THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

Sabtu, 30 Juni 2012

pepatah arab


lintasan pikiran hari ini:
benar kata pepatah arab
bahwasanya kita tak perlu 
melakukan semua yang bisa kita lakukan
karna bisa saja kita terjebak 
untuk melakukan hal yang tak perlu kita lakukan
dan malah melupakan
hal yang perlu kita lakukan
dengan legitimasi kita tak bisa melakukannya

(balika, 040411)

Jumat, 29 Juni 2012

persahabatan bisa putus...


kenapa persahabatan bisa putus?
karena kadang kita sama-sama berpikir:
ah mungkin dia lagi sibuk...
akhirnya gak jadi nelpon
terkadang kita berpikir takut menganggu
lama-kelamaan, jadi cuek
akhirnya muncul pemikiran:
ngapain sih aku yang hubungi dia duluan?
kalo sudah begini, cinta kasih dalam persahabatan sudah berkurang
alhasil tidak ada lagi hubungan
semuanya jadi lupa
komunikasi sangatlah penting dalam hubungan teman, keluarga, mau pun Allah
biar kita selalu dekat dengan semua...
itu menjadi alasanku mengirimkan message ini
itu tandanya aku gak pernah lupa sama kamu...
(eka dede, 010411)

Minggu, 18 Maret 2012

serambi


ANDA BERMINAT MENGIRIM NASKAH?

Serambi adalah penerbit buku untuk konsumsi umum.

Naskah Fiksi
Lini Gita Cerita Utama (GCU) menerbitkan karya fiksi dari dalam maupun luar negeri.

Kami menerbitkan yang terbaik di genre:

    Thriller/suspense/detektif,
    Kisah-kisah cinta,
    Humor/komedi, horor/gothic,
    Fiksi sejarah,
    Fiksi-sains/fantasi,
    Memoar,
    Fiksi populer,
    dan lainnya.



Jika Anda mempunyai naskah novel orisinal (bukan karya terjemahan) yang cocok untuk Serambi, silakan kirimkan:

    Satu kopi naskah dalam bentuk print-out
    Sinopsis (tidak lebih dari satu halaman)
    Biografi ringkas penulis, termasuk biodata, riwayat pendidikan, dan karya yang telah diterbitkan

Jika Anda ingin menerjemahkan sebuah novel asing untuk Serambi atau jika Anda memiliki sebuah naskah terjemahan, silakan kirimkan:

    Sinopsis novel asing tersebut menurut Anda (tidak lebih dari satu halaman)
    Biografi ringkas penulis asli
    Biografi ringkas penerjemah, termasuk biodata, riwayat pendidikan, dan karya yang telah diterbitkan
    Satu atau dua bab contoh naskah terjemahan berikut teks aslinya (untuk kami nilai kualitas terjemahannya)

Kirim naskah Anda ke:
Redaksi Fiksi Serambi
Jalan Jatiwangi Raya No. 24,
Antapani, Bandung 40291

informasi lebih lanjut: (022)-7206343

Untuk mengetahui perkembangan naskah, bisa melalui no. diatas atau lewat email ditujukan kepada editor kami: sidik@serambi.co.id

Kami tunggu naskah Anda.

NB:

Serambi tidak menerbitkan naskah bergenre teenlit ataupun chicklit.

Redaksi tidak menerima naskah yang dikirim via e-mail.

Sebelum memberikan pertanyaan, mohon  dilihat juga pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan di bawah ini. Serambi tidak akan menjawab pertanyaan yang jelas-jelas sudah ada jawabannya.
1. Berapakah honor yang penulis dapatkan jika naskah diterima dan diterbitkan? Serambi menggunakan sistem royalti, yang nantinya dihitung berdasarkan tarif royaltinya, harga dan jumlah buku yang terjual di pasaran.
2. Alamat Serambi untuk mengirimkan naskah? Sudah jelas terpampang di atas.
3. Bagaimana caranya mengetahui kejelasan status naskah saya? Jika setelah 3 bulan masih belum ada jawaban, silahkan layangkan email ke editor kami di sidik@serambi.co.id
3. Saya masih pelajar/pemula dalam menulis naskah, bisakah saya mengirimkan naskah ke Serambi? Serambi melihat berdasarkan kualitas karya yang dihasilkan, jadi silahkan saja kirimkan naskah Anda.
4. Genre yang Serambi terima apa saja? sudah jelas terpampang di atas.
5. Bagaimana agar naskah saya diterima di Serambi? Ikuti saja persyaratan di atas dan yakinkan bahwa naskah yang dikirimkan, sudah yang terbaik dari apa yang bisa Anda hasilkan.
6. Font yang dipakai untuk menulis naskahnya, dan jumlah halamannya? Bebas.
7. Saya sudah lebih dari 3 bulan mengirimkan naskah dan sudah mengirimkan email ke editor untuk mengetahui perkembangannya namun belum ada balasan. Bagaimana agar saya bisa mengetahui kabar naskah saya? Silahkan ditelpon langsung ke no. 022-7206343 dan minta disambungkan dengan editor Sidik.

Kamis, 15 Maret 2012

diva press

Berikut ini kami lampirkan tata cara mengirimkan penawaran naskah kepada kami, Penerbit DIVA Press:

1.   Jika naskah yang dikirimkan adalah naskah fiksi (novel deasa/teenlit), penulis wajib melengkapi naskah tersebut dengan “sinopsis” yang dibuat dalam file terpisah dari isi naskah.
2.   Jumlah halaman naskah novel dewasa 250–400 halaman dengan format ukuran kertas A4, top 4 cm; bottom 3 cm; left 4 cm; dan right 3 cm, spasi ganda, font times new roman ukuran 12. Untuk naskah anak (untuk pembaca SD-SMP) dengan ketebalan minimal 50-100 hlm, sedangkan cerita anak (untuk TK-3 SD) dengan ketebalan maksimal 50 hlm.
3.   Jumlah halaman naskah novel teenlit 180–220 halaman dengan format ukuran kertas A4, top 4 cm; bottom 3 cm; left 4 cm; dan right 3 cm, spasi 2, font times new roman 12 pts.
4.   Jika naskah yang dikirimkan adalah naskah nonfiksi (buku agama/buku anak/buku pelajaran, dan sebagainya), penulis wajib melengkapi naskah tersebut dengan “daftar isi” serta “uraian keunggulan” naskah yang ditawarkan dalam file yang terpisah dari isi naskah.
5.   Jumlah halaman naskah nonfiksi 150–250 halaman dengan format ukuran kertas A4, top 4 cm; bottom 3 cm; left 4 cm; dan right 3 cm, spasi ganda, font times new roman ukuran 12.
6.   Judul email diisi dengan format: penawaran naskah + judul naskah (kode naskah).

Misalnya:

Ke:
redaksi_divapress@yahoo.com
deteensmail@gmail.com (email khusus teenlit)

Judul email: penawaran naskah I Found My Heart (Teen)

7.   Jika naskah dikirim via pos atau diantar sendiri, silakan tulis judul dan kode naskah di sudut amplop sebelah kanan.
Misalnya:
Judul: penawaran naskah Tuntunan Dzikir Sepanjang Hari (Ag)

8.   Kode naskah:
a.   (U)       :  untuk naskah buku umum, misalnya buku pelajaran umum, buku psikotes, buku traveling, dan sebagainya.
b.   (Ag)     :  untuk naskah buku agama Islam, misalnya buku tentang tata cara shalat, buku tentang manfaat puasa, buku wacana keislaman, dan sebagainya.
c.   (An)    :  untuk naskah buku anak, misalnya belajar membaca untuk anak, belajar membaca al-Qur’an untuk anak, belajar menggambar dan mewarnai, dan sebagainya.
d.   (Teen) :  untuk naskah buku remaja dan novel teenlit.
e.   (Nv)     :  untuk naskah novel dewasa.

Konfirmasi Naskah
1. Setiap naskah dalam bentuk print out yang dikirimkan ke redaksi DIVA Press dan ditolak, tidak akan dikembalikan kepada penulis. Penulis dipersilakan untuk mengambil naskah tersebut dengan datang langsung ke kantor redaksi maksimal 1 minggu setelah konfirmasi penolakan dari pihak redaksi.
2. Naskah yang sudah dinyatakan ditolak tidak akan diterbitkan oleh DIVA Press dan akan dibuang agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
3. Konfirmasi penerimaan naskah akan diberikan maksimal 1 bulan setelah naskah sampai ke meja redaksi.
4. Naskah yang telah diterima hanya akan diedit oleh staf redaksi DIVA Press yang berwenang.


NASKAH REMAJA : DIVA PRESS
Hello Guys,

Setelah de TEENS lahir sebagai lini baru DIVA Press untuk naskah-naskah teenlit, kini juga menyusul PING!!!, GACA, MAZOLA, SAVANA , dan Senja. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan di antara 6 nama tersebut, hanya saja, agar distribusinya bisa lebih luas, maka berbagai produk teenlit pun disebar merata.
Soal isi, tentu saja masih seputar remaja, yang disampaikan dengan bahasa remaja. Jika kamu punya naskah seperti itu, silakan aja kamu kirimkan via email: deteensmail@gmail.com. Format naskah denganketebalan 130-180 hlm, spasi 2, margin 4-4-3-3 cm (atas-kiri-kanan-bawah), Times New Roman, ukuran kertas A4. Lengkapi juga dengan biodata dan sinopsis novel (dari awal sampai akhir cerita)
Naskah yang masuk akan dievaluasi untuk kemudian diputuskan akan kami terima atau tolak. Lama evaluasi adalah 1 bulan dan keputusan akan kami kirimkan secara resmi via email.
So, kami tunggu naskah-naskah kamu, Guys,

Regads,
Divisi Teenlit DIVA Press Group
========================================================================
TIPS AGAR NASKAHMU BISA TERBIT DI DIVA PRESS
Oleh Edi Akhiles

Jika anda menulis dengan tujuan supaya bisa diterbitkan oleh penerbit, maka sangat tidak cukup bagi anda sekadar menulis dengan teknik baik, sistematika yang teratur, kajian matang, tidak plagiat, plus sumber refrensi yang kuat. Tidak! Anda masih perlu tahu satu kunci rahasianya lagi: BISA DIJUAL!
Yups, bisa dijual!
Oohhh, berarti DIVA Press nggak idealis dong kalau orientasinya adalah bisa dijual? Berarti DIVA Press kapitalis dong?
Ssssttt…jangan berisik gitu deh.
You should know one thing before talk to my hand: “Untuk dapat kertas, plate, tinta, lem, plastik, sampai kardus, paket, bensin, gaji karyawan, dan listrik, PAKE DUIT!”
Nah lho, duit beneran, bukan daun, apalagi janji palsu… Duit untuk bayar semua itu darimana? Dari buku yang laku! Buku yang nggak laku ya nggak ngasih duit. Belum lagi kalau ketipu orang to? Wwwkkk…udahlah untuk urusan nipu ini abaikan aja, biar ntar digebuki malaikat tahu rasa deh…(lihat, QS, 9:35, 49:12, 73:42). Biar mantep yang baca tips ini dah…
Aku nggak pernah bisa gol kok, seperti gol indah Messi, Iniesta, dan Xavi, nyoba bilang ke kantor PLN: “Pak, Bu, saya ini orang idealis, bahkan rela mati demi idealisme saya memperjuangkan kebenaran dan membasmi kebatilan di muka bumi ini. Karena saya orang idealis, maka saya tidak perlu bayar listrik pakai uang ya!”
Atau, dengan gaya orator ulang, saya bilang ke semua karyawan saya dalam sebuah meeting yang tanpa makan dan minum: “Tahukah kalian bahwa saya ini orang idealis, jadi gaji kalian tidak perlu saya bayar dengan duit. Hidup idealismeeeee…!!!” Kok sepiii yaaa…? Oooo ternyata pada kabur semua, nggak mau kerja lagi.
Teramat sangat banyak naskah yang masuk ke meja review saya, dalam setiap bulan bisa sampai di atas 200 naskah, yang sebagian besar “terpaksa” saya tolak bukan karena tidak sistematis, tidak detail kajiannya, tidak kebule-bulean atau kearab-araban daftar pustakanya, dll., tetapi lebih karena analisa kami bahwa ini tidak bisa dijual!
“Butul, butul, butul,” kata Pak Cik Pier Mohd yang juga nggak ngerti siapa gerangan bapak Upin dan Ipin itu saat kutanya waktu kunjungan ke kantor saya, seringkali naskah bagus secara materi dan penyajian terpaksa saya tolak karena temanya sangat tidak bisa dijual, tidak laku di pasaran. Vonis ini ada analisanya, risetnya, jam terbangnya, bukan asal bin ngawur atau pun kegenitan dan ugal-ugalan ala si Moko, Andit, Singgih, atau Kangmastono itu, dan biarlah jadi rahasia kami saja ya…hooo..hooo…
Akibatnya, tujuan supaya naskah yang ditulis bisa kami terbitkan, bahkan dibelain dengan riset dan juga air mata saking tertohoknya saat menulis kayak cerita lebay Endik Koeswoyo itu, gagal total. Ya, bukan karena jelek, tapi temanya basi, tidak menarik, dan kalau dipaksakan terbit pasti tidak laku!
Boleh jadi emang, vonis kami bahwa naskah ini tidak laku, karenanya tidak kami ambil, ternyata tidak diamini penerbit lain. Ya sudahlah, itu hanya soal ikhtilaf, perbedaan pendapat, dan we know, ikhtilaful ummati rohmatun!
Yang pasti, bila anda menulis untuk bisa terbit di kami, jangan lupakan satu hal: bisa dijual!
Dan, untuk tahu apa saja gerangan yang bisa dijual sekarang, bulan depan, atau tahun depan, ada dua teknik yang bisa dilakukan setiap penulis: (1) Jalan-jalan dong ke toko buku, liat deh terutama buku-buku yang dipajang di display bestseller, atau cari dong tema-tema yang unik, segar, atau perhatikan deh momen-momen khusus yang sedang bergulir. (2) Tanya deh pada kami langsung bahkan sebelum menulis, atau ajukan dulu deh judul, daftar isi, dan sinopsinya, asal nggak minta fee dulu. Kami siap membantu mengarahkan karya Anda supaya berada di shiratal mustaqim dengan pasar buku terkini. Boleh via email, phone, pesbuk, atau janji ketemuan di bawah pohon ciplukan dan krokot sambil bawa tikar dan rantang, wwkkk.wwkkkk….
Jika diprosentase, hanya 20% naskah masuk yang bisa kami terima. Aduuh, emannya yang 80% lagi, yang sudah ditulis dengan susah payah, terpaksa nggak bisa terbit hanya karena anda tidak memperhatikan apakah naskah anda bila diterbitkan akan laku atau tidak.
Ahhhh…sayangnya, sayangnya. Sampai sekarang, saya belum pernah menemukan secerumuk penerbit pun yang sedari awal menerbitkan buku dengan niat: “Biar rugi!”
Dudet ah.. 

