi kanan Byung Choon, dan pipi kiri Go Bong, lalu mencubitnya keras2 hahaha keduanya ketakutan.
Sun Joon duduk bengong menunggu Yoon Hee sadar. Yoon Hee mulai sadar dan memuntahkan air. Lalu kaget karena bajunya terbuka, dia cepat2 duduk memunggungi Sun Joon.
Sun Joon : Kim Yoon shik...kau seorang wanita?
Yoon Hee tidak bisa menjawab, hanya memegangi bajunya. Tiba2 dari arah berlawanan, Ahn Do Hyun dkk jalan sambil mabuk, mereka berceloteh ribut. Yoon Hee panik dan berusaha membereskan bajunya secepat mungkin.
Sun Joon menarik Yoon Hee untuk sembunyi di bawah batu besar, sampai mereka lewat. Mereka berhenti di dekat Yoon Hee + Sun Joon, membuat keduanya tegang.
Yoon Hee jengah karena berdekatan dengan Sun Joon dan ingin menggeser badan-nya. Sun Joon mengulurkan tangan untuk menahan Yoon Hee, tapi sadar kalau Yoon Hee itu wanita, dan membiarkan tangannya menggantung di udara. Untung saja rombongan Ahn dkk segera berlalu dan keduanya lega fiuh...
Byung choon dan Go Bong diceburkan ke air oleh Jae shin, sementara Jae shin mendorong mereka dengan ranting pohon, kalian suka main air kan? Kita main sampai hati kita puas, ok?!
Byung Choon : aku sudah puas main!
Go Bong dengan gaya memohon : Apa kita bisa keluar sekarang? kumohon..
Jae shin mendorong mereka lebih dalam lagi dengan ranting pohonnya, (Jae Shin seperti membuat teh celup aja) kalian lebih baik jangan pernah keluar dari air sampai aku kembali! Kalau tidak aku akan menggunakan seluruh batang untuk main dengan kalian!
Byoon Choon dan Go Bong menenggelamkan diri kembali ke air :) Jae shin pergi, dan keduanya ingin berhenti tapi menenggelamkan diri lagi ketika melihat Jae shin menoleh sekali lagi.
Yoon Hee sudah berpakaian rapi dan akan pergi, tapi Sun Joon menahan-nya.
Sun Joon : Kau minta aku melepaskanmu begitu saja? Aku tidak bisa membiarkan kau pergi!
Jae Shin kembali ke batu dimana Yoon Hee tadi duduk. Kim Yoon Sik! ayo turun, kita kembali! Jae shin sampai di batu besar itu dan tidak menemukan Yoon Hee. Itu membuatnya panik seketika.
Jae shin lari sana, lari sini dan mencari Yoon Shik-nya, sampai ke perkemahan mereka dan tanya pada rekan2nya, kalian tidak melihat Kim Yoon Shik? Kemana anak itu pergi?
Yong Ha tiba-tiba datang dan mengetuk bahu Jae shin dengan kipasnya.
Yong Ha : Jangan cemas berlebihan. Anak itu baik2 saja.
Jae shin : Kau yakin? dimana dia?
Yong Ha : Satu per satu ...kau harus tanya setiap pertanyaan dengan tenang, temanku. Aku tidak melihatnya langsung dengan mataku, tapi aku yakin sekarang Kim Yoon Shik ada dimana teman sekamarnya tinggal.
Jae shin : Apa??
Yong Ha : Kim Yoon Shik dengan Lee Sun Joon. Jika kau cemas, kau pergi saja sendiri dan memastikan dengan matamu sendiri kalau Kim Yoon Sik aman2 saja.
Yong Ha mengatakan itu sambil memainkan kipasnya di dagu Jae shin :)
Jae shin menangkis kipas itu dan berkata dengan kesal : ya sudah! asalkan dia selamat, aku tidak perlu pergi. Jae shin jalan pergi dan Yong Ha tersenyum sendiri.
Di pondok Sun Joon, Yoon Hee berganti baju dan ia mengenakan baju Sun Joon. Yoon Hee berkata sudah selesai dan Sun Joon masuk, aku tidak tahu mulai darimana dan ingin berkata apa, tapi sebaiknya kau istirahat dulu. Aku tidur di luar, kau tidak perlu cemas.
Sun Joon akan keluar ketika Soon Dol membuka pintu.
Soon Dol : Mau kemana Tuan Muda? Pelajar cantik! kau harus meyakinkan tuan mudaku untuk kembali ke SKK. Dia akan menghancurkan dirinya sendiri dengan tinggal dalam kamar ini saja. Meskipun aku harus mati sebagai gantinya, aku tidak bersedia melihat tuan muda menderita dalam kesakitan-nya lagi.
Yoon Hee heran : Kau sakit?
Soon Dol : Dia kena sakit cinta! (ha!) dia tidak makan! dia tidak membaca! dan Dia tidak tidur!
Sun Joon memperingatkan : Soon Dol....
Yoon Hee salah tingkah.
Soon Dol : Dia terus saja duduk bengong memikirkan orang itu!
Soon Dol langsung balik badan dan menutup pintu dan mengganjalnya dari luar! Hahaha..jadi ingat Thio Chui San dan In So So yang dikurung Cia Sun hihi..
Sun Joon kaget dan mencoba membuka pintunya. Soon Dol teriak dari luar : Pelajar cantik! kau harus meyakinkan tuan mudaku, ya?!
Sun Joon berbisik : Soon Dol..disini hanya ada satu selimut!
Soon Dol mengomel, gee..tuan mudaku ini, dimana aku bisa menemukan selimut saat ini? dan kalian berdua tidak harus menjaga jarak kan?
Soon Dol pergi meninggalkan tuan mudanya dan pelajar cantik terkurung di kamar. Hehehehe...
Kembali ke perkemahan siswa SKK. Mereka minum dan tertawa, saling membuat pantun dan bercanda.
Moon Jae Shin tidur atau pura2 tidur di bangku, Yong Ha duduk di sebelahnya dan menggodanya :)
Yong Ha menepuk-nepuk dada Jae Shin dan berkata apa untungnya badanmu di sini kalau cuma rangka-nya saja yang ada. Dalamnya (jiwanya) ada disana bersama Daemul, kan?
Yong Ha mengetok dada Jae shin, Dang! dang!
Jae Shin menangkap tangan Yong Ha, Jika kau terus saja bicara berdasarkan asumsi, itu akan jadi kebiasaan dan kau akan kehilangan pergelangan tanganmu!
Yong Ha dengan perlahan menarik tangannya : Kau menyukainya..Daemul.
Jae shin menahan nafasnya sejenak : Lalu bagaimana denganmu? bukankah kau juga sama?
Yong Ha mengakuinya, ya siapa yang tidak menyukai anak bermata indah itu?
Jae shin bangun dan berkata akan tidur. Yong Ha mengikutinya, jangan membuang energimu untuk pura-pura dingin. Pura-pura tidak menginginkan-nya, pura2 tidak cemburu dan yang paling penting, pura2 tidak terpengaruh sedikitpun (Yoon Shik menginap di tempat Sun Joon) seperti ini...pura2 kuat.Jika aku jadi kau, aku tidak akan membuang energiku berpura-pura, tapi akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk menjadikan-nya milikku. Karena sekarang, kau masih diatas angin, kata Yong Ha sambil kedip-kedip lalu ia mendekat dan berbisik di telinga Jae Shin, dia, Lee Sun joon tidak akan bermimpi selama jutaan tahun apa rahasia Daemul. (oh tidak..sekarang sudah tahu..hahaha)
Jae shin pergi ke tempat sepi dan berbaring. Ia merenung.
Dikurung di kamar seperti itu oleh Soon Dol ^_^, membuat Sun Joon dan Yoon Hee jadi kikuk. Yoon Hee main2 dengan selimut dan berkata kalau lampunya harus dimatikan jika mau tidur.
Sun Joon yang biasanya tidur dengan lampu mati sekarang tidak bisa tidur dan berkata aku belum selesai membaca. Abaikan saja aku dan tidurlah. hahahaha
Yoon Hee berbaring tapi langsung duduk lagi, ia juga kikuk, aku tidak bisa tidur juga, aku akan baca juga. Yoon Hee mulai mencari buku untuk dibaca.
Sun Joon terus menunduk :) dan tanya ketika di sungai sebelum jatuh ke air, sebenarnya apa yang ingin kau katakan?
Sun Joon tidak melihat kalau Yoon Hee menemukan buku merahnya! wah Soon Dol pasti mengangkut semua tanpa lihat2 hehehe Yoon Hee kaget dan melihat Sun Joon dengan tampang kesal.
Sun Joon merasa kalau Yoon Hee melihatnya dengan tajam dan ia nervous hahaha
Yoon Hee : Pelajar Lee Sun Joon! kau sepertinya menikmati buku seperti ini.
Sun Joon akhirnya melihat Yoon Hee dan ia kaget setengah mati dan jadi malu. Buku itu..Gu Yong Ha yang memberikannya padaku, mengapa ada di sini?
Sun Joon berusaha merebut buku itu dari Yoon Hee. Keduanya rebutan buku.
Yoon Hee : Aku kira kau hanya membaca buku yang benar2 penting. Kau membacanya setiap hari kan? Yoon Hee terjatuh ke atas selimut sambil tetap berusaha menahan buku itu.
Sun Joon : Buku itu! siapa coba yang mengakibatkanku membacanya? Sun joon menahan Yoon Hee di atas selimut, ia terperanjat sendiri dan langsung menjauh dari Yoon hee dan duduk.
Mereka akhirnya mematikan lampu, dan menyelimuti Sun Joon dengan selimut. Sun Joon menolaknya, aku pria dan kau wanita, kau baru saja jatuh ke air..
Yoon Hee menggodanya, siapa pria yang langsung jatuh sakit hanya karena basah sedikit waktu di pulau? Aku tidak apa-apa.
Yoon Hee menggulung dirinya dalam matrasnya menjadi kimbap Yoon Hee. Yoon Hee nyengir, aku bisa tidur seperti ini.