Rabu, 14 Maret 2012

bukune


Syarat Pengajuan Naskah

Hai, temans! Berikut ini adalah kategori naskah yang ada di Bukuné. Buruan kirim naskahmu berdasarkan kategori yang kamu pilih.



1.    PELIT (PERSONAL LITERATURE) KOMEDI
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ

Jl. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630

(Kode Naskah: PELIT KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)
  • Contoh buku PELIT KOMEDI:
  1. Cado-cado (Ferdiriva Hamzah)
  2. Ngeri-Ngeri Sedap (Benedion)
  3. Benabook (Benakribo)
  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis PELIT KOMEDI dapat kamu baca di sini!

2.    NOVEL KOMEDI
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ

Jl. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630

(Kode Naskah: NOVEL KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)
  • Contoh buku NOVEL KOMEDI:
  1. Lintang-Lantung (Roy Saputra)
  2. Past & Curious (Agung Satriawan)
  3. Sabtu Bersama Bapak
  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis NOVEL KOMEDI dapat kamu baca di sini!

3.    KOMEDI YANG BELUM TERDEFINISIKAN (KUMPULAN KOMEDI)
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 60-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk font judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenus huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekan atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original), bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ

Jl. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630

(Kode Naskah: KUMPULAN KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)
  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis KUMPULAN KOMEDI dapat kamu baca di sini!

4.    KOMIK
Ketentuan naskah:

-    Naskah komik dibuat dengan ketebalan minimal 120 halaman dengan ukuran 19cm x 13cm.

-    Kirimkan contoh gambar dan contoh komik (sudah berpanel) minimal 6 halaman.

-    Komik bisa berupa komik strip (min 3 panel) atau cerita per buku.

-    Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah *yang bisa diunduh di website Bukune

-    Cerita tidak mengandung SARA, menjelekan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.

-    Karakter dan cerita dalam komik harus asli bukan milik atau hak cipta orang lain

-    Kirimkan komik kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ 

Jl.H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan

12630
Contoh komik:

-    Manjali (Dannie Faizal)

-    Si Juki (Fazameonk)
Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis KOMIK dapat kamu baca di sini!

5.    NOVEL HOROR
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukune.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ

Jl. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630

(Kode Naskah: NOVEL HOROR – ditulis di naskah dan di amplopmu
  • Contoh buku NOVEL HOROR:
  1. Devil’s Game (Cerberus Plouton)
  2. Apartemen Berhantu (Rettania)
  3. Bisikan Kotak Musik (A.H. Igama)
  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis NOVEL HOROR dapat kamu baca di sini!

6.    KUMCER HOROR
  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukune.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:
REDAKSI BUKUNÉ

Jl. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630

(Kode Naskah: KUMCER HOROR – ditulis di naskah dan di amplopmu)
  • Contoh buku KUMCER HOROR:
  1. Danur (Risa Saraswati)
  2. After School Horror (Nana R. Praptini)
  3. Haunted Night (Peter Spy)
  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis NOVEL HOROR dapat kamu baca di sini!

7.    PSIKOLOGI POPULER
  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:
Redaksi Bukune

Jln. H. Montong No. 57

Ciganjur Jagakarsa

Jakarta Selatan 12630

Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas


Untuk melengkapi persyaratan pengajuan naskah, silakan download Form Checklist Naskah di sini!

Minggu, 11 Maret 2012

erlangga


Kriteria naskah:

1. Naskah harus merupakan karya asli
2. Belum pernah dipublikasikan penerbit lain.
3. Memiliki jalan cerita yang menarik.
4. Naskah ditulis dengan rapi (logis dan sistematis).
5. Memiliki peluang pasar yang baik.
6. Tidak menimbulkan kontroversi, terutama berhubungan dengan moral dan agama.
7. Tidak merupakan karya plagiat/pelanggaran hak cipta
8. Lengkapi dengan sinopsis
9. Sertakan kelebihan dan kekurangan naskah yang Anda miliki dibandingkan dengan buku-buku bertema serupa yang sudah beredar di pasar.

Prosedur Pengajuan Naskah:

Jika naskah telah memenuhi kriteria di atas. Kirimkan naskah Anda dengan prosedur sbb:

Kirim naskah Anda (lengkap) berupa print out atau dalam bentuk CD ke:
1. Departemen Editorial Penerbit Erlangga,
Jl. H. Baping No. 100, Ciracas
Jakarta Timur 13720
U.p.: Maya Yulianti/ Fikri Somyadewi.


Atau

Ke alamat email: naskah[at]erlangga.co.id

2. Sertakan informasi sbb:
• Surat pengantar.
• CV (Daftar Riwayat Hidup) dengan alamat lengkap, nomor telepon, dan alamat email yang dapat dihubungi.


Jika Redaksi menolak penerbitan naskah, kami akan memberikan kabar via surat, telepon, atau email. Bahan naskah tidak akan dikirimkan kembali kecuali disertai perangko yang mencukupi.

Apabila naskah layak terbit, kami akan memberikan kabar via surat dan telepon, dan dilanjutkan dengan pengajuan pembayaran.

Selasa, 06 Maret 2012

ufuk publishing house

salam pecinta buku,
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan Anda menyerahkan naskah kepada kami. 

Syarat pengiriman naskah ke Ufuk Publishing House :
1. Ditulis dalam font times new roman, ukuran 12 spasi rangkap
2. Menuliskan sinopsis karya yang berisi kelebihan karya ini serta diferensiasi dengan karya lain yang sudah berada di pasaran.
3. Naskah dapat Anda kirimkan via pos ke :

Redaksi Ufuk Publishing House.
Jl. Kebagusan III, Komplek Nuansa Kebagusan 99,
Kebagusan, Ps.Minggu
Jakarta Selatan
Telp.021-78847037
Fax.021-78847012


atau via email ke

redaksi@ufukpress.com 

Senin, 27 Februari 2012

Mr. Simple



SJ) Because you naughty, naughty, hey! Mr. Simple
Because you naughty, naughty, SUJU ganda!

KYUHYUN) Sesang-ee nae mamdaero ahn dwendago hwaman naemyuhn geuruhl piryo uhbji
SIWON) Guhkjuhngdo paljada jageun ire nuhmoo yuhnyuhnhaji malja mome johji anha

HEENIM) Suhngjuhgi johaddaga nappadaga geuruhn guhji mwuh heung! Shiljuhgi olladdaga dduhruhjyuhdda geuruhn ddaedo ijji
DONGHAE) Uhjjuhmyuhn gwaenchanha swiuh ganeun guhtdo joha modeun guhshi ddae ddae ddae ddae ddaega inneun guhnikka

YESUNG) Geudaega namjaramyuhn chingool manna sool han jane tuhruhbuhrigo (Alright!) Alright

RYEOWOOK) Geudaega yuhjaramyuhn chingool manna sooda dduhruh nallyuhbuhrigo (Alright!) Alright, Alright

SJ) Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)

SJ) Gaja gaja uhsuh gaja makyuhsseul ddaen doragaja golchi apa jukkeddamyuhn oneul harooman nolgo boja
Ahn geuraedo guhchin sesang jooguhra ddwimyuhn naman jichyuh gidaryuhbwa ahkkyuhdwuh bwa nuhui nari god oltenikka

SJ) Blow your mind gara Mr. Simple
Blow your mind ddaega wajjanha dooryuhwuh malgo
Blow your mind gaja Mr. Simple
Blow your mind ddaega wajjanha joonbi dwaejjanha

SUNGMIN) Sok ssuhkneun iri han doo gaji anin sesange woorin sara geuguhn aedo ara
LEETEUK) Mwuh iruhke uhryupna woori jal muhkgo jal jago ddo jarhamyuhn geuruhke hamyuhn dweji

RYEOWOOK) Geudaega hwaga namyuhn chingool manna dwitdamhwaro pooruhbuhrigo (Alright!) Alright
EUNHYUK) Geudaega gweropdamyuhn norae boolluh sori jilluh nallyuhbuhrigo (Alright!) Alright, Alright

SJ) Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)

EUNHYUK) Dance
LEETEUK) Jayooran ge mwuh geuri byuhlguh inna
DONGHAE) Just get it Get it
LEETEUK) Sosohan iltarui jaemi
RYEOWOOK) Doongdoongdoong koongkoongkoong
SHINDONG) Sarainneun geudael neukkigo shipna
DONGHAE) Just grab it Grab it
SHINDONG) Gaseum ddwineun nae kkoongdeurui yegi
RYEOWOOK) Doongdoongdoong koongkoongkoong
SJ) (Because you naughty, naughty)

KYUHYUN) Ije guhkjuhng hajima apen joheun nari ol guhya shimgakhan yegin da dwiro mirwuhdoogo
YESUNG) Oneureun balkge woosuhbwa geudaeui hwanhan wooseume modoo giboon jihajyuh

SJ) Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaeneun geudaero muhtjyuh
Bwara Mr. Simple, Simple geudaeneun geudaero yeppuh (SJ Call!)

SJ) Gaja gaja uhsuh gaja makyuhsseul ddaen doragaja golchi apa juggeddamyuhn oneul harooman nolgo boja
Ahn geuraedo guhchin sesang jooguhra ddwimyuhn naman jichyuh gidaryuhbwa ahkkyuhdwuh bwa nuhui nari god oltenikka

SJ) Blow your mind gara Mr. Simple
Blow your mind ddaega wajjanha dooryuhwuh malgo
Blow your mind gaja Mr. Simple
Blow your mind ddaega wajjanha joonbi dwaejjanha

Senin, 20 Februari 2012

Pasta OST [Every Single Day - It's a Lucky Day]


Oh Alright!
1, 2...1, 2, 3, 4!!

Naui jameul kkae-uneun
Mae-il banbogdweneun TV-sori
Oneuldo yeojeonhi
Gaseum ddeollyeo-oneun naui jilju

IT'S LUCKY LUCKY LUCKY DAY
I WANT YOU EVERY SINGLE DAY
Oneuldo dallilgeoya highway
Oraen gidarimeun annyeong

Eonjerado joha
Shiweonhan oh weorui noraetsori
Sanggwaehan baramgwa
Gwitgareul ganjireobhin hwiparam

IT'S LUCKY LUCKY LUCKY DAY
I WANT YOU EVERY SINGLE DAY
Oneuldo dallilgeoya highway
Oraen gidarimeun annyeong

IT'S LUCKY LUCKY LUCKY DAY
I WANT YOU EVERY SINGLE DAY
Oneuldo dallilgeoya highway
Oraen gidarimeun annyeong

IT'S LUCKY LUCKY LUCKY DAY
I WANT YOU EVERY SINGLE DAY
Oneuldo dallilgeoya highway
Oraen gidarimeun annyeong

IT'S LUCKY LUCKY LUCKY DAY
I WANT YOU EVERY SINGLE DAY
Oneuldo dallilgeoya highway
Oraen gidarimeun annyeong

Minggu, 19 Februari 2012

Dream High-dream high cast (dream high OST)



I Dream High nan kkumeul kkujyo
Hindeul ttaemyeon nan nuneul gamgo
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo

Duryeoumeui kkeuteseo nan
Oneuldo heundeullijyo
Tteorejilkka bwa naraoreuji mothaneun
Eorin saecheoreom

Jakku naega hal su inna
Nae kkumi irweojilkka
Naeditneun georeum han georeum georeumi dashi
Duryeoweo jil ttaemada

I Dream High nan kkumeul kkujyo
Himdeul ttaemyeon nan nuneul gamgo
http://awansetya18.blogspot.com/
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo

I can fly high naneun mideoyo
Eonjenganeun jeo haneulwiro
Nalgaereul pyeogo nugubodado
Jayurobge nopi nara oreul geoeyo

Neomeojin nal ireukkyeo jul
Yonggiga phiryohajyo
Meonjireul teolgo dashi ireona tto han beon
Ttwieogal yonggiga

Dashi han beon nareul midgo
Naeui unmyeongeul midgo
http://awansetya18.blogspot.com/
Modeun geol geolgo nae kkiboda nopeun byeogeul
Ttwieo neomeulgeoeyo ~Oh

I Dream High nan kkumeul kkujyo ( kkumeul kkujyo )
Himdeul ttaemyeon nan nuneul gamgo
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ( dashi ) ireonajyo ( Oh )

I can fly high naneun mideoyo
Eonjenganeun jeo haneulwiro ( jeo haneulwiro )
Nalgaereul pyeogo nugubodado
Jayurobge nopi ( nan ) nara oreul geoeyo

Dream high a chance to fly high
Apeumdeureun ijen modu da bye bye
Haneure inneun jeo byeoldeul
Cheoreom nopi narabwa ni kkumdeureul
Pyeolchyeo boneun geoya time for you to shine
Ijebuteo shijagiya gotta make ‘em mine
http://awansetya18.blogspot.com/
Ni soneuro irweoga mirael duryeoweo hajima
Ijen himkkeot jashinitge georeoga
Destiny sukmyeongiji meomchul su eopneun
Unmyeongi jigeum uri nunape pyeolchyeojiji
Igeon neoreul wihan whole new fantasy
Geureoni ijebuteo yeogi soneul jaba
Urieui mikpyoneun jigeumbuteo hana
Kkumgwa mirae pogi haji anha
Jeolmeum yeoljeong yeogi moduda Dream High

I Dream High nan kkumeul kkujyo ( kkumeul kkujyo )
Himdeul ttaemyeon nan nuneul gamgo ( nuneul gamgo )
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo ( Oh )

I can fly high naneun mideoyo ( mideoyo )
http://awansetya18.blogspot.com/
Eonjenganeun jeo haneulwiro ( jeo haneulwiro )
Nalgaereul pyeogo nugubodado
Jayurobge nopi nara oreul geoeyo

Minggu, 12 Februari 2012

End of The Day - V.O.S Romanization Version



ganulsu eomneun gipeun seulpeumi
naui onmomeul samkyeobeorildeusi
gipeun hansumi naui balgeoreumwiro
ssahyeomanganeun haruui kkeute

mul gi eorin neoui nunbit doesaranago
dasi nuneul tteumyeon harumankeum meoreojineunde
mundeuk dorabomyeon yeojeonhi nan jejari georeum
eonjejjeumimyeon neoreul mannalkka

hangeoreum hangeoreumssik meoreojineun himgyeoun sarme
neuringeoreum hangeoreumssik nege daheul geunalkkaji

mul gi eorin neoui nunbit doesaranago
dasi nuneul tteumyeon harumankeum meoreojineunde
mundeuk dorabomyeon yeojeonhi nan jejari georeum
eonjejjeumimyeon neoreul mannalkka

hangeoreum hangeoreumssik meoreojineun himgyeoun sarme
neuringeoreum hangeoreumssik nege daheul geunalkkaji

gaseume morachineun i apeumi binmuri doeeo
sesangsoge beoryeojineun nunmulcheoreom heulleogado
http://awansetya18.blogspot.com/

neurin georeumeuro ganeun i gire
nae soneul jjabeul ssaram hana eopkko
sesangi nal michige heundeureo
jabaduryeo handaedo dasi georeo galteni

hangeoreum hangeoreumssik meoreojineun himgyeoun sarme
neuringeoreum hangeoreumssik nege daheul geunalkkaji

Sabtu, 04 Februari 2012

Love You To Death - KCM feat Soul Dive Romanization Version


Geujo bara bogiman hedo kaseum mungkeul han saram
Geujo hamkke itneun iyuman euro do nareul haengbok hage haneun saram

Geude ege iron sarami na il sunun obneun ji
Heotdwen yokshim euro geudel ireul kka bwa esso geuri umeul nureu jiman

Chuk dorok geudel sarangha neunde
Chuk dorok geudel wonha neunde
Otohke nega ichul suga issumnikka
I motnan nareul yong sohe chwoyo

[Rap]
No temune jakku mogi me o micho
Charari na bogo geujo chugeu rago shikyo(chwo)
Kokchong dweneun ge sarangin gol otohke (nol icho) otohke (nol jiwo)
Joheun oseul bomyon ne seng gak i na
Mogeodo ne seng gak e ne mogi ta
Motnan nareul geudeyo yongsohe chwo
(otohke (nol icho) otohke (nol jiwo)

Michi dorok bogo shipodo gajil sun obneun saram
Nege sarang iran apeum gareu chyo jun geu nyang nunmul nage cho eun saram

Geude ege iron sarami na il suneun obneun ji
kwenhan gidae soke ne mam dachil kka bwa esso geudel pihae danyot jiman

Chuk dorok geudel sarangha neunde
Chuk dorok geudel wonha neunde
Otohke nega ichul suga issumnikka
I motnan nareul yong sohe chwoyo

[Rap]
Nae nune neun noman boyo ne gwi e neun noman deuryo
Keuronde ne ipeun amu maldo mothe
Geuriwo do bogo shipda mareul mothe
Kidaryo do kida rinda mareul mothe
pabo gatda mongchong hada yogeul hedo soyong obso
Geu kkajit chachon shimi desu nya go ne kaseumeul chyo
Neol temune dolgesso wanjon michi gesso
Neol sarang hae geuredo neol sarang hae

kachi do mothe itchido mothe geuri um majo byongi dwen ne sarang
pabo ya neol chuk dorok sarang hae na egen no hana ppun ya

Chuk dorok geudel sarangha neunde
Chuk dorok geudel wonha neunde
Otohke nega ichul suga issumnikka
I motnan nareul yong sohe chwoyo

[Rap]
Chuk dorok geudel sarangha neunde
(no temune nega micho mogi me o michyo charari na bogo chugeu rago geure)
Chuk dorok geudel wonha neunde
(no temune nega micho mogi me o michyo)
Otohke nega ichul suga issumnikka
(otohke nol icho otohke nol jiwo)
I motnan nareul yong sohe chwoyo
I motnan nareul yong sohe chwoyo
http://awansetya18.blogspot.com/

[Rap]
Sarang hal bame neun chuk dorok sarang haja
I sarange gyolko nunwe tawin malja
nega narel saranghaji anado
Neon yongwonhi ichyo jicha anachyo
i samak sogeul honja georodo
Wiro umi molmuk goshi obsodo
Nunmuri on bameul jok syodo
Saranghal bame neun chuk dorok sarang haja

Jumat, 03 Februari 2012

Lirik Lagu Art2Tonic "BACO BECCE 2"

Lirik Lagu Art2Tonic
BACO BECCE 2
Genap sudah setahun Baco Becce Si Love-Love
Genap sudah setahun Baco Becce Si Cippo-Cippo
Kini waktunya Baco untuk melamar Becce
Biar yang haram-haram bisa menjadi Halal

Penuh semangat Baco menjual semua aset
Dari kebun, pohon kelapa sampai radio kaset
Total-totalnya Baco dapat tujuh juta, busyet
Percaya diri Baco pun pergi melamar Becce

Mauka melamar tanta
Mauka lamar anakta tanta,
Tabberapa anakna tanta,
Tabbulinta

Maaf..Maaf  Baco kalau cuma tujuh juta
Tidak cukup biar mau sewa kursi sama tenda
BBM baru naik harga daging juga naik
Otomatis daging Becce juga pasti naik

Bapak minta minimal pannaik 70 juta
Bapak minta erang-erangnya 70 macam
Pestanya ya, minimal di Hall Room MPH
Artisnya ya, minimal konser 3 DIVA
Oh..Bapak tega-tegata Bapak
Takkala bunuhma Pak
Takkala hancurma Pak

Back Vokal
Kenapa juga harus ada erang-erang
Kenapa juga pannaik harus banyak uang
Jadi kesannya Bapak kayak jualan orang
Kenapa tidak, Becce pajang saja di warung

Heii…Baco jangko sembarang bicara

Mau diapa adat tidak boleh ditentang
Mau diapa adat tidak boleh ditantang
Sudah begini aturan dari nenek moyang
Kalau kau protes, protesko sama nenek moyang

Aduh Bapak ! Aduh Ibu ! Jangki tallewa’-lewa’
Biar mami demi cinta tapi ku terbangka banget
Tak kusangka uang pannaik ikut harga BBM
Pantas saja itu Becce suka bau Minyak Tanah

Aduh…Baco bukannya Bapak mau tallewa’-lewa’
Di sini tongmi dilihat usahamu cowok
Jangan sampai kau lamar anakku hanya modal cinta
Hari gini sudah tidak ada artinya cinta
Oh Bapak tega-tegata Bapak
Takkala Bunuhma Pak
Takkala hancurma Pak

Back Vokal
Kenapa juga harus ada erang-erang
Kenapa juga pannaik harus banyak uang
Jadi kesannya Bapak kayak jualan orang
Kenapa tidak, Becce pajang saja di warung

Mau diapa adat tidak boleh ditentang
Mau diapa adat tidak boleh ditantang
Sudah begini aturan dari nenek moyang
Kalau kau protes, protesko sama nenek moyang

Sudahlah Baco, mending cari Becce lain saja
Lagi pula apa yang kau buru sama itu Becce
Semua begituan kan kentut dan rasanya sama
Paling-paling yang bedakannya hanya beda ekspresi

Back Vokal
Kenapa juga harus ada erang-erang
Kenapa juga pannaik harus banyak uang
Jadi kesannya Bapak kayak jualan orang
Kenapa tidak Becce pajang saja di warung

Mau diapa adat tidak boleh ditentang
Mau diapa adat tidak boleh ditantang
Sudah begini aturan dari nenek moyang
Kalau kau protes, protesko sama nenek moyang

#Di Tulis Ulang Oleh Mac Dhawanks (La Dawan Piazza)

Minggu, 29 Januari 2012

put ur hands up (2 pm)


ullyo pojineun eumage matchwo
Everyone put your hands up and get your drinks up
on sesangi hamkke michyo
Everyone put your hands up and get your drinks up

Now put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put

bollyumeul nopyo seupiko tojidorok geurigo modu hamkke michyo jongsin ppajidorok
jongsin ppajidorok
jongsin ppajidorok
on momeul heundeuro bwa bwa amu senggak an nadorok

oneul modu hamkke bam se ne mare dong-euihaneun saram manse oneul kkeutkkaji gyesok dallyogase
irya! irya! You know what I’m sayin’ igon gwiro deutneun piro hwebokje yongyangje
patireul toteurineun gipokje bam se heundeullineun bulbiche ttak oulliji ne mal matje

ullyo pojineun eumage matchwo
Everyone put your hands up and get your drinks up
on sesangi hamkke michyo
Everyone put your hands up and get your drinks up