Sun Joon ketawa, kapan kau mulai menyembunyikan fakta kalau kau seorang wanita dan mengenakan pakaian pria? Jika terlalu sulit, jangan menjawabnya.
Yoon Hee berkata bukankah dulu aku pernah cerita kalau aku punya saudara yang sakit kan? karena aku tidak punya uang untuk membeli obat, aku membayar tabib dengan hasil tulisanku. Tabib itu mengenalkan Yoon Hee dengan tuan Hwang dan akhirnya Yoon Hee selalu mendapat pekerjaan dari Tuan Hwang. Itu sekitar ...2 tahun setelah ayahku meninggal..aku berusia sekitar 12 th.
Sun Joon : Apa kau meminjam nama adik lelakimu?
Yoon Hee : Ya, begitulah ceritanya.
Sun Joon : Lalu siapa nama aslimu?
Yoon Hee : Kim Yoon Hee. Kim Yoon Hee adalah namaku.
Sun Joon : Kim Yoon Hee.
Di kediaman Menteri Ha,
In Soo menemui adiknya dan ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Aku tahu Lee Sun Joon lebih baik dari pada dirimu. Ada sesuatu diantara kalian berdua, katakan. Aku hanya bisa membantu jika kau jujur.
Hyo eun berkata kalau ia tahu kakak-nya tidak suka dengan apa yang dilakukan Lee Sun Joon, jadi bisakah kakak pura-pura tidak tahu. Hyo Eun tahu Lee Sun Joon itu seorang yang lurus, pria bertata krama, dia tidak akan membatalkan pertunangan selama Hyo Eun tidak membatalkannya.
Hyo eun akan menunggu dan mencoba menjadi orang yang sempurna untuk Sun Joon.
In soo murka, karena Sun Joon tidak menginginkan adiknya. Hyo Eun mencoba menjelaskan pada kakaknya, kalau ini bukan kesalahan Sun Joon tapi karena kekurangan-nya. Tapi In Soo tidak mau tahu dan pergi keluar dengan wajah marah.
Paginya, Yoon Hee tidak percaya apa yang ia dengar. Sun Joon ingin Yoon Hee keluar dari SKK.
Sun Joon : Itu sudah jelas kan? kau melanggar hukum.
Yoon Hee : Apa karena pria dan wanita tidak sejajar dan ini melanggar hukum?
Sun Joon : Kau tahu kalau situasi ini tidak mungkin terjadi.
Yoon Hee : Apa kau sudah lupa siapa yang membuatku melupakan hal yang tidak mungkin dan memimpikan keajaiban untuk diriku sendiri?
Sun Joon : itu...
Yoon Hee : Apa karena aku wanita? si Namin yang miskin...semua bisa memiliki mimpi, tapi bagi seorang wanita, apa kau akan mengatakan kalau itu tidak boleh? Seperti kondisiku dalam kehidupan, menjadi seorang wanita adalah sesuatu yang tidak bisa kupilih. Aku tidak takut dengan hukum atau hukumannya.
Yoon Hee pergi dan Sun Joon menghentikannya, apa kau tidak mengerti apa yang kutakutkan? Kau bisa terluka dan kehilangan nyawamu.
Yoon Hee : Aku tidak ingin hidup ketakutan untuk sesuatu yang belum terjadi, meskipun aku harus meninggalkan SKK, aku akan tetap berpakaian seperti ini dan bekerja sebagai penulis/penerjemah. Atau demi kelangsungan hidup keluargaku, aku harus melakukannya, menikah dengan seseorang (Sun Joon terkejut dengan ini hahaha). Bagiku, hari esok yang kau katakan tidak ada. Aku..aku hanya ingin menikmati saat ini, dengan sepenuh hatiku dan sepenuh kekuatanku karena waktu2 ini tidak akan pernah terjadi lagi padaku.
Yoon Hee kembali ke perkemahan siswa SKK dan rekan2nya tanya kau kemana saja. Ah kau menghabiskan malam dengan wanita ya :) Yoon Hee membantah, tentu tidak.
Yoon Hee bertemu Yong Ha dan Jae shin. Ia minta maaf karena tidak kembali kemarin malam.
Yoon Hee : Sahyung, kemarin malam...semuanya terjadi begitu saja.
Jae shin kesal dan jalan keluar. Yoon Hee memanggilnya.
Jae shin : Kau..mengapa kau hanya memikirkan dirimu sendiri? Bertindak-lah dengan memikirkan orang lain (baca : aku) yang mungkin mencemaskanmu. Jae shin pergi.
Yong Ha tanya apa Yoon Hee bertemu Lee Sun Joon? Yoon Hee heran, darimana kau tahu? Yong Ha dengan bangga berkata: Aku Gu Yong Ha.
Sun Joon memikirkan kembali kata-kata Yoon Hee dan anak2 mulai pulang ke SKK.
Yoon Hee jalan bersama dua Sahyungnya. Jae shin mencoba membawakan barang2 Yoon Hee :)
Beberapa rekan Yoon Hee langsung ribut ketika melihat Cho Sun dan rombongan. Mereka memanggil-manggil Yoon Hee, Daemul!!, Cho Sun ternyata ingin bertemu Yoon Hee.
Cho Sun menjelaskan kalau ia sengaja menemui Yoon hee karena ada yang ingin ia katakan. Siswa lain spt Ahn Do Hyun dkk mulai berpikiran ngeres dan ribut. Yoon Hee berkata kebetulan, ia memang berencana menemui Cho Sun.
Cho Sun menunduk dan senyum senang. Gu Yong Ha sedikit heran, Cho Sun benar2 suka dengan Kim Yoon Shik? Keduanya akhirnya meninggalkan Yoon Hee + Cho Sun.
Yong Ha dan Jae Shin jalan melewati Cho sun, Jae Shin terhenti sesaat karena mencium bau parfum Cho Sun yang khas. Jae shin kelihatan terperanjat.
Setelah Yoon Hee dan Cho Sun berlalu. Yong Ha menyatakan keheranan-nya. Lalu Jae shin yang tidak begitu mengerti wanita tanya apa semua Gisaeng mengenakan parfum seperti ini.
Yong Ha berkata tentu saja tidak, lalu mengendus-endus udara, ah ini parfum yang hanya dikenakan oleh Cho Sun karena hanya dia-lah yang cocok dengan parfum sekuat ini.
Yoon Hee menunggu di Gibang dan beberapa Gisaeng menemaninya dan mengeluh kalau Yoon Hee tidak mengenal wanita, mereka heran bagaimana Cho Sun bisa sangat menyukai Kim Yoon Shik, sepertinya tidak ada yang istimewa dalam diri Kim Yoon Shik. Sampai2 Cho Sun berencana akan berhenti sebagai Gisaeng. Yoon Hee kaget.
Cho Sun masuk dan minta rekan2nya jangan bicara ngawur dan minta mereka keluar. Yoon Hee tanya apa itu benar. Cho Sun menjawab, apa Yoon Hee akan menerima wanita seperti dirinya.
Sementara itu, Jae shin menunggu Yoon Hee diluar Moran gak. Ia teringat ketika bertemu Hong Byuk seo palsu ada wewangian yang khas dan ingat kata2 Yong Ha kalau parfum ini hanya dikenakan oleh Cho sun.
Cho sun menjelaskan kalau ia tidak berharap menjadi istri Yoon Hee, karena sejak kecil ia adalah Gisaeng. Tapi Yoon Hee adalah pria pertama yang menghargainya sebagai wanita dan bukan hanya seorang Gisaeng penghibur. Jika ia bisa ada di samping Yoon Hee, sebagai kekasih atau selir, Cho Sun merasa ia bisa hidup dan menghargai dirinya sebagai wanita.
Cho sun : Apa anda akan memberikan saya ijin untuk hidup, menunggu hari dimana anda bisa membalas perasaan saya?
Yoon Hee serba salah dan berkata kalau ia tidak cukup pantas untuk mengijinkan Cho Sun melakukan itu, ia tidak pantas menerima cinta dari wanita secantik dan selembut Cho sun. Jangan menghiraukan aku lagi.
Yoon Hee akan pergi dan Cho Sun mengikutinya, bagaimana saya bisa melupakan anda, ketika anda menolak saya dengan kata2 yang begitu baik? Yoon Hee minta maaf sampai dua kali, dan yang terakhir menggunakan kata2 resmi.
Yoon Hee keluar dan melihat Jae Shin.
Jae shin : Mengunjungi Gisaeng saat hari pertama pulang ke kampus..kau mau jadi apa nanti kalau tua?
Yoon Hee senyum saja. Jae shin melanjutkan : Cho sun...kukira lebih baik kau menjaga jarak dengannya.
Yoon Hee : Dia orang yang baik..terlalu berharga untuk orang sepertiku.
Jae shin kesal, kau ini tidak bisa mendengar saja kalau dinasihati? Ini pantas untuk anak nakal sepertimu yang masuk dan keluar Gibang.
Yoon Hee : Sahyung, apa kau masih marah denganku? Jangan cemas, aku Daemul..Daemul.
Jae shin : Itulah sebabnya... karena ini kau maka aku cemas.
Jae shin mengambil bawaan Yoon Hee dan jalan pergi, Yoon Hee mengejarnya.
Para siswa sudah sampai di kampus dan menemukan pengumuman ujian Hwang Am Je (ujian dari Raja) dan hadiahnya adalah jeruk yang langka saat itu di Korea. Para pelajar ngiler membayangkan jeruk yang manis dan harum.
Direktur Choi jalan membawa sekeranjang penuh jeruk bersama Baginda. Jeongjo menjelaskan karena ada panen yang bagus tahun ini, makanya ia bawa banyak jeruk untuk para pelajar.
Direktur Choi mengaku ia ingin kembali ke masa itu karena mungkin saja ia bisa mendapatkan jeruk. Jeongjo geli.
Menteri Kiri Lee dan Menteri Ha mendekat, keduanya menghormat dan Direktur Choi juga memberi salam. Jeongjo menyinggung masalah ujian dan ia berkata Menteri Lee bisa mengharapkan hasil yang bagus. (maksudnya Sun Joon pasti berhasil)
Direktur Choi berkata tentu saja Lee Sun Joon akan mendapatkan hasil terbaik, kalau tidak, matahari bisa terbit dari barat.