Now put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put

Here we go here we go gyesok dallijago
ije gyou yoldu si ajik he tteullyomyon morotdago
geuroni han jan do masigo dasi sijakhajago

hega tteugi jone jolde eumagi kkeunkineun iri opge DJ oneul bameul butakhe
“oppa midodo dweji OK?” Yes Sir naneun monjo deurogalge iron mari naoneun iri opge
sul han janeul dagachi deurikilge one shot dagachi ja galge

ullyo pojineun eumage matchwo
Everyone put your hands up and get your drinks up
on sesangi hamkke michyo
Everyone put your hands up and get your drinks up

Now put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put

Don’t stop oneul bameun tto-oreuneun modeun senggageun biwo borigoneun dagachi jeulgyo bwa
Oh

Now put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put put your hands up
put your hands up put put put put put
put your hands up put your hands up
put put put put put
put your hands up

source : liriklagu4u
hunting by Specialjoker

Selasa, 24 Januari 2012

Love Is Move "Secret"

 
Come On (Come On) Come On (Come On)
Come On (Come On) Come On (Come On)

Neon ajik nareul molla, eolmana jalna ga neunji
niga shwibge bol yeoja ga aningeol (No No No)
sarangeun wonrae jiki neunge eoryeo wo (Love Love Love)

Ah jeongmal michigesseo, wae joljol ttara wa
nappeun saram anira myeo ttara wa (No No No)
geunde eotteokhae gakkeum nado heundeullyeo (Love Love Love)

Isseul ttae jalhae (jalhae jalhae)
namjan manha (manha manha Oh)
neon jeongmal molla, hanchameul molla
neo neo neo neo neo neo neo neon

Sarangeun Move Move, sarangeun Move Move
bangshim hadagan domang ga
ginjanghae neo neo, joshimhae neo neo
sarangeun umjiki neun geoya

Come On (Come On) Come On (Come On)
watda gatda watda gatda, heundereo naemam
Come On (Come On) Come On (Come On)
iri jeori iri jeori, heundeureo naemam

Dalla do neomu dalla
mae dallil ttaen eonjego
yeonghwa bogo babman meokgo he eojyeo (No No No)
noryeoki eobtneun sarangi nan jigyeo wo (Love Love Love)

Isseul ttae jalhae (jalhae jalhae)
namjan manha (manha manha Oh)
neon jeongmal molla, hanchameul molla
neo neo neo neo neo neo neo neon

Sarangeun Move Move, sarangeun Move Move
bangshim hadagan domang ga
ginjanghae neo neo, joshimhae neo neo
sarangeun umjiki neun geoya

Come On (Come On) Come On (Come On)
watda gatda watda gatda, heundereo naemam
Come On (Come On) Come On (Come On)
iri jeori iri jeori, heundeureo naemam

Yeah~ C'mon Everybody
maeil gati bappeu dago ping gye mandae
sarang haneun yeoja hante geureom andwae
malloman geuchinge, nal gatgo jeul ginge
nae mami Shake It Shake It Shake It Ma Boy!

Neottaeme Oops! Oops! neottaeme Oops! Oops! (Ooh~ neottaeme)
haedo haedo hae neomuhae (neomuhae yeah)
dabdabhae neo neo gabgabhae neo neo
yeoja neun galdae gateun geoya

Sarangeun Move Move, sarangeun Move Move
bangshim hadagan domang ga
ginjanghae neo neo, joshimhae neo neo
sarangeun umjiki neun geoya

Come On (Come On) Come On (Come On)
watda gatda watda gatda, heundereo naemam
Come On (Come On) Come On (Come On)
iri jeori iri jeori, heundeureo naemam

TRANSLATION:

Come On (Come On) Come On (Come On)
Come On (Come On) Come On (Come On)

You don’t know me yet, you don’t know how popular I am
I’m not the kind of easy girl for you to see (No No No)
Love is always hard to protect (Love Love Love)
Ah you’re driving me crazy, why are you following me
You follow me and say you’re not a bad person (No No no)
But what should I do, sometimes I falter (Love Love Love)

Be good when you have it (Be good Be good)
There are plenty of men (plenty plenty oh)
You don’t know, you really don’t know, you you you you you you
Get nervous, you you watch out, you you, love changes

*Come On (Come On) Come On (Come On)
It comes and goes, comes and goes, you shake my heart
Come On (Come On) Come On (Come On)
Here and there, here and there, you shake my heart

You’re so different, you used to pursue me
But now we watch a movie, eat and say goodbye (No No No)
I’m sick of love that has no efforts (Love Love Love)

Be good when you have it (Be good Be good)
There are plenty of men (plenty plenty oh)
You don’t know, you really don’t know, you you you you you you
Love is Move Move, love is move move
It runs away when you’re unwary
Get nervous, you you watch out, you you, love changes

*Repeat

Yeah~ C'mon Everybody!
You always make excuses that you’re busy
You shouldn’t do that to the girl you love
You only said things, you only had fun with me
My heart is, shake it, shake it, shake it, ma boy!

Because of you, oops! Because of you oops! Oops!
This is too much, it’s so aggravating, you’re so suffocating
Girls are like reeds^

Love is Move Move, love is move move
It runs away when you’re unwary
Get nervous, you you watch out, you you, love changes

*Repeat

Minggu, 22 Januari 2012

SNSD – The Boys

 
geobi naseo shijak jocha anhae bwat damyeon
geudaen tudeol daeji mara jom! (GG)
jujeo hamyeon gihwe neun modu neoreul bikyeo ga
gaseum pyeogo nawa bwara jom! (T.R.X)

B-Bring the boys out (Yeah, You know)
B-Bring the boys out (We bring the boys out! We bring the boys out!)
B-Bring the boys out (Yeah)

sunrie majchwo saneun geot neon gildeul yeojyeo beoryeot ni?
gwaenchanhni? (Get up)
amdam han sesangi geudael junuk deulge mandeuni?
(That’s funny) gwaenchanhni?

geunyang bolsu ga eobseo nan, budi jhigo kkaejyeo do
myeot beon igo il eona
nalka robge meotjige, ireul nae goya maldeon
ne yaseongeul boyeojwo, My boy

B-Bring the boys out

Girls’ Generation make you feel the heat!
jeon segye ga neoreul jumok hae
(B-Bring the boys out)
wipung do dangdang haji bbyeot sok buteo neon, wonrae meot jyesseo
You know the girls?
(B-Bring the boys out)

heundeulliji malgo geudaen jaril jikyeo
wonrae jeonjaeng gateun salmeul saneun ingan ingeol
neoneun wae? (Yes fly high!) beolsseo wae? (You fly high!)
pogi hae, Oh neon meoreot janha

neoye jib nyeomeul boyeojwo, jigureul jom heundeureo jwo
modu ga neol bolsu itge
yeoksa neun saerobge, sseuyeo jige dwel geol?
ju ingong eun baro neo! baro neo!

B-Bring the boys out

Girls’ Generation make you feel the heat!
jeon segye ga neoreul jumok hae
(Bring the boys out)
wipung do dangdang haji bbyeot sok buteo neon, wonrae meot jyesseo
You know the girls?
(Bring the boys out)

Girls bring the boys out!

I wanna dance right now!
naega ikkeureo julge come out.
sesang namja deuri yeo nan, No.1 ji hereul juneun Athena.
Check this out!
jeulgyeo bwara, dojeon ye seolleim
imi modu gajin sesang ye namja
geudaero jjuk ganeun geoya keep up!
Girls’ Generation, We don’t stop!

(B-Bring the boys out)

makhyeo beoryeot deon mirae ga, an boyeot deon mirae ga
ne nun ape pyeol chyeojyeo
jeomjeom deo wanbyeok han, ne moseube machi
nan bballyeo deul geot gata, My heart

geobi naseo shijak jocha anhae bwat damyeon
geudaen tudeol daeji mara jom! (B-Bring the boys out) (Just bring the boys out)
jujeo hamyeon gihwe neun modu neoreul bikyeo ga
gaseum pyeogo nawa bwara jom! (B-Bring the boys out)
(jujeo hamyeon gihwe neun modu neoreul bikyeo ga
gaseum pyeogo nawa bwara jom!)

‘Cause the girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out
Girls bring the boys out

Girls’ generation make’em feel the heat!
jeon segye ga uril jumok hae
(B-Bring the boys out)
sesangeul ikkeul namja meotjin yeoja deul, yeogi moyeora
You know the girls?
(B-Bring the boys out)

Jumat, 20 Januari 2012

mayday (fugitive plan B)

 
eodumsoge deullyeooneun tic toc tic toc
oetoriga doeeobeorin tic toc tic toc
sangcheobadeun nunbicheuro tic toc tic toc
ijen neoui sigani dwaesseo
chakgage sarojaphin neoneun dangerous
sesangeul sogindahaedo
unmyeongeul pihalsun eobseo
rulleseun beolsseo sijakdwaesseo make it out
haenguni neoui gyeoteul jikyeojulgeoya

May day May day May day
listen to my heart
this is May day May day
I don’t have to time
May day May day May day
don’t you understand
nareul anajwo
dasi nareul honja beoryeodujima

chumeulchuneun sesangsogeting tong ting tong
gasikjeogin nunbicheuroting tong ting tong
majimagi olttaekkajiting tong ting tong
meomchugien neujeobeoryeosseo
himeobsi dagaseoneun neoneun serious
bigeophan rurirahaedo
neon bunmyeong jalhaenaelgeoya
tteollineun neoui moksorireul turn it up
gangnyeolhan mudaewie momeul matgyeobwa

May day May day May day
listen to my heart
this is May day May day
I don’t have to time
May day May day May day
don’t you understand
nareul anajwo
dasi nareul honja beoryeodujima

modeunge sarajindago haedo
neomaneun irko sipji anha
May day May day
nal pyeonanhage hago
tto misojitge haneun neonikka

May day May day May day
listen to my heart
this is May day May day
I don’t have to time
May day May day May day
don’t you understand
nareul anajwo
dasi nareul honja beoryeodujima

May day May day May day
listen to my heart
this is May day May day
I don’t have to time
May day May day May day
don’t you understand
nareul anajwo
dasi nareul honja beoryeodujima

Rabu, 11 Januari 2012

CNBLUE_[FIRST STEP]


Uh come on yeah

naega nal ddeonal georan jikgami wa (Don’t give up)
jakkuman ireon jeoreon pinggyaedeulman (Don’t give up)
neukkimi dallatdeon ssaneulhan Bye Bye (Don’t give up)
nan bonael su eobseo (Because I love you)

narul saranghanda hal ddaen eonjego ijae waseo Why you say goodbye
idaero bonael sun eobseo (because I love you)

iyuh anin iyuro
narul ddeonagaryeo hajima

Please don’t go go go jebal ddeonakajima
hanbeonmanirado nal dorabwajullae
http://awansetya18.blogspot.com/
Please don’t go go go seulpeun insanun shireo
neol saranghanikka dashi dorawa

Step by step one two three Dipdi daridu
gingin shigandeuri neorul jiweogagettjiman
Step by step one two three Dipdi daridu
nan haru haruga gotongilgeoya

neowa nan kkutiranun jikgami wa (Don’t give up)
jakkuman ireonjeoron jjajungdeulman (Don’t give up)
gihweeman yeotboda chagaun Bye Bye (Don’t give up)
nan bonael su eobseo (Because I love you)

geojit gateun sarangi
jeomjeom narul apeukeman hae

Please don’t go go go jebal ddeonakajima
hanbeonmanirado nal dorabwajullae
http://awansetya18.blogspot.com/
Please don’t go go go seulpeun insanun shireo
neol saranghanikka dashi dorawa

Step by step one two three Dipdi daridu
gingin shigandeuri neorul jiweogagettjiman
Step by step one two three Dipdi daridu
nan haru haruga gotongilgeoya

Uh nae ibsureun ibyeoreul malhagil wonhae
nae nunbicheun narul piharyeogo manhae
I ready know nan ajuh jikkamjeokeuro (I don’t wanna say goodbye)
Don’t say goodbye ibyeoreul malhajima
Don’t say bye bye narul ddeonajima
sarangeul ddeonaseo naran saramaege ireojima (Because I love you)

Don’t say no no no nae nuneul pihajima
han georeum han georeum wae meoreojiryeo hae
Don’t say no no no keureon pyojeongeun shireo
nunmullo ireohkae aewonhajanha

Please don’t go go go jebal ddeonagajima
Don’t break my heart Don’t you break my heart
narul ddeonajima yeah, still loving you