Menteri Ha memotong dan berkata bukankah Lee Sun Joon belajar di gunung? semua terdiam, lalu Direktur Choi berkata apa Tuan tidak tahu? Lee Sun Joon sudah kembali masuk ke kampus hari ini.
Ayah Sun Joon menjelaskan kalau ia mengirim Sun Joon kembali ke kampus. Menteri Ha kaget.
Menteri Lee berkata kalau anaknya keras kepala, tapi ia merasa SKK adalah tempat yang lebih baik untuk melanjutkan pelajaran anaknya.
Jeongjo mengerti dan ia menyadari ada sesuatu di balik penjelasan Menteri Lee, tapi Baginda tidak mengatakan apa-apa.
Yoon Hee juga membaca tentang ujian itu dan ia masuk ke perpustakaan, melihat seorang siswa yang menghalangi rak, permisi, kata Yoon Hee.
Siswa itu menoleh, apa ini buku yang kau cari? Itu Sun Joon!
Yoon Hee kaget, kau kembali? ke SKK?
Sun Joon : Kalau kau ingin menyiapkan diri untuk ujian itu tidak perlu. Kau benar, Kim Yoon...(Sun Joon tidak melanjutkan karena sebenarnya ia ingin memanggil nama asli Yoon Hee) Tapi, aku adalah orang yang membuatmu masuk ke SKK, aku akan bertanggung jawab. Sebelum yang lain tahu, aku akan membantumu meninggalkan SKK diam-diam. Aku yang akan melakukannya, jadi tidak akan ada kesalahan.
Yoon Hee : Apa maksudmu, kau kembali ke SKK untuk mengusirku?
Sun Joon : Lalu apa kau melihatku sebagai orang tolol yang akan membiarkan wanita yang ia sukai tetap di SKK, sekolah penuh pria? Aku?
Yoon Hee menghadang Sun Joon, dengan otoritas apa?
Yoon Hee tidak mau keluar dan ia mengajak Sun Joon taruhan, bagaimana kalau ujian Hwang Gam Je? Aku akan jadi yang pertama. Sun Joon mengingatkan, semua siswa akan ikut ujian. Apa kau tahu, ujian itu menuntut ingatan kuat dan juga ada satu lagi.
Yoon Hee : Apa?
Sun Joon : Kau harus mengalahkan aku.
Yoon Hee ketawa karena Sun Joon sombong sekali. Jadi, kalau aku menang, kau janji tidak membahas lagi masalah ini?
Sun Joon : Setuju.
Sun Joon keluar dari perpustakaan dan bertemu rekan2nya yang lain. Mereka heran melihat Sun Joon, kau kembali? Tapi Sun Joon tidak menghiraukan mereka dan jalan terus.
Woo Tak : Kong Hu cu berkata "Yu boong ja won bang lae, bool yuk nak ho" jika teman datang, kau akan merasa gembira. Aku tidak gembira. Aku tidak gembira!! hahaha Woo tak ini mengingatkanku dengan karakter Ha rim-Coffee Prince :)
Woo Tak mengeluh, kalau ada dia, dia pasti akan menempati posisi pertama dalam ujian.
Gu Yong Ha sedang menggoda Jae shin, ia memelintir rambut Jae shin dan Jae shin memukul perutnya ^_^, Sun Joon mendekati mereka dan memberi hormat.
Yong Ha : Kau sudah datang. Daemul benar-benar obat manjur, ya?
Jae Shin membuang muka. Ada kesunyian aneh antara Jae shin dan Sun Joon.
Jae shin : Hei Noron! aku sudah bilang jangan membingungkan orang. Jangan datang dan pergi semaumu, itu membingungkanku.
Lalu Jae shin pergi.
Yong Ha menerjemahkan, Itu pertama dalam 10 tahun, orang itu...itu adalah ucapan selamat datang yang hebat.
Sun Joon tersenyum.
Attention : Bedfight....prittttt....!!!!
Malamnya, di kamar asrama harmoni tiga partai :) Sun Joon dan Jae shin siap akan tidur, keduanya mengambil bantal masing2.
Sun Joon sadar kali ini, dia harus bertindak lebih cepat.
Sun Joon : Sahyung, aku akan tidur duluan.
Jae shin melihat ke arah Sun Joon dengan bingung.
Sun Joon langsung meletakkan bantalnya di tengah dan membaringkan diri.
Jae shin tidak percaya ini, Hei Noron! Itu tempatku! katanya dengan menggeram hehehehe
Sun Joon : Tempatmu, tempatku. Tidak ada hal seperti itu. Kau yang bilang dimana kau berbaring, itu berarti adalah tempatmu.
Jae shin kesal dan menendang bantal Sun Joon : Kembali ke tempatmu!
Sun Joon justru semakin kuat bertahan di posisinya, ia meringkuk dan memegang erat bantalnya.
Jae shin mengambil bantalnya dan melemparkan ke bawah (kena kepala Sun joon hahaha, katanya bantal Korea lumayan keras). Jae shin tidak peduli dan langsung tidur.
Keduanya saling beradu punggung dan main dorong2an, atau lebih tepatnya, mendorong pantat Sun joon dengan pantatnya hahaha keduanya saling perang.
Sampai Jae shin merasa capai dan duduk.
Jae shin : Kau..ada apa denganmu malam ini?
Sun Joon duduk juga : itu juga yang ingin kutanyakan. Mengapa kau seperti ini Sahyung?
Keduanya saling melotot dan kelihatan ada perang dalam diam hihi..lalu Yoon Hee masuk setelah selesai cuci muka.
Yoon Hee : Kalian sedang apa?
Jae shin tidak menjawab pertanyaan Yoon Hee dan menepuk bagian di sampingnya, kau juga harus tidur.
Sun Joon protes, tidak! tempat Kim Yoon shik disini, dia menepuk kasur di sebelahnya dengan keras. Jae shin terlihat tertegun, ini tidak biasanya dan Jae shin melotot ke arah Sun Joon.
Sun Joon menghindari tatapan Jae shin dan berkata Kim Yoon Shik punya kebiasaan tidur yang buruk, jadi lebih baik dekat tembok.
Jae shin : Cukup! tidur saja seperti dulu kita biasa tidur! hehehe Jae shin menggertakkan gigi lagi.
Sun Joon : Tidak! sahyung.
Yoon hee memotong keduanya, Tunggu! tempat tidurku, aku yang akan memutuskan.
Keduanya melihat dengan penuh pengharapan pada Yoon Hee. Sun Joon memberikan isyarat mata, beberapa kali, disini..disini saja .
Yoon Hee tetap diam, tidak bisa memutuskan. Sun Joon jadi tidak yakin, apa Yoon Hee menyukainya atau tidak sebenarnya. Saat Yoon Hee masih berpikir...
Gu Yong Ha tanpa diundang..tanpa diduga, langsung masuk ke kamar mereka dengan gemetaran dan panik.
Yong Ha : Suara itu..apa kalian dengar suara itu? Tidak?
Tanpa menunggu jawaban, Yong Ha langsung menyeruak ditengah-tengah Sun joon dan Jae shin, memeluk bantal indahnya dan berkata itu gumiho (siluman rubah wanita ekor 9). Gumiho! Yong Ha ketakutan. Aku berencana tidur di sini malam ini, ya?
Jae shin sebal : hei!
Sun Joon : Sahyung!
Yong Ha cuek dan semakin bergelung dengan memeluk erat bantalnya.
Yoon Hee tersenyum lega, ia punya solusinya, kalau begitu aku tidur di kamar Yeorim sahyung malam ini.
Yoon Hee tidur dengan pulas di kamar Yong Ha yang nyaman dan cozy hehehe bahasa apa itu...
Sementara Sun Joon dan Jae shin tersiksa dengan Yong Ha yang ternyata tidurnya juga tidak karuan, dengan kaki diangkat ke arah Jae shin hahahaha
sweet dream....
Pagi hari yang cerah di SKK. Direktur Choi jalan membawa sekeranjang jeruk diikuti pelayan cilik, Bok Dong bersama teman2nya.
Direktur Choi sengaja memamerkan jeruk itu agar para siswa semangat. Di ruang dosen, para Profesor bersiap untuk menyelenggarakan ujian dan Prof Jung komentar, kita para profesor sungguh kalah dengan jeruk untuk memotivasi siswa giat belajar.
Sun Joon dan Yoon Hee juga belajar bersama di perpustakaan, tapi Sun Joon selalu "terganggu" dengan Yoon Hee, dengan bibir Yoon Hee ketika anak itu menghafal, kaget setengah mati ketika kakinya tidak sengaja menyentuh kaki Yoon Hee :)
Sun Joon duduk bergesar dan meletakkan buku-buku di sampingnya, semakin lama semakin tinggi dan akhirnya membuat tembok buku agar Sun Joon tidak perlu melihat wajah Yoon Hee, mengganggu konsentrasi ^_^
Yoon Hee memberanikan diri tanya apa Sun Joon setelah mengikuti ujian sipil/dae gwa maka akan segera menikah? Sun joon berkata aku tidak ingin membohongi diriku lagi, hari itu aku tidak jadi bertunangan.
Yoon Hee senang dan ia tersenyum sendiri.
Hyo eun meminta Yong Ha menemuinya dan ia ingin nasihat, bagaimana caranya agar bisa mendapatkan tuan mudanya kembali.
Hyo Eun : Aku akan melakukan apa saja
Yong Ha menasihati : Jangan menemui pria asing sembarangan, jangan membaca buku roman murahan, jangan menekan yang lebih lemah darimu.
Hyo eun mengangguk-angguk.
Yong Ha akhirnya menyadarkan Hyo eun, kalau ini kisah cinta dalam novel, peranmu dalam cerita bukanlah sang putri yang dicintai pangeran.
Hyo Eun tersinggung, bagaimana kau bisa memperlakukan aku seperti itu? dan berdiri.
Yong Ha : Karena harus ada yang bicara jujur kepada tuan putri.
Cho Sun dan beberapa Gisaeng jalan2 di pasar dan melihat perhiasan dll, Cho sun merasa ada yang mengikutinya, ternyata Jae shin.
Jae shin terus menguntit Cho Sun, tapi di sebuah gang ia kehilangan Gisaeng itu.
Tiba2 sebuah panah melesat, ada pesan dari Hong Byuk Seo. Jae shin mengambil kertas itu dan lari mengejar tapi dihentikan oleh pengawal Uigyeombu.
Kapten memberi hormat : Kami akan mengawal anda, Tuan Muda.
Jae shin dibawa menghadap ayahnya.
Menteri Keamanan Min akan menuang arak, Jae shin mengambil botolnya dan menuangkan arak untuk ayahnya. Sweet :)
Menteri Min minta anaknya untuk berhati-hati, apa kau pikir ayahmu ini tidak tahu kalau Hong Byuk seo adalah kau?
Menteri Min berkata kalau Menteri Kiri dan Menteri Perang ingin sekali menangkapmu dan Hong Byuk seo palsu itu juga adalah siasat mereka. Kapan kau akan berhenti?
Jae shin : Jika ayah mengatakan kalau putraku dibunuh karena melindungi Geum Deung Ji sa, bukan oleh penjahat melainkan oleh Noron, saat itu aku akan berhenti.
Menteri Min kesal, Jae shin!
Jae shin berdiri dan masuk kamarnya. Merebahkan diri dan mengeluarkan kertas merah itu.
Jae Shin : Jembatan Gwantong, jadi kau ingin aku ke situ?
Di kamar asrama, Yoon Hee dan Sun Joon harus menghabiskan malam berdua saja. Sun Joon membuat benteng menggunakan selimut Jae shin, jangan melewati batas.
Yoon Hee berkata aku tidak akan melewatinya, kau memohonpun aku tidak akan mau, jangan cemas. hehehe
Sun Joon : Kau tidak tahu bagaimana kacaunya tidurmu. Mengapa Gul-oh Sahyung harus tinggal diluar malam seperti ini?
Yoon Hee : Benar, kamar ini terasa kosong tanpa Gul-oh sahyung. Sun Joon tidak suka, itulah persisnya mengapa kau tidak bisa tinggal di SKK.
Yoon Hee berkata akan mengalahkan Sun Joon besok. Sun Joon : Tidur, ayo tidur saja. Keduanya berbaring dan merasa kikuk.
Sun Joon tanya, sebenarnya apa yang ingin kau katakan ketika di tepi sungai? Tapi Yoon Hee tidak mau menjawabnya dan pura-pura tidur.
Sun joon menoleh dan melihat Yoon Hee menutup matanya, ia juga membaringkan diri dengan sebal, tidur!
Ujian Hwang Gam Je mulai. Jalgeum Kuartet mengikuti ujian, tapi dari hasilnya, terlihat kalau Yoon Hee dan Sun Joon yang mendapat banyak jeruk dan masuk ke ujian final.
Sun Joon dan Yoon Hee mendengar soal ujian dari Prof Jung, ini soal yang diberikan Baginda, tolong jelaskan apa sikap yang benar yang harus dimiliki oleh pejabat negara dalam urusan dengan rakyatnya. Keduanya harus mengingat kalimat dari Ta Xue/Pengajaran Besar - Buku Aturan (LiQi) dan harus merangkai dari karakter2 Cina yang ada di depannya.
Yoon Hee agak lupa, Sun Joon mengingat sebagian tapi ia terlihat ragu. Direktur Choi berkomentar, Baginda sungguh luar biasa, soal yang diberikan juga tidak biasa. Prof Yoo dan Jung setuju.
Ketiga rekan Yoon Hee mengintip dari samping.
Akhirnya Yoon Hee dan Sun Joon memilih karakter dan meletakkan jawaban mereka.
Jung Yak Yong : Buka jawaban kalian!
Sun Joon menjawab : Xin Min (orang baru), kebajikan orang selalu harus diperbaharui secara terus menerus. Pejabat pemerintah harus mendidik rakyatnya dan memperbaharui kehidupan mereka.
Yoon Hee menjawab : Qin Min (dekat dengan rakyat/orang), orang bijak akan menyukai apa yang disukai rakyatnya dan membenci apa yang dibenci rakyatnya. Jadi pejabat pemerintah harus dekat hubungannya dengan rakyatnya.
Direktur Choi berkata jawabannya mirip, tapi punya arti yang berbeda, tapi keduanya bagus.
Prof Jung bersinar matanya, dia berkata siswa yang jawaban-nya seperti berikut, adalah pemenang hwang gam je tahun ini.
Yong Ha dan Jae shin menunggu hasilnya. Bok Dong kecil lari-lari dan berbisik di telinga Yong Ha
Yong Ha senyum dan berkata ini jawaban mereka :Xin Min dan Qin Min. Lee Sun Joon dengan Xin Min, Kim Yoon Shik dengan Qin Min.
Jae shin tersenyum, pemenangnya sudah ditentukan, katakan pada Sun Joon dan Yoon Shik kalau mereka sudah bekerja keras. Jae Shin sudah tahu siapa pemenangnya. Jae Shin akan pergi, ketika In Soo dkk mendekati mereka.
In soo : Apa ini? kukira Jalgeum kuartet akan menyapu bersih Hwang Gam je, tapi sepertinya kau sengaja membiarkan Lee Sun Joon dan Kim Yoon Shik menang ya?
Jadi benar, Jae shin itu siswa SKK paling pintar, Ha In Soo saja mengakuinya, dan Gu Yong Ha lapor pada Jae shin jawaban keduanya. Memang langka pria seperti Jae shin + Yong Ha hehehe (Yong Ha kelihatan pintar -khusus ttg ajaran filosofi/hafalan- di ep 20 ^_^)
Jae shin : Lalu bagaimana denganmu?
In soo : Daripada ikut ujian yang kekanak-kanakan, aku punya ujian yang sesungguhnya. In soo beberapa kali melihat gelang Jae shin.
Kembali ke ruang ujian, ternyata jawaban-nya Xin Min! Lee Sun Joon menang. Direktur Choi dengan bangga memberikan sekeranjang jeruk pada Sun Joon.
Yoon Hee lemas. Yoon Hee langsung ke perpustakaan dan melihat lagi, ternyata memang benar, Shin Min! Yoon Hee mengeluh.
Sun joon muncul, kau masih punya waktu melihat jawaban-nya? kau sudah harus angkat kaki dari sini. Yoon Hee memohon diberi satu kesempatan lagi, membuat Sun Joon jengah.
Sun Joon : aku masih tidak bisa menerima wanita di SKK. aku tidak pernah bisa tahan dengan orang yang dengan mudah melanggar hukum. Tapi, apa boleh buat, pejabat yang ingin berteman dengan rakyatnya daripada memerintah mereka, aku tertarik menemuinya. Jadi aku harus tetap membiarkan orang itu tinggal di SKK. Lebih lagi, kalau aku membiarkan wanita yang suka melanggar hukum ini ada di luar sana, tidak tahu kekacauan apa lagi yang akan ditimbulkannya?
Yoon Hee : Apa itu dengan kata lain kau mengijinkanku tinggal? Ah aku lega, tadi aku gugup sekali.
Yoon Hee jalan mencari buku lagi dan Sun joon mengikutinya, ada sesuatu yang ingin aku dengar. Hari itu, di sungai, apa yang akan kau katakan padaku?
Yoon Hee terperanjat dan menghindar, apa?
Sun Joon : Aku yakin kau punya jawaban untukku..
Yoon Hee mencoba menghindar tapi Sun Joon terus mengikutinya. Yoon Hee menyerah, apa aku harus mengatakan-nya?
Sun Joon : Jika kau tidak mengatakan-nya bagaimana aku tahu?
Yoon Hee : Kau benar2 tidak tahu?
Sun Joon : Aku kira aku akan mati frustra...
Yoon Hee berjinjit mencium Sun Joon! whoa...itu cukup membuat si genius diam :)
Yoon Hee kaget sendiri dengan tindakan-nya dan ia lari keluar karena malu.
Diluar, Yoon Hee masih mengatur emosinya ketika tiba2 ada bayangan yang langsung menculiknya.
Sun Joon masih di perpustakaan, bengong. Lalu jalan keluar. Dari belakang ada orang yang mengikutinya dan menculiknya.
Sementara Jae shin muncul di atas atap dan siap menembak panah merah dan dikepung. Kali ini Jae shin bisa lolos, ia melewati tembok dan sembunyi di baliknya, tentara melewatinya. Ada bayangan orang, membuatnya terperanjat, ternyata Yong Ha!
Yong Ha : Kaget? makanya kau tidak boleh melakukan hal buruk. Jembatan Gwantong sampai jalan Woonjoong dijaga ketat, kau tinggal di rumahku saja.
Jae shin meraba tangannya, gelangku!
Gelang Jae Shin ditemukan oleh In Soo, yang ingat kalau itu milik Jae shin (disyut 2 kali pasti ada maksudnya ya...)
In Soo ngamuk, si brengsek yang meremehkan keluargaku dan menghina aku, tangkap dia!!
Jae shin tetap ingin pergi, Yong Ha mencegahnya. Bahaya. Jae shin berkeras, itu satu-satunya kenangan dari kakak-ku.
Jae shin melompati tembok dan lari. Ia terhenti tiba-tiba karena ada seseorang di depannya, Jae Shin diculik!
Yong Ha masih berdiri menunggu Jae shin, ia merasa ada yang mendekat dan ketika menoleh, ada bayangan orang. Yong Ha diculik.
Jae shin + Yong Ha dibuka ikatannya, mereka kaget melihat Sun Joon + Yoon Hee yang juga dibuka penutup matanya.
Ke-4nya saling memandang dengan bingung.
Seseorang datang, Baginda!
Ke-4nya berdiri menghormat.
Jeongjo : Mereka memperlakukan ke-4 temanku dengan kasar.
Jung Yak Yong muncul. Yong Ha dll : Profesor!
Jeongjo : Kalian akan menjalankan perintah rahasia dariku! Kalian akan mengikuti perintahku..Untuk memulai Joseon baru!