Please don’t go go go seulpeun insanun shireo
neol saranghanikka dashi dorawa

Step by step one two three Dipdi daridu
gingin shigandeuri neorul jiweogagetjiman
Step by step one two three Dipdi daridu
maeil maeili akmongilgeoya

Minggu, 08 Januari 2012

Fox Rain by Lee Soon Hee


사랑을 아직 난 몰라서
sarangeul ajik nan mollaseo
더는 가까이 못가요
deoneun gakkai motgayo
근데 왜 자꾸만 못난 내 심장은
geunde wae jakkuman motnan nae simjangeun
두근거리나요
dugeungeorinayo
난 당신이 자꾸만 밟혀서
nan dangsini jakkuman barphyeoseo
그냥 갈 수도 없네요
geunyang gal sudo eomneyo
이루어질 수 도 없는 이 사랑에
irueojil su do eomneun i sarange
내 맘이 너무 아파요
nae mami neomu apayo
하루가 가고 밤이 오면
haruga gago bami omyeon
난 온통 당신 생각뿐이죠
nan ontong dangsin saenggakppunijyo
한심스럽고 바보 같은 날
hansimseureopgo babo gateun nal
어떻게 해야 좋을까요
eotteoke haeya joheulkkayo
마음이 사랑을 따르니
maeumi sarangeul ttareuni
내가 뭘 할 수 있나요
naega mwol hal su innayo
이루어질 수도 없는 이 사랑에
irueojil sudo eomneun i sarange
내 맘이 너무 아파요
nae mami neomu apayo

하루가 가고 밤이 오면
haruga gago bami omyeon
난 온통 당신 생각뿐이죠
nan ontong dangsin saenggakppunijyo
한심스럽고 바보 같은 날
hansimseureopgo babo gateun nal
어떻게 해야 하나요
eotteoke haeya hanayo
내 아픔이 무뎌져 버릴 날이
nae apeumi mudyeojyeo beoril nari
언제쯤 내게 오긴 할까요
eonjejjeum naege ogin halkkayo
한심스럽고 바보 같은 날
hansimseureopgo babo gateun nal
어떡해 하란 말인가요
eotteokhae haran maringayo
달빛이 너무나 좋아서
dalbichi neomuna johaseo
그냥 갈 수가 없네요
geunyang gal suga eomneyo
당신 곁에 잠시 누워 있을게요
dangsin gyeote jamsi nuwo isseulgeyo
잠시만 아주 잠시만
jamsiman aju jamsima