Jalgeum Kuartet terperanjat.
 http://www.facebook.com/photo.php?fbid=182221635183205&set=a.182204478518254.46710.115414481863921&type=3&theater

Senin, 19 Desember 2011

SUNGKYUNKWAN SCANDAL (15)


Setelah Ha in soo mengatakan pidatonya mengenai homoseksualitas yang terlarang bla bla bla dan tanya apa yang dilakukan Jae shin + Yoon Shik malam2 di Hyang gwan chung tapi tidak mendapat jawaban lalu memanggil Lee Sun Joon terhormat sebagai saksi kunci, maka terjadilah peristiwa itu, yang menggemparkan Sungkyunkwan :
Lee Sun Joon : Yang homoseksual adalah...saya.
Ha In Soo : Apa katamu?
Lee Sun Joon : Yang homoseksual adalah saya!
Direktur Choi bagai kebakaran jengot saat mendapat laporan, apa Lee Sun Joon adalah gay? Apa dia baru saja mengaku dengan mulutnya sendiri kalau ia gay?
Direktur Choi langsung pergi sambil ngomel kalau ia sudah tahu Lee Sun Joon pasti akan membuat insiden cepat atau lambat dan tidak tahu apa yang akan dikatakan Menteri Lee dsb dsb
Prof Yoo heran ada homoseksual di SKK? dan banyak?
Prof Jung hanya duduk dan menikmati tehnya sambil ketawa geli. Ia berkata : Lee Sun Joon adalah pria yang menarik. Semakin aku mengenalnya, semakin lucu dan menyenangkan anak itu.
Prof Jung mengajak Pro Yoo untuk melihat jalannya sidang.
Kembali ke Sun Joon : Malam itu di Hyang gwan chung, aku juga ada bersama Kim Yoon Shik dan Moon Jae Shin. Jadi, jika Moon JAe shin dan Kim Yoon shik adalah homoseksual, maka aku juga homoseksual sama seperti mereka.
Para siswa kaget dan mulai kasak kusuk. Gu Yong Ha mengangguk, ya masuk akal...
In Soo : Apa kau sadar apa yang kau akui sekarang? Dengan mulutmu sendiri, kau mengakui kalau kau adalah homoseksual. Kau tidak bisa membela diri jika namamu dihapus.
Sun Joon : Jika itu hukumnya, maka tidak ada yang bisa aku lakukan.
In soo : Ini pengakuan palsumu untuk melindungi Kim Yoon shik dan Moon Jae Shin, iya kan?
Sun Joon : Ada saksi lain malam itu yang bisa membenarkan kalau aku ada di Hyang Gwan Chung, yaitu Ahn Do Hyun, Kim Woo Tak, dan Bae Hae Won.
In Soo : Apa itu benar?
Sun Joon melanjutkan mengapa aku tidak dimasukkan dalam rumor ini bersama Moon Jae shin dan Kim Yoon Shik, ini berarti rumor itu tidak benar.
Siswa SKK yang hadir mulai mempertanyakan sebenarnya ini benar atau tidak sih..
Sun joon : Apa penuduh benar2 melihat dengan mata kalian sendiri perilaku tidak pantas Moon Jae shin dan Kim YoonShik.
Salah seorang pelajar berkata ia tidak melihatnya tapi ia mendengar dari rekannya dan ia menunjuk temannya itu. Lalu orang yang ditunjuk kaget dan tidak mau tanggung jawab dan menunjuk yang lain lagi, mereka yang bilang kalau Moon Jae shin dan Kim Yoon Shik itu gay.
Sekarang jelas terlihat kalau semua ini ngaco.
Gu Yong Ha senang dengan perkembangan-nya.
Lee Sun Joon lalu tanya pada Ahn Do Hyun dkk, apa kalian benar2 melihatnya? Dan mereka serempak menggelengkan kepala. In Soo kesal sekali.
Sun Joon tanya apa saling memperhatikan antara pria itu adalah hal yang buruk?
Ketua siswa Soron, Myung sik ingin membela diri tapi Sun Joon memotongnya dan mengutip : Dalam Neo Konfusianisme, prinsip tertinggi adalah memperhatikan sesama dengan tanpa batas. Tidak mementingkan diri, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, dan kepercayaan. Itu semua adalh prinsip yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pelajar Kong Hu Cu, tapi bukannya melihat fakta-fakta, kalian melihat apa yang ingin kalian lihat dan percaya pada apa yang ingin kalian percayai, dengan demikian kalian tidak memiliki kebijaksanaan.
Tanpa menyadari kalau kecurigaan kalian yang tanpa dasar sudah membuat yang lain dalam masalah dan juga adalah dosa besar, kalian hanya tertawa dan menikmati semuanya, maka kalian tidak memiliki kebenaran dan kesopanan.
Dan tidak mempercayai rekan kalian, maka kalian tidak memiliki kepercayaan dan tidak bisa dianggap sebagai pelajar Kong Hu cu sejati. Tidak ada seorang pun disini yang punya hak untuk menuding orang lain. Jika ini cara Konfusius, maka aku lebih memilih jadi homoseksual.
Gu Yong Ha tersenyum dan bergumam : Jadi seperti ini, Sun Joon.
Direktur Choi dan kedua Profesor kembali ke kantor mereka dengan lega. Pelayan tanya apa ini berarti Lee Sun Joon bukan gay. Para profesor yakin Sun Joon bukan gay.
In Soo masih belum selesai dan ia tanya sekali lagi pada Jae Shin dan Yoon Hee, apa yang kalian lakukan malam itu di Hyang Gwan Chung? Berdua saja di malam selarut itu.
Yoon Hee terlihat gugup. In Soo melanjutkan kalau malam itu adalah malam dimana Hong Byuk Seo dilaporkan melompati tembok SKK. Hong Byuk seo terluka dan mungkin mencari tempat untuk merawat lukanya, mungkin saja dia masuk ke Hyang Gwan Chung, lokasi yang paling pas untuk kebutuhannya itu. Hong Byuk Seo mungkin bertemu dengan kalian yang dilaporkan sedang berpelukan.
Sun Joon mengingat kembali saat ia masuk ke Hyang Gwan Chung dan melihat Jae shin dan Yoon Hee yang berdekatan.
In Soo tanya apa Hong Byuk Seo adalah alasan sehingga kalian tidak bisa dengan bebas mengatakan apa yang terjadi malam itu di Hyang Gwan Chung?
Sun Joon ingat ketika ia tanya pada Yoon Hee apa yang sebenarnya terjadi dan Yoon hee tidak bisa menjawab dan mohon untuk mempercayainya saja, demi Jae shin. Sun Joon mulai curiga, apa jangan-jangan Moon Jae shin adalah Hong Byuk seo...?
Para pelajar sebaliknya justru mengira kalau Kim Yoon Shik adalah Hong Byuk Seo!
In Soo menegaskan kalau dirinya sudah memberikan cukup waktu untuk Moon Jae shin dan Kim Yoon shik untuk membersihkan nama mereka. Lalu In Soo dengan otoritas Ketua siswa SKK minta keduanya membuka baju atasan mereka! Buka baju kalian untuk membuktikan kalau kalian tidak bersalah!
Semua tertegun, apalagi Yoon hee! Bahkan Gu Yong Ha yang dari dulu ingin membuka baju Yoon Hee juga terlihat cemas.
Jae shin : Apa kau akan puas kalau hanya aku saja yang membuka bajuku? Bukankah itu yang kau inginkan sejak awal?
Yoon Hee tidak setuju, Gu Yong Ha juga. Lee Sun Joon melihat ke arah In Soo : kau harus menjawab pertanyaan Moon Jae shin!
Sun Joon : Apakah sejak awal, kau menggunakan jaehwe sebagai alasan untuk menangkap Hong Byuk Seo? Kau berarti mengakui kalau kau tidak percaya ada skandal homoseksual. Tidak seorangpun bisa terlibat dalam jaehwe bahkan Baginda sekalipun, itu karena agar sidang ini tidak digunakan untuk kepentingan politik. Tapi kau, sebagai Ketua siswa, sudah melanggar aturan itu.Jika kau membuka baju Moon Jae shin dan tidak menemukan luka, kau harus bersiap untuk menanggung konsekuensinya.
Siswa lain setuju. Myung Sik ketua siswa Soron tanya langsung pada In soo, apakah kau mengadakan ini tahu benar kalau tuduhan homoseksual itu palsu? Myung sik marah dan minta In Soo mengakuinya.
Sun Joon tanya apa Ha In soo setuju untuk menarik tuduhan, dan siswa lain akan mengampuni kesalahan In Soo.
Gu Yong Ha menambah garam diatas luka dan sengaja berkata mengapa kita harus menghentikannya? Ayo kita selesaikan saja apa yang sudah kita mulai dan membuka baju Moon Jae Shin!
Tentu saja ini membuat siswa lain yang hadir dalam sidang tidak setuju dan menuntut agar sidang dihentikan saja.
Sun Joon melihat ke arah In soo dan berkata ia akan mengerti ini adalah cara In soo membubarkan sidang.
Gu Yong Ha berdiri dan berkata masih ada yang harus diputuskan, Apakah Moon Jae shin dan Kim Yoon Shik bersalah atau tidak?
Semua siswa termasuk Byung Choon dan Go Bong, mau tidak mau memilih : Moon Jae shin dan Kim Yoon Shik tidak bersalah!
Jae Shin + Yoon Hee lega.
Sun Joon segera meninggalkan sidang dan ngomel sendiri, kau menyedihkan! Sebenarnya apa yang kau pikirkan, salah mengerti situasi seperti itu? Sun Joon bergegas pergi.
Yoon Hee keluar dari ruangan sidang dan mencari Sun Joon. Tidak mempedulikan Ahn Do Hyun dkk yang menunggunya untuk minta maaf.
Sementara itu, Moon Jae shin melihat ke arah Yoon Hee, ia seperti ingin bicara dengan Yoon Hee tapi hanya melihat Yoon Hee dari jauh dan sadar kalau Yoon Shik mencari Sun Joon. Apalagi ketika rekan2nya tanya apa Yoon Shik akan mengabaikan mereka dan Yoon Hee hanya menjawab, apa kalian melihat Lee Sun Joon?