Senin, 26 Desember 2011

SUNGKYUNKWAN SCANDAL (hepy ending) \(^0^)/


In Soo bagai disambar petir, Kim Yoon Shik..seorang wanita?
Sementara itu Yoon Hee menggali tanah di depan gerbang Sungkyunkwan dan mengeluarkan peti, Geum Deung Ji Sa...aku menemukannya, Ayah..disini di pintu rakyat terendah Joseon yang kau maksudkan.
Menteri Kiri Lee, Menteri Ha, Perdana Menteri Che Jegong, Menteri Keadilan/Kepala Inspektur Moon menghadap Jeongjo. Menteri Moon lapor kalau Lee Sun Joon bukanlah Hong Byuk seo.
Jeongjo : Kepala Inspektur, jadi Hong Byuk Seo muncul semalam. Lalu, maksudmu Lee Sun Joon yang sekarang dipenjara bukanlah Hong Byuk seo?
Kepala Inspektur Moon : Itu benar, Yang Mulia.
Jeongjo : Kalau demikian, Menteri Perang, sepertinya yang terbaik adalah kau minta maaf seperti yang diinginkan para pelajar itu.
Menteri Ha : Tapi Yang Mulia, itu sepertinya sedikit...
Jeongjo : Ini akibat yang ditimbulkan dari penggeledahan tidak adil di Sungkyunkwan, didalam Sungkyunkwan, institusi tentang kebenaran, dimana pasukan kerajaan tidak diijinkan masuk. Jika terus dibiarkan, maka rakyat akan mendengar dan mengakibatkan kekacauan. Jadi apa sekarang giliranku memberikan tanggapan?
Para siswa masih berlutut dan berseru agar Lee Sun Joon dibebaskan. Petugas keluar dan tanya dimana kepala siswa (yang memimpin demo). Semua gelisah, mana Kim Yoon Shik?
Yoon Hee datang dan berseru, disini! Yoon Hee lari dengan membawa kotak Geum Deung Ji sa itu dan berkata pada Jae shin dan Yong Ha, Sahyung! aku menemukannya!
Yong Ha dan Jae shin kaget, tapi mereka senang sekali. Akhirnya, Geum deung ji sa.
Yoon Hee maju, ketua siswa/pemimpin protes, pelajar Sungkyunkwan Kim Yoon Shik. Saya siap menerima tanggapan Baginda. Yoon Hee menoleh sekali lagi pada para rekannya terutama kedua sahyung-nya dan masuk ke Daejeon.
Yoon Hee menghadap Jeongjo. Di sana ada PM Che Jegong dan Prof Jung Yak Yong.
Jeongjo : sesuai permintaan pelajar Sungkyunkwan, Lee Sun Joon akan dibebaskan. Aku juga akan menyampaikan secara terbuka permintaan maaf Menteri Perang. Itu tanggapanku.
Yoon Hee tersenyum lega. PM Che dan Prof Jung juga ikut lega. Kasim Kepala masuk dan membawa anggur. Yoon Hee heran.
Jeongjo menjelaskan ini adalah hadiah untuk Yoon Hee. Prof Jung juga menjelaskan ini sudah tradisi untuk menganugerahkan anggur setelah memberikan pernyataan atas protes pelajar Sungkyunkwan. Yoon Hee mengerti.
Yoon Hee : Yang Mulia, saya juga mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan pada Anda. Saya ..sudah memecahkan perintah rahasia.
Jeongjo terperanjat. Prof Jung dan PM Che juga tidak kalah terkejut.
Yoon Hee : Dimana pengajaran menuju. Tempat dimana negara dimulai. Ada di pintu yang terbuka ke tempat rakyat yang paling rendah, Banchon...Geum Deung Ji Sa ada disana.
Jeongjo membuka kotak itu dan mengeluarkan surat-surat mendiang kakeknya (Yeongjo), dengan ini, akankah impian ayahmu dan juga impianku akan menjadi nyata? Terima kasih, Kim Yoon Shik, agar usahamu tidak sia-sia, aku akan berusaha sekuat tenaga. Tiba saatnya bagimu untuk memimpikan impian baru di dalam Joseon baru ini.
Yoon Hee memandang Prof Jung yang mengangguk padanya. Yoon Hee terharu.
Para siswa berdiri di luar tahanan dan menanti Lee Sun Joon. Akhirnya Lee Sun Joon keluar! Semua rekan2nya sorak sorai, Hei! itu Lee Sun Joon! Lee Sun Joon! Diantara mereka, Kang Moo dan Go Bong juga ikut bersorak.
Hae won : Lee Sun Joon! Lee Sun Joon akhirnya dibebaskan.
Woo Tak heran, kau tidak pernah suka dengan Lee Sun Joon.
Hae Won ngeles, kau ini, kalau tidak ada dia, aku tidak punya orang untuk di-olok-olok. Maksudku...aku..
Sun Joon geli, mulai sekarang, aku ingin kau melakukannya terus (mengoloknya), aku bosan juga di dalam sana (penjara).
Ah Do Hyun berkata : Benar! Orang perlu mengalami kesukaran sekali-kali.
Lalu Sun Joon mendekati dua sahabatnya. Jae Shin yang pertama buka mulut,dengan nada menggerutu seperti biasa : Jangan pernah bertindak sok pahlawan seperti itu lagi. Atau kalau tidak, aku tidak akan pernah melihatmu lagi.
Yong Ha kaget dan menerjemahkan, Gul-oh..jadi maksudmu..kau akan menghabiskan sepanjang hidupmu melihat Lee Sun Joon? Apa kau mengakui cintamu? Di depanku seperti ini? hahahaha...
Jae Shin menatap mata Sun Joon : Kau sudah banyak menderita. (itu pujian)
Sun Joon tersenyum : Terima kasih Sahyung. Aku dengar kalian banyak menderita demi diriku.
Yeorim : Dia yang banyak menderita adalah orang lain. Orang yang kau cari dengan matamu terus menerus. Orang yang memimpin protes ini. Anak yang sangat pintar itu, Daemul.
Sun Joon bergetar hatinya, Kim Yoon shik...dimana dia sekarang?
Ternyata Yoon Hee menghadap Menteri Kiri Lee.
Menteri Lee : Terima kasih. Meskipun kau adalah teman sekamarnya, biarpun aku ini adalah ayahnya, itu juga bukan tugas yang mudah. Aku sangat bersyukur.
Yoon Hee : Setahu saya, tindakan menyelamatkan teman tidaklah sesuatu yang harus dipuji.
Menteri Lee : Benar2 karakter yang kuat. Kau menggantikan ayahmu, aku mengerti. Aku tidak suka dengan ayahmu dari semula.
Yoon Hee terperanjat. Menteri Lee melanjutkan, Terlalu idealis dan romantis sebagai orang yang membantu Raja, aku melakukan segala cara untuk mengubah pemikiran ayahmu. Aku ingin ayahmu mengakuinya, aku ingin dia menyerah pada kenyataan kalau realita tidak-lah sesempurna bayangannya...
Menteri Lee : Tapi, aku tidak berniat membuatnya kehilangan nyawa dengan cara seperti itu. Kebencianmu padaku pasti sangat mendalam.
Yoon Hee : Bukan kebencian. Tapi kewaspadaan.
Menteri Lee : Waspada...
Yoon Hee : Jika seseorang mundur selangkah, orang itu harus mengambil dua langkah untuk memperbaiki salah langkahnya. Jadi jika seseorang melangkah dengan tidak keruan, orang itu akan lupa kemana sebenarnya tujuannya.
Menteri Lee : Aku mengerti sekarang, mengapa anak-ku menganggapmu berharga.
Keduanya minum dan Menteri Lee memperhatikan cincin di jari Yoon Hee.
Yoon Hee kembali ke kampus dan melihat Sun Joon diluar kamar menunggunya.
Sun Joon : Apa kau tidak tahu kalau aku dibebaskan? Apa sebenarnya yang sedang kau lakukan dan kau kemana saja? Apa kau pernah berpikir berapa lama aku menunggumu?
Yoon Hee : Tapi kita sudah ketemu kemarin.
Sun Joon : Apa..apa kita ada dalam hubungan itu jadi kita tidak perlu bertemu hari ini kalau kita sudah bertemu kemarin?
Yoon Hee : Lalu, kita ada dalam hubungan seperti apa?
Sun Joon gemas, Kim Yoon Shik.
Yoon Hee menoleh, hubungan seperti ini?
Yoon Hee menunjukkan cincin di tangannya dan tersenyum. Sun Joon tersenyum dan akan memegang tangan Yoon Hee ketika ...
Kepala Yong Ha muncul dari dalam kamar dan memanggil keduanya, mengapa kalian tidak masuk ? kita harus merayakannya.
hahaha..I love the way Yong Ha watches them, just look at Yong Ha's eyes...
Jalgeum Kuartet bersulang. Yong Ha terus menuang arak untuk Sun Joon dan Yoon Hee.
Yong Ha : ini..ayo minum..minum, dan berkata pada Sun Joon, meskipun kau menjadi anjing piaraan menteri, aku akan baik padamu hari ini. Ayo minum..
Yong Ha memuji Yoon Hee : Aku tidak pernah membayangkan kau bisa melakukan hal seperti ini. Kau benar2 daemul.
Semua ketawa. Yong Ha bertopang dagu dan memandang Yoon Hee, tidak peduli sebanyak apa aku memandangmu. Aku tidak pernah merasa bosan. Kim Yoon shik, kau adalah yang pertama. (Wanita pertama yang tidak membuat Yeorim bosan hehehe)
Dan coba lihat wajah Sun Joon..
Yoon Hee : Mengenai Geum Deung Ji Sa, Baginda berkata sekarang adalah giliran kita untuk memimpikan impian baru di Joseon baru ini.
Jae shin : Lalu...apa impianmu?
Yoon Hee : Aku akan mulai memikirkannya sekarang.
Yong Ha : Ah buat apa? Itu membosankan, Aku sudah tidak tahu apa gunanya mimpi. Dan selain aku tahu siapa diriku ini, aku memiliki kalian yang tidak lari meninggalkanku.
Yong Ha menuang arak lagi, ayo minum..ayo Daemul..hei Lee Sun Joon, jangan melihatku seperti itu...
Sun Joon berkata ini sudah malam. Yong Ha justru berkata o ya? ya sudah aku akan nginap di sini, aku terlalu mabuk untuk bergerak. Dan Yong Ha langsung tidur.
Jae shin berkata pada Yoon Hee : Oi! kau seharusnya tidur di kamar Yong Ha, terlalu penuh di sini.
Sun Joon 100 persen setuju. Yong Ha juga tersenyum mendengarnya.
Tapi Yoon Hee berkata, mengapa? kamarku disini jadi mengapa aku harus meninggalkan kamarku dan pergi ke tempat lain? hahaha ...Dan Yoon hee langsung tidur sambil berkata, rasanya nyaman sekali, kita Jalgeum kuartet tidur saja seperti ini.
Yong Ha melek lagi dan tersenyum..anak ini memang tidak mabuk haha
Sun Joon kaget dan Jae shin diam saja.
Malam itu Jalgeum kuartet tidur sekamar. Yong Ha guling sana, guling sini, Sun Joon dan Jae Shin tidur menelungkup di meja (menjaga "pacar" masing2 hehehe), Yoon Hee tidur di belakang Sun Joon. Kaki Yoon Hee juga gerak2 terus.
Tangan Sun Joon bergerak dan memegang tangan Jae shin ^_^ (Mungkin Sun Joon pikir ia memegang tanga Yoon Hee dan Jae shin pikir tangannya dipegang Yoon Hee)
nice...
Byung Pan pulang dan disambut In Soo. Menteri Ha marah, kau ini sungguh payah, mengapa tidak bisa mengatasi masalah seperti ini? Kau bahkan tidak bisa mengatasi satu anak kecil dan bahkan membuat ayahmu terlihat buruk!
In Soo : Anak itu sangat berbahaya, Kim Yoon shik itu..seorang wanita.
Menteri Ha : Apa??
In soo : Kim Yoon Shik sudah melanggar hukum negara dan sekarang ada di Sungkyunkwan.
Keesokan paginya..hari masih berkabut dan Menteri Lee sudah bertemu dengan Menteri Ha.
Menteri Lee berkata Baginda ingin memindahkan pusat pemerintahan ke Hwaseong. Baginda pasti sudah menemukan Geum Deung Ji Sa.
Menteri Ha berkata untuk apa takut? kalau kita punya pedang yang lebih tajam. Menteri Lee tanya apa maksudnya. Menteri Ha berkata, Kim Yoon Shik, anak yang diberi perintah untuk menemukan Geum deung jisa..Kim Yoon shik..adalah seorang wanita.
Menteri Lee terperanjat. Ia sebenarnya sudah bisa menduga tapi sepertinya Menteri Lee tidak menyangka kalau Byung Pan juga akan mengetahuinya.
Di kampus SKK, Yoon Hee mengikuti Sun Joon yang merengut terus. Yoon Hee ingin tahu mengapa dari tadi Sun Joon kesal, katakan padaku. Bagaimana seorang pria bisa sempit pikirannya?
Sun Joon : Aku memikirkan pacarku yang tidak berpikir panjang dan tidur diantara pria2 lain, aku tidak bisa tidur semalaman. Bagaimana aku harus mengatakan-nya pada mu?
Sun Joon jalan pergi dan Yoon Hee menyusulnya, jadi kalau aku tidur di sisimu seperti keinginanmu, apa itu akan membuatmu tenang?
Sun Joon : sesuai keinginanmu.
Yoon Hee ketawa, Jika aku tidur di sampingmu kau akan kurang tidur. Apa tidak apa-apa?
Sun Joon memandang Yoon Hee dengan kaget. Yoon Hee menyadari "arti" lain dari kata-katanya dan ia menutup mulut karena kaget dan jalan pergi.
Yoon Hee masuk perpustakaan dan menyesali omongannya. Sun Joon menyusulnya, jadi apa sebenarnya buku2 yang kau terjemahkan di toko buku?
Sun Joon : Apa mungkin kau orang tidak dikenal yang menerjemahkan novel2 pe o er en o itu?
Yoon Hee : Tidak! aku hanya melakukannya 3 kali.
Sun Joon : 3 kali? benar?
Yoon Hee : Iya, karena bayarannya lebih besar.
Sun Joon menghela nafas, aku tidak tahu bagaimana kehidupanmu sebelum masuk Sungkyunkwan, nanti kalau libur, aku akan mengunjungi rumahmu.
Yoon Hee kaget, rumahku?
Sun Joon : Apa kau punya rumah lain?
Yoon Hee : Tidak, tapi apa maksudmu mengunjungi rumahku?
Sun Joon : Pria dewasa harus berkunjung ke rumah pacarnya.
Yoon Hee kaget campur senang.
Sun Joon : Ini tidak akan menjadi jalan yang mudah, maka aku harus menyiapkan diriku. Aku siap.
Jeongjo minum teh bersama Menteri Lee.
Menteri Lee memohon agar Baginda menguburkan Geum deung jisa kembali. Itu terlalu kejam untuk sang ayah dan sekarang untuk anaknya?
Jeongjo : Apa maksudmu, Menteri Kiri Lee?
Menteri Lee : Kerinduan anda untuk reformasi sudah membuat Profesor SKK Kim Seung Heun berkorban nyawa. Dan sekarang putrinya juga akan tenggelam dalam bahaya.
Jeongjo : Apa maksudmu putri Kim Seung Heun?
Menteri Lee : Pelajar Sungkyunkwan, Kim Yoon Shik. Anak itu adalah seorang wanita.
Demi menemukan Geum Deung Ji Sa, Yang Mulia akan menjadi pendosa yang melanggar "Tiga Ikatan dan Lima Hubungan" (hukum Kong Hu cu)
Jeongjo meletakkan cawannya dan mencengkeram jubahnya.
Hyo Eun minta Yong Ha menemuinya. Yong Ha bertanya ada apa lagi, apa kau masih belum bisa melepaskan Lee Sun Joon.