Ahn dkk : dia ada tadi. Kau belum bertemu dengannya?
Jae shin melihat ketika Yoon hee kecewa dan Jae shin tersenyum getir, jelas baginya, Kim Yoon Shik hanya tertarik pada Lee Sun Joon. Hanya Lee Sun Joon. Pasti ini menyakitkan bagimu, ya Moon Jae shin? Tapi Moon Jae shin..kau pasti bisa mengatasinya! tenang, ada Cheong Byuk seo menantimu.. hehehe
Ha In Soo duduk sendirian di ruang sidang yang sudah gelap. (mengingatkanku pada Jang Hee bin)
Lee Sun Joon sudah ganti baju dan akan meninggalkan SKK. Yong Ha mendekatinya.
Gu Yong Ha : benar2 kejadian menarik mendengar pria mulia seperti Lee Sun Joon berkata kalau ia seorang homoseksual.
Sun Joon : Aku hanya...
Yong Ha : Ah ya, kau hanya menegakkan apa yang benar kan. Jika kau sungguh menegakkan kebenaran, kau tidak seharusnya berbohong. Berkata kalau kau bersama dengan Kim Yoon Shik dan Moon Jae shin saat di Hyang Gwan Chung adalah bohong..kebohongan yang sama sekali tidak seperti dirimu.
Sun Joon : Apa kau tahu kejadian malam itu juga?
Yong Ha tidak menjawab dan terus menggoda Sun Joon, Sun Joon jalan dan Yong Ha mengikutinya, Apa yang akan terjadi? aku dengar kau akan tunangan besok, dan dengan adik perempuan Ha In Soo. Apa ini karena kau perlu seseorang yang sepadan dengan keluargamu?Atau kau hanya perlu seseorang...sepertinya kau melarikan diri dari sesuatu. Tapi, apa kau bahagia, Ga rang? lihat sini, lihat sini. Kau tidak bisa bohong sekarang. Bagaimana kau bisa terus bohong? Demi siapa kau melakukan ini semua? hahaha dasar Gu Yong Ha...
Direktur Choi kalang kabut lagi, kali ini karena Lee Sun Joon tiba2 keluar dari SKK. Dia mengeluh panjang pendek, dan Prof Yoo berkata kalau Lee Sun Joon itu bukan pelajar bodoh tapi pelajar yang bisa berpikir cermat sebelum memutuskan apa yang akan ia lakukan.
Jung Yak Yong juga heran mengapa tiba2 Lee Sun Joon keluar dari SKK. Seorang pelayan berkata kalau ia dengar Lee Sun Joon berencana belajar di suatu tempat sunyi di pegunungan. Ini membuat semua terkejut.
Yoon Hee menghabiskan waktu di perpustakaan. Tapi sebenarnya ia menunggu Lee Sun Joon yang tidak kunjung muncul. Sampai perpustakaan akan tutup. Yoon Hee tanya petugas apa dia melihat Lee Sun Joon. Petugas itu heran dan tanya, apa kau belum mendengar-nya?
Gu Yong Ha dan Jae Shin duduk di kamarnya dan Yong Ha berkata hanya ada satu hal yang menyenangkan setelah sidang selesai, maksudnya minum2. Yong Ha mulai menikmati araknya. Jae Shin juga mengambil minuman-nya. Yong Ha merampasnya.
Jae Shin : Hei, apa yang kau lakukan?
Yong Ha : Lukamu..belum sembuh benar. (so sweet Yong Ha hehehe)
Tiba-tiba Yoon Hee masuk ke dalam, kelihatan linglung, apa kalian tahu? Aku baru saja mendengar kalau Lee Sun Joon meninggalkan SKK.
Yong Ha : Bukankah dia sudah meminta ijin pergi untuk upacara pertunangan? Apa yang ia lakukan? Ia pasti tidak tersinggung karena kata-kataku kan?
Yoon Hee : Pertunangan itu..besok pagi kan? jika ia pergi tanpa pamitan pada senior, apa itu namanya orang yang menjunjung sopan santun dan moral. Dia benar2 tidak berguna.
Semua tahu Yoon Hee pura2 ngomel tapi sebenarnya panik. Yoon Hee keluar. Yong Ha mengamati Yoon Hee dan bergumam Lee Sun Joon, apa sebenarnya yang kau pikirkan?
Malam itu berarti tinggal Jae shin dan Yoon Hee yang ada di asrama ^_^ but...no! it's not Jae shin's style :) Moon Jae shin tidak akan berani sekamar dengan Yoon Hee berdua saja, ia pasti memilih tidur di luar.
Benar saja, malam itu Jae shin berhenti di depan pintu kamar mereka dan memilih duduk di beranda depan kamar sementara di dalam, Yoon Hee duduk terpuruk di dalam kamar dan menangis terisak.
Jae Shin diluar menjaganya, sepertinya Jae shin mendengar kalau Yoon Hee menangis. Sementara ada tangisan yang tidak terdengar..tangisan dari dalam hati Moon Jae shin.
Sementara itu, Lee Sun Joon jalan dan ingat percakapan-nya dengan Yong Ha, terutama ketika Yong Ha tanya, apa kau bahagia Ga Rang? kau bahkan tidak bisa bohong sekarang.
Soon Dol menggoda majikannya apa Tuan tidak bisa tidur karena akan tunangan besok? saya pasti tidak bisa tidur kalau akan menikah, dan Soon Dol ketawa geli sendiri, lalu ia menguasai diri lagi ketika Tuan mudanya tidak ketawa. Soon Dol bilang kalau Tuan Besar mencarinya.
Sun Joon menghadap ayahnya. Menteri Lee mengulas urut-urutan acara pertunangan tapi Sun joon tampak tidak tertarik. Ia berhenti. Apa kau mendengarnya?
Sun joon berusaha memperhatikan. Menteri Lee melanjutkan dan berkata kalau ia sudah berdiskusi dengan Menteri Ha untuk segera melanjutkan pertunangan ke jenjang pernikahan.
Menteri Lee : Begitu kau menikah dengan keluarga Byung Pan, maka dia akan menjadi kekuatan besar untukmu di masa depan, dan bisa memiliki keluarga yang kuat.
Sun Joon : Apa ayah bahagia? Hidup dengan cara seperti ini?
Menteri Lee ketawa dan berkata pertanyaanmu tidak perlu kujawab.
Sun Joon : Apa kau bahagia?
Menteri Lee : Aku tidak percaya kau bertanya pertanyaan seperti itu, yang lebih pantas keluar dari mulut orang rendahan, diucapkan olehmu? Aku tidak pernah membuang waktu untuk memikirkan hal tidak berguna seperti itu.
Paginya, para siswa bergegas masuk kelas. Yoon Hee jalan dan berhenti di pohon dan ingat ketika Sun Joon melatihnya kekuatan lengan. Di dalam kelas, Yoon Hee mendengar teman2nya membicarakan Lee Sun Joon yang pergi dari SKK tanpa berpamitan dengan mereka, dia sungguh kasar.
Satu pelajar berkata ada rumor yang ia dengar, kalau Sun Joon setelah menikah berencana untuk belajar di desa terpencil diatas gunung. Yang lain berkata kalau mereka tidak akan bertemu Lee Sun Joon lagi. Mereka melihat Yoon Hee dan tanya, apa Lee Sun joon tidak mengatakan apapun padamu juga?
Yoon Hee kesal dan ia keluar kelas. Diluar ia ditahan Jae shin yang heran melihat Yoon Hee menangis, apa yang terjadi? Tapi Yoon Hee tidak bisa menjawab dan langsung jalan pergi.
Di kediaman Menteri Ha, Hyo Eun sedang merias diri untuk upacara pertunangan-nya.
Hyo eun berkata pada Beo deul : cepat, tuan muda akan segera datang.
Beo deul berkata kalau Tuan muda Lee akan berpikir kalau nona sungguh cantik. Hyo eun : benarkah dia akan berpikir begitu? Aku akan menjadi istri yang sempurna untuk Lee Sun Joon!
Ternyata Yoon Hee juga ada di sekitar kediaman Menteri Ha, ia melihat Sun Joon dari balik pohon. Sun Joon jalan diiringi Soon Dol yang membawa banyak hadiah pertunangan dari keluarganya untuk Keluarga Menteri Ha.
Sun Joon berhenti di depan pintu dan menoleh melihat ke arah Yoon Hee. Yoon Hee langsung menyembunyikan diri. Lalu Yoon Hee mengintip lagi dan kelihatan oleh Sun Joon lagi hahaha...
Yoon Hee untuk kesekian kalinya sembunyi dan mengintip Lee Sun Joon lagi, tapi kali ini Sun Joon sudah berdiri di depannya. Ha!
Sun Joon : Aku benar, aku pikir aku berhalusinasi lagi.
Yoon Hee : Ah kebetulan sekali! haha...apa yang membawamu kesini? Aku sedang dalam perjalanan ke toko buku karena dia mengirim pesan untuk menemuiku pagi ini.
Sun Joon tahu Yoon Hee bohong. Yoon Hee mengaku : Aku tahukebohongan seperti ini pasti tidak akan luput dari pengamatanmu. Aku tidak punya kesempatan untuk berterima kasih padamu atas apa yang terjadi saat sidang. Yah..aku pikir kita harus mengucapkan selamat tinggal satu sama lain. Mungkin ini adalah saat terakhir kita...kalau aku tidak akan melihatmu lagi...aku ingin menemuimu satu kali lagi.Itulah mengapa aku menunggumu. Sebagai teman-mu, sebagai teman sekamarmu, atau bahkan hanya salah satu dari banyak orang yang kau jumpai di jalan...apapun pikiranmu tentang aku, aku hanya ingin melihatmu Lee Sun Joon, untuk terakhir kalinya. Sekarang, setelah aku melihatmu, segalanya akan baik-baik saja.
Sun Joon menahan perasaan-nya: Hari ini, sebaiknya kau tidak datang.
Yoon Hee : Apa aku melakukan kesalahan lagi?
Sun Joon : Pergi. Sebaiknya kita tidak perlu bertemu lagi.
Itu menyakitkan hati Yoon Hee, membuatnya menangis lagi dan Sun Joon perlahan jalan pergi meninggalkan Yoon Hee masuk ke kediaman Hyo Eun. Padahal Sun Joon tidak kalah sakit hatinya.
Yoon Hee jalan pergi sambil menghapus air matanya.
Sun Joon berhenti sejenak sebelum membuka pintu Hyo eun.
Di dalam ruang tengah, Hyo eun sudah menunggu Sun joon dengan dandanan paling cantiknya.
Hyo eun langsung lari memeluk Sun Joon dan berkata aku sudah menunggu tuan muda sepanjang hidupku dan aku akan menjadi istri yang sempurna untuk tuan muda.
Sun Joon tertegun dan ia seperti blank, tidak merasakan apapun pada Hyo eun dan Sun Joon tiba-tiba menurunkan tangan Hyo Eun : Aku takut, aku tidak akan bisa menepati janjiku padamu. Lalu cepat-cepat pergi, bertemu dengan Menteri Ha saat akan keluar, tapi tetap pergi keluar.
Sun Joon mencari belahan jiwanya..Kim Yoon Shik, ia lari dan mencarinya sepanjang jalan di tengah pasar. Dan ah! itu dia..Kim Yoon Shik! Sun Joon langsung meraih pundak Yoon hee, membalikkannya dan meletakkan kedua tangannya di pundak Yoon Hee.
Sun Joon : Aku...menyukaimu, Kim Yoon Shik. Di masa lalu, jika tidak ada jalan, aku tidak pergi...jika sesuatu tidak benar, aku tidak melakukannya..Aku pikir dunia hanya berputar di sekitar hukum dan keadilan...tapi, aku mulai menyukaimu, seorang pria.Ini adalah alasan mengapa aku tidak bisa berteman atau menjadi teman sekamarmu. Karena jika ada di dekatmu, aku tidak punya keberanian untuk menipu diriku sendiri dan terus melanjutkan hidup seperti ini bersama denganmu. Jangan cemas, Kim Yoon Shik, aku tidak akan melakukan apapun yang melukaimu.Karena perasaanku, aku tidak akan mengijinkanmu dimusuhi oleh masyarakat. Ini kali terakhir aku akan muncul di depanmu. Sekarang hanya ini yang bisa aku lakukan untukmu.
Lee Sun Joon menangis dan ia jalan pergi, meninggalkan Yoon Hee yang tertegun dan juga menangis....
Sementara itu di kediaman Menteri Ha terjadi kegemparan.
Ha Hyo eun pura-pura jatuh sakit dan cemas kalau ia sudah mengacaukan pertunangan karena ia sakit. Ayahnya tidak menyadari kalau Lee Sun Joon sudah memutuskan pertunangan dan berkata kalau ayah berlutut dan minta maaf pada Menteri Kiri Lee, ayah yakin kalau pertunangan ini akan berlanjut. Kau istirahat saja.
Tapi Ha In Soo masuk ke kamar adiknya dan ayahnya mengatakan untuk membiarkan adiknya istirahat. In Soo tanya apa yang terjadi. Menteri Ha menjelaskan kalau Hyo eun pingsan dan Sun Joon lari mencari tabib.
Menteri Ha berkata karena ini salah putrinya, ia malu muncul di depan ayah Lee Sun joon. Tapi In soo berkata jika Lee Sun Joon pergi mencari tabib, maka aneh sekali kalau sampai sekarang tidak ada tabib muncul dan bahkan Sun Joon tidak kembali untuk menjenguk Hyo Eun.
In Soo berkata mungkin Lee Sun Joon tidak menghargai pertunangan ini atau terjadi sesuatu yang hanya diketahui oleh kedua orang itu.
Hyo Eun bangun dan duduk. Beo deul minta nona-nya untuk berbaring saja, jika nona tidak hati-hati, akan ketahuan kalau nona pura2.
Hyo eun berkata ia tidak percaya Lee Sun joon memutuskan pertunangan. Ia mengingat lagi percakapannya dengan Sun joon.
Sun Joon : janji ini..sepertinya aku tidak bisa memenuhinya. Apa kau bersedia memutuskan pertunangan ini dari pihakmu?
Hyo eun kaget : Apa saya sudah melakukan kesalahan? Apapun itu, akan saya perbaiki.
Sun Joon : Kesalahan ada padaku. Dan juga orang yang tidak berhak atas pertunangan ini adalah aku. Tidak seperti pria normal, aku tidak bisa memberikan hatiku pada seorang wanita.
Hyo eun berdiri dan frustrasi, Lee Sun joon terlalu kejam! bagaimana ia bisa begitu membenciku? dia mencoba memutuskan pertunangan dengan alasan yang mengada-ada. Aku tidak bisa memutuskan pertunangan seperti ini. Dia tidak akan bisa memutuskan pertunangan ini begitu saja.
Sun Joon pulang dan Menteri Lee tanya apa penyakit Hyo Eun serius? Sun joon tertegun, penyakit? Menteri Lee berkata daripada menunda pertunangan, lebih baik mempercepat pernikahan.
Sun Joon : Apa Hyo eun tidak mengatakan apa-apa? kalau kami sudah memutuskan untuk membatalkan pertunangan?
Menteri Lee marah : Membatalkan pertunangan?! Semua ini berawal dari tindakanmu yang tidak dipikirkan. Kau harus bertanggung jawab!
Sun Joon minta maaf tapi memutuskan pertunangan adalah cara terbaik untuk bertanggung jawab atas situasi ini. Sun Joon tetap tidak akan meneruskan pertunangan.
Sun Joon kembali ke kamarnya dan melihat Soon Dol mengemasi barang2nya. Soon Dol minta tuan muda-nya istirahat besok mereka akan jalan jauh. Soon dol berkata kalau Nyonya mencari anda, tuan. Sun Joon mengambil jubahnya yang ditulisi oleh Yoon Hee waktu ujian saat itu.
Soon Dol menghadap Menteri Lee, apa Tuan bertanya mengenai tuan Kim Yoon Shik?
Menteri Lee : Apa Sun joon dan Kim Yoon Shik bertemu sebelum Sun Joon masuk ke kediaman Hyo Eun?
Soon Dol membenarkan dan menambahkan kalau mereka teman sekamar.
Menteri Lee : Teman sekamar?
Soon Dol : Pelajar Kim Yoon Shik adalah orang yang diusahakan untuk masuk ke SKK oleh Tuan muda, sudah takdir..
Menteri Lee menegaskan, jadi maksudmu, Sun Joon memaksa Kim Yoon Shik mengikuti ujian?
Soon Dol membenarkan dan menceritakan semuanya.
Menteri Lee : Katamu nama teman sekamar Sun Joon adalah Kim Yoon Shik?
Lalu ada flashback, saat Menteri Lee tanya Direktur Choi mengenai latar belakang Kim Yoon Shik. Direktur Choi berkata kalau dia adalah putra mendiang Prof Kim Seung Heun.
Menteri Lee : Takdir apa ini...
Yoon Hee kembali ke kampus, masuk ke perpustakaan dan duduk di sebuah kursi, setengah linglung dan ingat apa yang dikatakan Sun Joon padanya kalau ia menyukai Yoon shik dan karena keadaan masyarakat, ia tidak akan muncul lagi di depan Yoon Hee.
Yoon Hee meletakkan tangan di dadanya : Aku pasti dihukum...untuk kesalahan karena hidup dengan sesukaku tanpa menghargai aturan masyarakat. Yoon Hee menghela nafas.
Tiba-tiba Jae shin muncul sampingnya : serius sekali? daripada pusing, apa kita pergi saja dari tempat ini..
Yoon Hee : Sahyung! apa aku boleh tanya sesuatu?
Jae shin pindah duduk di depan Yoon Hee, meletakkan lengannya di punggung kursi.
Yoon Hee : Buku2 ini semua, kau bilang kau sudah membacanya kan?
Jae shin senyum. Yoon Hee melanjutkan, maka dalam situasi seperti ini, apa jawabannya? Aku berbohong dengan seseorang, dan karena kebohonganku, orang itu sekarang memikul beban berat..sangat berat sampai ia harus melepaskan impian-nya yang sudah ia impikan sejak lama.
Jae Shin : terus ?
Yoon Hee : Aku ingin mengatakan yang sebenarnya padanya, agar ia bisa melepaskan beban beratnya, tapi aku takut itu sudah terlambat, kalau ia tidak akan bisa memaafkan. Aku takut. Apa yang seharusnya kulakukan?
Jae shin : Apa yang harus dikhawatirkan? pergi dan katakan padanya yang sebenarnya. Katakan, aku sudah membuat kesalahan dan aku minta maaf. Sama seperti kau mengatakan-nya padaku, lakukan yang sama padanya.
Yoon Hee : Kebohongan yang aku katakan itu, sangat besar dan dia mungkin tidak akan bisa memaafkan aku dengan mudah, jika aku mengatakan yang sebenarnya, dia mungkin akan membalikkan punggungnya dariku selamanya. Aku takut.
Jae shin : Orang ini...apakah dia orang yang kau sukai?
Yoon Hee : itu...
Jae shin : Siapa dia? Cho sun?
Yoon Hee tersenyum lemas dan Jae shin jalan pergi, Jae Shin tahu benar siapa orangnya, ia menoleh sekali lagi dan melihat Yoon Hee memegang dadanya.
Direktur choi memeriksa peta dan berkata kalau ia sudah memutuskan lokasi perjalanan wisata : pegunungan walchusa, tempat dimana Lee Sun Joon berada.
Gu Yong Ha tidak setuju, tidak menyenangkan pergi ke pegunungan. Tapi Direktur Choi tetap ingin pergi ke walchusa. Ini adalah cara Direktur Choi membujuk Lee Sun Joon kembali ke SKK. Jika Lee Sun joon melihat rekan2nya, ia mungkin tergoda untuk kembali ke kampus.