Hyo Eun berkata kau seharusnya memperlakukanku dengan lebih sopan, karena aku akan menolongmu, kakak-ku sudah tahu kalau Kim Yoon Shik itu wanita. Jangan bilang kalian tidak tahu masalah ini.
Yong Ha kedip-kedip dulu dan baru kaget...
Yoon Hee berhias dan ia mengamati wajahnya di kaca, ia mengenakan hanbok wanita. Yoon Hee keluar dan menunggu Sun Joon.
Sementara Sun Joon jalan menuju rumah Yoon Hee dengan membawa bingkisan. Ia tampak bahagia.
Yoon Hee mengamati bayangan-nya di cermin ketika tiba2 ada orang yang menculiknya.
Moon Jae shin duduk di bukit dan berseru, hei Moon Young Shin! terimalah minuman dariku. Jae Shin meletakkan cawan kecil di tanah dan mengambil guci araknya lalu narasi mulai ketika Jae Shin mengambil cawan itu dan mencurahkannya ke tanah untuk kakak-nya :
"Aku pikir kau membenci dunia ini,kakak. Jadi aku mencoba menjadi orang yang gila untuk melakukan hal yang sama. Tapi sekarang aku tahu. Moon Young shin tidak membenci dunia, tapi kau mencintainya. Sehingga kau bisa hidup seperti itu. Kata-kataku benar kan? "
Jae shin : Ini benar2 dingin yang menggigit. Dia benci dingin.
Tiba-tiba, Yong Ha teriak, hei Gul-oh! Kita mendapat masalah.
Jae shin dan Yong Ha bergegas ke rumah Yoon Hee. Sun Joon sudah sampai dan ia melihat keduanya. Sun Joon malu dan akan menghindar pergi. Tapi mereka memanggilnya. Hei, Lee Sun Joon!
Yong Ha : Apa kau disini karena kau juga sudah tahu?
Sun Joon bingung. Yong Ha melihat ke tanah dan mengambil kaca rias milik Yoon Hee yang pecah. Ketiganya langsung panik.
Yoon Hee dibawa menghadap Jeongjo, Angkat kepalamu!
Yoon Hee berlutut dan semakin menunduk takut.
Jeongjo berseru : Kim Yoon Shik apa kau tidak mendengar perintahku?
Yoon Hee akhirnya mengangkat wajahnya memandang Jeongjo.
Jeongjo berkata sendiri, jadi benar, aku ini pendosa yang sudah melanggar perintah hukum negara.
Tiba-tiba Prof Jung masuk. Ia terperanjat melihat Yoon Hee dalam busana wanita. Jung Yak Yong terlihat putus asa. Jeongjo menuang arak dan minum untuk menenangkan diri.
Jeongjo pada Jung Yak Yong : Ini akibat kau berdiam diri. Apa kau puas sekarang?
Jung Yak Yong : Jika anda menghukum mati saya, saya akan taat. Tapi mohon, salahkan saya saja.
Jeongjo : Apa ini karena pengajaran Barat/Silhak yang kau percayai? Aku dengar dalam pengajaran Barat, mereka memimpikan dunia dimana pria dan wanita sejajar.
Jung Yak Yong : Saya belajar dari pengajaran Barat kalau semua orang, miskin atau kaya, tua atau muda, pria atau wanita, semua dilahirkan sama. Tapi sebagai pelayan publik dari negeri ini, Saya setuju kalau wanita tidak seharusnya memiliki hak untuk belajar dan menjadi pejabat.
Jeongjo membentak : Lalu mengapa??
Jung Yak Yong : saya belajar dari anak itu..kalau pengetahuan dan kehidupan tidak bisa dipisahkan.
Jeongjo : Sekarang pergi dan minta ampun dari Tuhan kebudayaan Barat yang kau percayai itu.
Jung Yak Yong : Pengajaran Barat hanya satu bagian dari pengetahuan. Penguasa yang saya percaya dan ikuti ...hanya anda, Yang Mulia.
Jeongjo melihat ke arah kotak Geum deung Ji sa dan menghela nafas.
Menteri Ha menemui Cho Sun, ada sesuatu yang harus kau lakukan.
Cho Sun meminta Menteri Ha memenuhi janjinya. Tapi Menteri Ha memrintah agar Cho sun membawa Kim Yoon Shik padanya. Sebelum akhir bulan ini, bawa Kim Yoon Shik padaku, dia bukan pria, Kim Yoon Shik itu seorang wanita. Aku akan menangkapnya dan menegak-kan kedaulatan negeri ini.
Cho Sun kaget.
Jung Yak Yong pulang dan sudah ada tiga orang menunggunya. Jae Shin, Sun Joon dan Yong Ha. (Baju Jae shin semakin keren)
Ketiganya memberi hormat, tolong jawab kami. Apakah Kim Yoon Shik...bersama Baginda sekarang?
Yong Ha : Ini untuk melindungi Kim Yoon shik, benarkan?
Jung Yak Yong : Kalian seharusnya kembali, ini sudah malam.
Sun Joon : Akan ada pertemuan dewan akhir bulan ini. Saya dengar akhir bulan ini akan diadakan pertemuan dewan. Dan selama pertemuan ini, Baginda berencana untuk mengumumkan kepindahan ke Hwaseong. Jadi, untuk menekan protes dari Noron, Baginda akan mengeluarkan Geum Deung Ji Sa. Yang Mulia akan melakukannya. Apa saya benar?
Jung Yak Yong : Baginda mungkin akan melakukannya.
Sun Joon : Lalu jika partai Noron dan Menteri Perang akan mengungkapkan kalau Geum Deung Ji Sa itu ditemukan oleh Kim Yoon Shik, yang adalah seorang wanita, dan menggunakan ini untuk menantang Yang Mulia, saya ingin tahu apa yang akan dilakukan Baginda?
Jae shin : Kami punya hak untuk tahu. Tolong jawab kami! Jangan cemas apapun yang terjadi, Baginda harus melindungi Kim Yoon Shik. Itu..itu adalah harapan yang diimpikan Baginda. Mengapa..mengapa anda tidak menjawab kami?
Yong Ha menenangkan Jae Shin yang emosian. sunjun kalem2 ajah tuh.
Suara Yong Ha bergetar : Guru...
Sun Joon : jadi karena Kim Yoon Shik menemukan Geum deung Ji sa...maka Yang Mulia akan membuangnya?
Prof Jung tidak bisa menjawab dan pergi. Ke-empat pria ini menangis semua! Untuk wanita berbakat yang mereka sayangi. sebagai murid, teman, sahabat, dan kekasih.
Sun Joon pulang dan duduk di dalam kamarnya tanpa menyalakan lilin. Ayahnya membuka pintu dan masuk, kau orang menyedihkan. Benar2 bodoh. Masa depan negeri kita tidak tergantung padanya, dan kau ingin menyia-nyiakan hidupmu?
Menteri Lee jalan keluar tapi Sun Joon membungkuk dan berseru, maafkan saya ayah. Saya mohon selamatkan anak itu.
Sun Joon menangis : sebuah dunia baru terbuka untuk saya, bukan dunia yang dipelajari dari buku, melainkan dunia yang ingin saya tinggali. Tapi dunia itu hancur dan saya tidak berdaya dan tidak bisa melakukan apapun, jadi tolong bantu saya, ayah.
Menteri Lee : Apa kau ini anak-ku?
Lalu pergi meninggalkan Sun Joon yang masih berlutut dalam gelap.
Sementara Jae Shin dan Yong Ha minum-minum untuk melampiaskan kekesalan mereka. Yong Ha kesal, apa kubilang, aku tidak percaya Baginda.
Jae shin : Anak itu (Yoon Hee) pasti ketakutan setengah mati sekarang.
Yong Ha menoleh untuk minta arak lagi ketika ia melihat serombongan sarjana Konfusius (Yoorim) mengeluh karena tidak ada penginapan lagi karena banyaknya jumlah yang datang.
Mereka heran mengapa tiba2 dikumpulkan di ibukota oleh Menteri Perang. Salah seorang berkata mungkin Baginda membuat masalah dan Menteri Perang menginginkan bantuan kita.
Yong Ha heran, Menteri Perang memanggil Yoorim? Jika untuk akhir bulan...
Jae Shin sadar, pertemuan dewan.
Yong Ha setuju, itu hari pertemuan para dewan yang diselenggarakan Baginda.
Paginya, Menteri Kiri Lee mengadakan pertemuan dengan semua anggota partai Noron.
Menteri Lee mengusulkan agar mereka mendukung kepindahan ibukota ke Hwaseong. Jika kita, Noron, mendukung rencana pemindahan ibukota ke Hwaseong, dimana Putera Mahkota Sado dikuburkan, maka Baginda tidak akan menggunkan masa lalu untuk menekan kita lagi.
Seperti yang diduga, anggota partai Noron tidak setuju. Mereka ingin menunggu Menteri Perang dalam pertemuan dewan. Kami perlu pemimpin yang akan bangkit melawan Raja dan melindungi kami, Tuan. (yah seperti itulah Noron-Byeokpa, selalu menentang Raja, mereka ada di pihak Nenek tiri Jeongjo/ Istri kedua Yeongjo) Semuanya pergi meninggalkan Menteri Kiri Lee.
Cho Sun duduk sendiri dan mengingat semua pertemuannya dengan Kim Yoon Shik. Saat Yoon Shik menutup bajunya, saat Yoon Shik minta maaf atas kejadian open house, saat Yoon Shik menolaknya dengan halus, maafkan aku Cho Sun, aku tidak pantas untuk orang secantik dan sebaik dirimu.
Cho Sun memandang bayangannya di cermin.
Di kampus, Yong Ha dan Jae shin sibuk menyusun rencana untuk mengikuti para sarjana Konfusius di penginapan mereka. Lalu seorang penjaga melapor, seorang gisaeng cantik datang untuk mengirimkan surat cinta pagi-pagi sekali. Ah sungguh indah masa muda..
Penjaga itu mengulurkan tangan. Yong Ha tersenyum dan memberikan uang, lalu penjaga memberikan surat. Yong Ha membukanya, ini dari..Cho sun? Lalu Yong Ha menunjukkan pada Jae shin.
Cho sun...?
In soo bersama ayahnya. Byung Pan berencana membawa Kim Yoon Shik di depan para pelajar, ia punya orang yang akan melakukannya.
In Soo : Apakah dia Hong Byuk Seo waktu itu?
Menteri Ha : Orang ini sangat bisa dipercaya dan tidak pernah melanggar perintahku sekalipun.
Tiba-tiba, seseorang datang, saya tidak bisa lagi mematuhi perintah anda.
In soo menoleh dan kaget, Cho Sun! datang bukan dengan hanbok gisaengnya tapi dengan baju Hong Byuk seo, tanpa penutup muka dan jelas-jelas berbahaya.
Byung Choon syok, Ketua..ketua..bukankah itu Cho sun? In soo tidak bisa menjawab dan hanya memandang Cho sun dengan bengong.
Menteri Ha marah, kau..bagaimana dengan gadis itu? Bukankah aku memerintahmu untuk membawa gadis itu di depan para pelajar?
Cho Sun : Tuan, anda tidak akan bisa pergi juga. Karena saya tidak akan membiarkan anda lewat.
In soo selama itu diam saja dan sepertinya masih mencerna, apa sebenarnya yang terjadi. Menteri Ha memberi aba-aba pada pasukannya, serang!
Pasukan Menteri Ha langsung maju dan menyerang Cho Sun.
Cho sun menghunus pedangnya dan mulai bertempur. Cho Sun sepertinya terdesak, ia kalah jumlah. Menteri Ha tersenyum dingin.
In Soo tidak tahan lagi dan maju menghalangi pasukan yang akan menikam Cho Sun. Mereka langsung menahan tombak mereka, karena takut melukai In Soo.
Menteri Ha : Apa yang kau lakukan? Pergi dari situ!
In Soo teriak : Apa yang sudah kau lakukan padanya selama ini? (ok, Cho Sun adalah cinta pertama In Soo, jadi no wonder kalau In Soo bereaksi seperti itu. Tapi baguslah..)
Menteri Ha : Pergi! Aku yang akan mengurusnya.
In Soo melihat ke arah Cho Sun : Tidak! Sekarang setelah aku tahu, aku tidak akan mengijinkan kau melakukannya.
(Ada proses bertahap dalam diri In Soo, pertama pengakuan Yong Ha, kemudian ayahnya menangkap Sun Joon/In soo tidak setuju ini, In soo ditinggal oleh dua anak buahnya, In Soo ditinggal oleh semua siswa SKK, dan puncaknya In Soo melihat Cho Sun akan terbunuh di depannya, so it's enough dan In soo akhirnya membuat keputusan. Seperti kata Jae shin, bagaimanapun, dia siswa SKK)
Menteri Ha : Biarkan aku lewat! aku harus bertemu para sarjana!
In soo tidak beranjak dan tetap memeluk erat Cho Sun. Byung Choon maju dan melindungi In Soo dan Cho sun dari pasukan. Saat pasukan terus merangsek maju, tiba-tiba...Moon Jae Shin tiba!
Jae shin : Mau lewat? Aku tidak mengijinkannya. Aku bukan orang yang melakukan hal-hal yang tidak aku inginkan.
Jae shin nyengir dan menoleh pada In soo, untuk pertama kalinya, kau bertindak seperti manusia. (well, itu pujian lo..)
Menteri Ha murka : Singkirkan mereka!
Jae shin langsung maju menyerang...
Sementara Yong Ha susah payah menahan pintu yang terus digedor oleh Om-om sarjana Konfusius itu. Yong Ha pusing bukankah seharusnya pesannya sudah sampai? mengapa sampai sekarang Prof Jung belum datang?
Yong Ha heran, mereka ini kerjanya cuma duduk dan belajar tapi mengapa demikian kuat? Para sarjana terus menggedor pintu dan ingin bertemu Menteri Perang, serta ingin tahu kondisi Sungkyunkwan,
Akhirnya Yong Ha tidak tahan lagi dan melepaskan pintu, para sarjana bisa keluar dan melihat Yong ha dengan marah.
Yong Ha mengaku sebagai profesor dan ditugaskan disini oleh Menteri Perang. Yong Ha senyum manis pada mereka plus berkedip.
PM Che Jegong berkata sudah waktunya menuju ke lokasi sidang. Yoon Hee duduk dan menunggu dengan tegang, ia dikurung oleh Baginda.
Sun Joon menghadap Jeongjo,
Sun Joon : Kim Yoon shik..bukan Kim Yoon Hee, saya datang untuk meminta agar anda membuangnya saja, dan saya juga minta agar anda membuang saya juga, karena impian Yang Mulia mengenai Joseon baru tidak memiliki harapan. Alasan Yang Mulia menyerah membela Yoon Hee, bukan karena dia tidak menghargai hukum negara dan lima prinsip (Kong Hu Cu) dengan menyamar dan masuk Sungkyunkwan. Tapi, karena dia ada di jalan reformasi yang diimpikan Yang Mulia. Orang yang tidak menghargai dasar hukum adalah anda.
Jeongjo : Aku pasti sudah terlalu memanjakanmu.
Sun Joon : Bukannya perjuangan untuk rakyat tapi perjuangan melawan partai Noron? Apakah dunia yang anda impikan adalah untuk rakyat atau untuk kekuatan anda sendiri?
Jeongjo : Cukup! sudah cukup.
Sun Joon mengembalikan kompas hadiah Baginda. Jika jarum kompas tidak lagi bergerak, maka kompas ini tidak akan bisa menunjukkan arah yang benar. Nasihat yang anda berikan pada saya. Sekarang saya kembalikan pada anda.
Sun Joon membungkuk dan jalan keluar. Jeongjo menghela nafas dan melihat kompas itu, ternyata sudah rusak. Dipecahkan oleh Sun Joon.