Gu Yong Ha setuju, baiklah walchusa, dan ia juga ingin ketemu Lee Sun joon.
Pegunungan walchusa, di kamar Lee Sun Joon.
Sun Joon hanya duduk dan bengong, tangannya membuka lembar demi lembar buku tanpa dibaca. Soon Dol mencemaskan tuan mudanya.
Kalau malam, Sun Joon tetap duduk, diam saja dalam kegelapan.
Paginya, Soon Dol main catur dengan tuan muda yang kosong pikiran-nya.
Lalu saat makan, Soon Dol melihat kalau tuan mudanya hanya mengaduk-aduk nasinya dalam sup. Ok, cukup..selamatkan tuan muda.
Jeongjo juga main catur dengan Menteri Lee, ada Menteri Ha juga dan berkata ia dengar Lee Sun Joon meninggalkan SKK. Jeongjo mengingatkan kalau Sun Joon masuk ke SKK adalah di bawah perintah Raja jadi sebaiknya Menteri Lee memanggil Sun Joon untuk kembali ke SKK.
Menteri Lee mengaku kalau putranya sangat keras belajar dan ia tidak tahu bagaimana meyakinkan putranya untuk kembali ke SKK.
Menteri Ha menambahkan kalau Lee Sun Joon hanya mencoba untuk belajar untuk menyiapkan diri mengikuti jejak ayahnya melayani negara ini.
Jeongjo : Aku juga berencana untuk menjadi anak yang berbakti pada ayahku dan memindahkan ibukota ke tempat yang direncanakan ayahku. Skak! Jeongjo benar2 mengalahkan Menteri Lee dalam catur kali ini, hehehe..(keturunan Sukjong, Dong Yi, Jeongjo, dan Sado, ya pasti pinter hehe..)
Menteri Ha marah2 dan mengeluh tentang rencana Baginda. Memindahkan ibukota ke Hwa seong berarti membuang partai Noron!
Menteri Lee berkata dengan lebih tenang kalau ini mungkin saja jika Baginda menemukan Geum Deung Ji Sa.
Menteri Ha : Geum Deung Ji Sa sudah dibakar 10 tahun lalu bersama Kim seung Heun dan Moon Young Shin! Sudah lenyap selamanya! Tuan tahu itu!
Menteri Lee : Kita perlu orang kita sebagai mata-mata, orang yang dipercaya oleh Baginda.
Jeongjo berkata dia akan menunggu sampai Lee Sun Joon kembali, belum terlambat untuk menunggu.
Perdana Menteri Seo tidak setuju, Cheon Na anda tahu setiap detik sangat berharga, kita harus segera menemukan Geum Deung Ji Sa secepatnya. Lee Sun Joon adalah putra ketua partai Noron.
Jeongjo : itulah mengapa aku memerlukan Lee Sun Joon, yang ingin kupulihkan bukan hanya buku itu melainkan masa depan negeri ini. Aku harus berhasil menarik putra Noron ke sisiku, kalau tidak pertempuran ini tidak akan berakhir.
Pelajar SKK menikmati perjalanan wisata ke Walchusa.
Direktur Choi minta Gu Yong Ha membawa kembali Lee Sun Joon ke SKK.
Gu Yong Ha : Apa saya bisa?
Direktur Choi memuji Yong Ha, dibanding orang lain, tentu saja Yong Ha yang paling bisa. Yong Ha melihat Jae Shin dan Yoon Hee dan ia berkata akan pergi dulu. Direktur Choi teriak, aku serahkan semuanya di tanganmu!
Yong Ha merangkul Jae shin dan Yoon Hee : Daemul! kau masih sedih? bukannya senang karena main justru kau terlihat seperti sapi dibawa ke pembantaian.
Yong Ha ke Jae Shin : Oh Gul-oh, hati-hati dengan kepalamu. Dan berkata pada Yoon Hee, gembiralah! bahkan Moon Jae Shin yang tidak pernah ikut perjalanan wisata sekolah, bersedia ikut untuk menghiburmu! (Jae shin mendorong muka Yong Ha untuk menutup mulutnya.)
Jae Shin : Apa kau mau berkata omong kosong pagi-pagi?
Yong Ha : Aku sudah menyiapkan sesuatu, tidak apa-apa. Ayo kita main!
Para siswa mulai main di sungai, mandi2 makan2. Mereka mengajak Yoon Hee main air, tapi Yoon Hee menolaknya dan berkata ia tidak bisa berenang. Teman2nya berkata tidak masalah, kami akan mengajarimu berenang. Yoon Hee bertahan dan berkata tidak apa-apa, aku disini saja. Teman2nya menyerah dan Yoon Hee lega, ia mengambil buku dan pura2 membaca :)
Byung Choon dan Go Bong menyadari ini dan mereka merasa kalau Yoon Shik adalah si Hong Byuk Seo. Dia pasti punya bekas luka sehingga takut membuka bajunya. Mereka bertekad menangkap Yoon Shik untuk menyenangkan Ha In Soo. Byung Choon yang mendorongnya ke air dan Go Bong yang membuka bajunya. Setuju!
Jae Shin memanggang kentang dan memberikan-nya pada Yoon Hee.
Jae Shin bahkan meniup-niup kentang agar tidak panas.
Yoon Hee : Sahyung! kau pasti akan jadi suami yang baik.
Jae shin sedikit malu haha.
Yoon Hee membagi kentang itu dan mulai makan, lalu mengotori pipinya (kapan tokoh cewek drama Korea ngga makan berantakan ya hahaha).
Jae shin mengulurkan tangan untuk membersihkan pipi Yoon Hee, membuat Yoon Hee kaget dan Jae Shin malu lagi, lalu berkata mana Gu Yong Ha ya..Jae shin pergi mencari Yong Ha.
Yong Ha ada di tempat yang paling nyaman di sekitar gunung. Entah bagaimana atau memang instingnya atau memang karena ia adalah si Gu Yong Ha. Yong Ha duduk di suatu rumah ditemani para gisaeng cantik, minum arak, dan menikmati makanan kecil. Lalu ia mengulurkan tangan untuk memberikan uang pada...Soon Dol!
Yong Ha : Yang harus kau lakukan adalah membawa Lee Sun Joon ke sungai, aku janji akan menyembuhkan sangsabyung (sakit cinta) Lee Sun Joon.
Soon Dol menemui Tuan mudanya dan berkata kalau Ibu Sun Joon datang.
Rekan Yoon Hee masih menggodanya, bagaimana bisa kau membaca di tempat seperti ini? Kau harus masuk ke air. Yoon Hee dengan cepat melarikan diri dan sembunyi di balik batu.
Byung Choon berkata ia berencana mendorong Yoon Shik ke air dan Go Bong berkata akan membuka baju Yoon Shik, mereka lalu mengikuti Yoon Hee. Membuat Ahn Do Hyun dkk heran, mau apa kedua orang itu mengikuti Kim Yoon Shik? Tapi ketiganya tidak menggubris dan sepakat cari arak.
Jae shin kembali dan melihat buku Yoon Hee, lalu tanya apa ada yang melihat Kim Yoon Shik? Mereka berkata melihat Yoon shik bersama Byung Choon dan Go Bong. Jae shin merasa cemas.
Soon Dol membawa tuan mudanya ke sungai kecil, lalu ia memeluk pinggang majikannya dan mengaku kalau ia sudah bohong. Soon Dol bersedia dihukum masuk neraka asalkan bisa menyembuhkan penyakit majikannya.
Sun Joon heran. Soon Dol mengaku kalau di sekitar sini pelajar SKK sedang berwisata, dan salah satu dari mereka berkata untuk membawa Tuan ke sini jika saya ingin menyembuhkan Tuan.
Sun Joon kesal : kau sudah melakukan hal yang bodoh dan tidak berguna! Lalu berbalik dan akan pergi.
Soon Dol teriak : itu pelajar Kim Yoon Shik!
Sun Joon terperanjat tapi memutuskan untuk kembali. Ia tidak melihat Byung choon dan Go Bong.
Yoon Hee duduk di atas batu besar. Jae shin kalang kabut mencari Yoon hee.
Sun Joon berhenti dan berkata pada Soon Dol untuk pulang duluan.
Byung Choon dan Go Bong mendekat dan ingin mendorong Yoon Hee ke air.
Tapi Moon Jae shin datang tepat pada waktunya, ia menarik kedua cecunguk itu dan menyeret mereka pergi.
Yoon Hee merasa ada yang aneh dan bergegas berdiri tapi ia menjatuhkan sepatunya ke air.
Sun Joon melihat ada sepatu terapung, itu sepatu Kim Yoon Shik dan mulai diserang rasa panik, apa yang terjadi dengannya? Sun Joon takut Yoon Shik jatuh ke air, Kim Yoon Shik!! Sun Joon berteriak memanggil Yoon Hee.
Sun Joon terus mencari Yoon Hee lalu akhirnya ia berhadapan dengan Kim Yoon Shik, yang terpana melihatnya dengan mata besarnya.
Sun Joon tanpa berpikir lagi langsung lari dan memeluk erat Yoon Hee. Dan pemandangan-nya...wow..won
derful :)
Sun Joon : Tidak akan berhasil Kim Yoon Shik (mirip kata2 Jae shin ya). Bagaimanapun aku mencobanya, aku terus saja mencarimu. Sekarang giliranmu, larilah dariku.
Sun joon berpaling dan akan pergi. Yoon Hee menghentikannya, tunggu! tunggu! kau harus mendengar jawabanku! Yoon Hee berusaha mengejar Sun Joon tapi justru terpeleset diantara batu2 dan jatuh ke dalam air.
Sun Joon kaget setengah mati, langsung terjun dan mengeluarkan Yoon Hee dari air.
Yoon Hee pingsan. Sun Joon ketakutan dan teriak : Kim Yoon Shik! Kim Yoon Shik! Lalu Sun Joon berpikir untuk melonggarkan baju Yoon Hee agar bisa bernafas.
Sun Joon membuka baju Yoon Hee dan tertegun dengan apa yang dilihatnya! whoa!
Sun Joon syok!
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=182221528516549&set=a.182204478518254.46710.115414481863921&type=3&theater