Sun Joon jalan di sepanjang koridor Daejeon dengan muka muram. Mungkin Sun Joon bertaruh untuk sekali ini mempercayai Raja, bagaimanapun keputusan Lee Sun Joon tidak pernah salah kan selama ini, semoga kali ini pilihannya berharap pada Raja juga tidak salah.
Sekarang kembali ke Gu Yong Ha dengan rombongan Yoorim-nya (Om-om sarjana Kong Hu Cu). Mereka ingin sekali menerobos dan melewati Yong Ha tapi Yong Ha tetap menahan pintu.
Seorang sarjana teriak2, dasar berandal kecil! apa kau tahu siapa aku? Aku adalah putera kedua dari Menteri Keadilan dan Penghukuman, aku Gu Chang Seo! Gu Chang Seo! (lah ini kan yang silsilah-nya dibeli ama papinya Yong Ha itu hehe..kebetulan dong..)
Gu Yong Ha tersenyum senang, apa anda Bangsawan Gu yang tinggal di Jalan Pohon Persik di Myungryunbang? Yong Ha langsung memeluknya dengan hangat, Saya Gu Yong Ha, paman! hahaha
Yong Ha : Apa kau tahu, setelah gagal terus di ujian negaramu, kau memasukkan keluarga kami ke dalam silsilah anda setelah menerima tanah sedikit.
Gu Chang Seo terbata-bata, itu, itu, itu...dia salah tingkah karena ketahuan ngga lulus ujian.
Yong Ha menghela nafas, ya aku tahu, itu adalah tindakan pengorbanan yang merupakan ajaran Konfusius untuk anak menyedihkan seperti aku. Aku yang sudah tidak bisa masuk Sungkyunkwan karena status rendahanku. Yong Ha manis mulai mengusap matanya, menangis (baca: pura-pura)
Gu Yong Ha membuat tulisan di udara (kalau kata anakku magic finger hehehe) : Yoo gyo mu ryu
Belajar itu sama untuk semua orang. Ini adalah analek dari Wei Linggong, anda mengingat itu?
Para Yoorim : Tentu saja, kami ingat!
Yong Ha : Anda sungguh memberi pencerahan pada saya. Yong Ha membungkuk. Gu Chang Seo bingung, benarkah?
Gu Yong Ha's magic finger : Deuk cheo ha young jae yi gyo yook ji.
Kegembiraan mengajar seorang yang pintar adalah salah satu dari tiga kegembiraan pelajar. Itu adalah ajaran guru Mencius/ Meng Tzi.
Para Yoorim mengangguk-angguk, ya ini ajaran guru Meng Tzi.
Gu Chang seo berkata, aku mengambilmu di bawah sayapku untuk mengajarimu tentang Konfusius dan Meng Tzi (ha!)
Yong Ha menyindir : Anda tidak melupakan pengajaran ini bahkan sebelum tinta yang anda gunakan untuk menulis kembali daftar silsilah keluarga mengering, kan? Jika kita harus membahas kualifikasi pelajar Sungkyunkwan, maka paman dan saya adalah yang pertama harus dihukum.
(dengan kata lain, kalian sama sekali tidak ingat pelajaran apapun dari Sungkyunkwan, baik Meng Tzi, Kong Hu Cu, maupun Wei Linggong, tapi kalian sok jago ingin memberikan pendapat dalam pertemuan dewan dengan menteri perang untuk menentukan kualifikasi Sungkyunkwan, apa ngga salah? Padahal kalian kalah dengan anak kelas rendah seperti aku, yang katanya bukan bangsawan? apa ngga malu sama jenggot? yah mungkin seperti itu kira2 maksud Gu Yong Ha.)
Prof Jung Yak Yong sudah datang dan mendengar percakapan mereka dari balik pintu dan tersenyum geli, Sepertinya anak itu bukan penonton dalam kerumunan orang lagi. Pelajar Gu Yong Ha, Lulus. (Jadi sekarang Gu Yong Ha sudah punya pendirian, bukan hanya penonton dan komentator saja.)
Menteri Ha sepertinya berhasil lolos dari kepungan Jae shin, In Soo, dan Cho Sun. (Byung Choon tidak masuk hitungan, karena sepertinya ngga bisa berkelahi) dan jalan pergi ke pertemuan di istana dengan dikawal.
Yong Ha jalan berputar-putar dan menemui Jae shin, mana menteri Perang?
Jae shin berkata dia pergi untuk pertemuan dewan. Kita sudah susah payah menghentikan pertemuan para sarjana. Sekarang..semua tergantung pada Baginda.
Jeongjo mengadakan pertemuan dengan anggota dewan.
Jeongjo : Aku mengerti kalian menolak memindahkan ibukota ke Hwaseong. Ini adalah impianku yang tidak akan kulepaskan. Karena kekerasan hati kalian tidak ada gunanya,
Aku..sudah menemukan senjata rahasia yang akan membungkam keberatan kalian.
Geum Deung Ji Sa.
Menteri Lee lemas, dan semua anggota dewan gempar dan pucat.
Jeongjo melanjutkan, senjata rahasia ini yang bisa menekan Noron karena sudah melakukan tindak kejahatan dan untuk mewujudkan impianku.
Menteri Ha masuk, saya Menteri Perang Ha Woo Gyu menghadap anda, Yang Mulia.
Jeongjo melanjutkan, ini disini. Jeongjo menepuk kotak Geum Deung Ji Sa.
Menteri Ha memotong, Yang Mulia, itu...
Jeongjo marah dan membentak : Aku belum selesai berbicara, Menteri Perang!
Menteri Ha : Saya tahu bahwa Geum Deung Ji sa ...
Jeongjo : Geum Deung Ji Sa..tidak ada...Seolah-olah hanya ingin mencemooh impianku.
Semua terperanjat, Menteri Ha apalagi. Ia sebenarnya ingin menggunakan ini untuk membongkar identitas Kim Yoon Shik, tapi siapa sangka Baginda berkata tidak ada Geum Deung Ji Sa.
Jeongjo kesal sekali dan berkata dengan tegas : Aku tidak akan mundur untuk mewujudkan mimpiku pindah ke Hwaseong. Karena pertempuran ini bukanlah melawan kalian, tapi pertempuran ini untuk rakyatku. Aku berniat mewujudkannya sampai akhir.
Setelah pertemuan usai, para Menteri keluar dari ruangan, ada Menteri Lee, Ha, dan beberapa anggota Noron, mereka tidak mengerti, Geum Deung Ji sa tidak ada..?
Tiba-tiba Kepala Inspektur/Menteri Keadilan Moon berseru memanggil Menteri Perang, Tuan!
Menteri Moon : Saya menyampaikan perintah Raja untuk menahan anda. Sebagai dalang dibelakang pencurian surat wasiat mendiang Raja (Yeongjo)
Byung Pan kaget sekali: Apa..apa katamu?
Jeongjo benar2 keren, meskipun ia harus mengorbankan Geum Deung Ji Sa, tapi ia tetap bisa membangun Hwaseong, menyelamatkan putri sahabat karib/ sekaligus gurunya nya, dan membalas kematian sahabatnya. Bravo Jeongjo!
Yoon Hee menghadap Jeongjo. Baginda membakar Geum deung Ji Sa itu di depan Yoon Hee. Yoon Hee hanya menunduk, ia sadar apa yang dikorbankan Baginda demi dirinya.
Jeongjo : katakan kau akan berjanji padaku. Bukan kematianku yang menyedihkan dan bukan hidupku yang singkat, tapi impianku...Masa depan tanah ini, yang sudah lama aku inginkan. Apa kau akan mengingatnya selamanya? sehingga..aku juga akan hidup dalam ingatanmu?
Yoon Hee terharu : saya akan melakukannya, Yang Mulia.
Keduanya tersenyum.
Yoon Hee keluar dari Daejeon dan bertemu Menteri Kiri Lee di koridor. Yoon Hee terperanjat dan Menteri Lee menatap tajam. Yoon Hee membungkuk. Menteri Lee menerima Yoon Hee di kantornya.
Menteri Lee : Menyamar dan masuk ke Sungkyunkwan? Kau jauh lebih berani dari yang kubayangkan. Agar kau tidak jalan dalam jalan yang zigzag/tidak beraturan, kau akan berlaku waspada padaku, benar kan? Itu akan sulit dilakukan, karena meskipun kedua matamu terbuka, kau bisa membuat kesalahan, itulah hidup. Tidak akan mudah sendirian. Jadi, apa kau mau ada di samping putraku?
Yoon Hee kaget dan mengangkat wajahnya perlahan.
Menteri Lee : Apa keinginan pria tua ini terlalu banyak?
Yoon Hee tidak percaya pendengarannya, tapi sekaligus lega.
Di bawah pohon ginko, lambang Sungkyunkwan, Sun joon menemui Jae Shin, terima kasih, Sahyung.
Jae shin : Ini yang terakhir kalinya, mulai sekarang adalah giliranmu. Agar aku tidak mencemaskan anak itu lagi. Kau harus melakukannya dengan baik sampai akhir.
Sun Joon : Aku tidak akan pernah melupakan perhatianmu selama ini, terima kasih.
Jae Shin tersenyum : Cukup, kau membuatku malu.
Hei..sekarang Jae Shin sering senyum...sudah berdamai dengan dirinya sendiri dan ia seperti lahir kembali. Ah..kenapa novel yang kedua tidak dilanjutkan, Moon Jae Shin menikah...
Yong Ha menemui mereka (catatan, Yong Ha tidak bisa jalan tanpa putar2 atau loncat-loncat hahaha), apa yang kalian lakukan disini?
Yong Ha : Ayo! tamu kehormatan sudah tiba. Ayo! Daemul ada disini. ayo pergi!
Yong Ha merangkul Sun Joon dan Jae shin dan mengajak mereka menemui Yoon Hee.
Tapi Jae shin menarik kerah baju Yong Ha, dan berkata pada Sun Joon : Kau pergi saja duluan. Sun Joon tersenyum dan pergi.
Yong Ha masih ingin ikut, Jae shin berkata : Ini bukan sesuatu yang harus kau campuri.
Yong Ha cemberut lalu melihat Jae shin dengan senyum dan meletakkan tangan di bahu Jae shin, lalu, apa tempatku disini?
Jae shin sebal tapi geli, apa? Ia main-main dan memukul Yong Ha. Keduanya saling berangkulan dan senyum lebar.
Yong Ha : Ayo, kita pergi.
Sun Joon masuk ke perpustakaan dan mencari Yoon Hee. Mengingat setiap sudut perpustakaan yang berkesan mendalam bagi mereka, mengingat kata2 Yoon Hee di penjara dan akhirnya menemukan Yoon Hee di sudut.
Sun Joon : Apa kau melihat beruang yang pintar?
Yoon Hee kaget dan senyum : Wang Seo Bang?
Keduanya berhadapan dan senyum lebar.
Lalu waktu berlalu....tidak tahu berapa lama...
Gu Yong Ha jalan bersama seorang wanita, sepertinya Gisaeng paling cantik saat itu. Cho sun sepertinya sudah pensiun dan mungkin sekarang bersama In soo. Sayang kenapa In soo tidak disinggung ya..
Yong Ha sekarang designer hanbok ternama. Ia jalan dengan wanita itu dan mencarikan bahan untuk hanboknya. Sambil membuka baju atasan wanita itu dan mencocok-kan warnanya.
Yong Ha : Warnanya tidak sesuai denganmu. Wajahmu terlalu tradisional untuk mengenakan rancanganku.
Wanita itu tanya, kudengar kau dulu siswa Sungkyunkwan. Darimana kau punya keahlian ini?
Yong Ha : aku terlahir dengan itu. Aku Gu Yong Ha.
Tiba-tiba dari langit jatuh selebaran warna biru.
Yong Ha : Ini Cheong Byuk Seo! Teman ini beraksi lagi.
Lalu seseorang dengan busana hitam-hitam lari di atas atap rumah2 penduduk. Seorang Kapten Uigyeombu lari mengejarnya dan berhasil menghadangnya di atap.
Keduanya bertempur, sinar bulan menerpa wajah sang Kapten, Moon Jae shin!
Jae shin mengalahkan Cheong Byuk Seo dan membuka topengnya. Jae shin terperanjat! seorang gadis! Lalu hik! hik! Jae shin belum sembuh hahaha...
Untuk menutupi kecanggungan-nya, Jae shin mengeluarkan pesan biru dan menunjukkan kertas itu di muka gadis itu.
Jae shin : Lihat ini! Tulisan jelek ini, jika kau meneruskannya, ini akan jadi kebiasaan.
Kertas itu sudah penuh dengan coretan Jae shin disana-sini mengoreksi tulisan Cheong Byuk Seo! hahaha..Jae shin ini perfeksionis juga.
Wajah Cheong Byuk Seo kelihatan kesal tapi heran. Menurutku, Cheong Byuk Seo ini bukan anak yang mirip cewek di ep 5, soalnya anak itu seangkatan dengan Yoon Hee kan, jadi pasti sudah lulus dan Cheong Byuk Seo ini anak angkatan baru.
Jae shin melepaskannya dan jalan, lalu ngomel, apa yang diajarkan Sungkyunkwan dengan anak-anak ini sekarang? Aku belum melihat pesan yang ditulis dengan bagus. Hik!
Jae shin menoleh lagi, tapi Cheong Byuk Seo sudah menghilang. Jae shin kaget lalu menyeringai geli.
Sungkyunkwan...
Sekelompok siswa mengikuti seorang Profesor mungil dan mereka menanyakan sesuatu, Prof itu menoleh, dan tarra...Prof Kim Yoon shik.
Yoon Hee akan menjawab pertanyaan mereka ketika Seorang prof galak datang dan merampas kertas tes mereka.
Prof Lee Sun Joon meneruskan kata2 Yoon Hee : Jika kau hanya belajar, tapi gagal berpikir sendiri maka otakmu akan mengeras menjadi batu.
Yoon Hee dan Sun joon berpandangan dengan dingin.
Prof Sun Joon : Jika kalian tidak mau berpikir sendiri dan menghabiskan waktu mengikuti guru kalian, maka kalian tidak bisa dikatakan sebagai pelajar. Dan, kalian tidak lulus!
Kalian terus saja melihat wajah guru kalian. kalian, tidak lulus!
Prof Kim Yoon shik : Karena terus bertanya tentang pengetahuan adalah dasar pembelajaran. Pelajar ini lulus.
Direktur Choi muncul dan mendorong para siswa. Ia marah2 pada Prof Lee Sun Joon dan Prof Kim Yoon Shik, tidak mengajar atau mengurus siswa, kalian berdua selalu bertengkar. Aku sudah dilewati lagi untuk kesempatan transfer (naik pangkat) karena gagal mengatur para dosenku, Sampai kapan kalian akan terus bertengkar? Dewasalah..dewasalah..kalau begini kapan aku bisa masuk ke Agen Pusat sebelum aku mati?
Lalu Direktur Choi menoleh ke arah para siswa, ini bukan demi keuntungan pribadiku, tapi demi kebaikan Sungkyunkwan.
Prof Lee dan Prof Kim saling berpandangan dan pergi ke arah yang berlawanan, meninggalkan Direktur Choi mengoceh sendirian. Ketika Direktur Choi berbalik, kedua Prof itu sudah menghilang. Ia hanya mendengus kesal.
Malamnya, Yoon Hee mengenakan hanbok tipis dan mengusap/ mengecek lukisan. Yoon Hee kaget, berdebu.
Yoon Hee : Aku percaya Prof Lee Sun Joon bertugas bersih-bersih hari ini. Kau bukannya melakukan tugas bersih2mu tapi justru cemburuan. Bagaimana kau bisa menerima tanda lulus sebagai suami?
Sun Joon mendekat, lalu apa ini bisa dikatakan "Lulus"? dan mengecup bibir Yoon Hee.
Yoon Hee menutup bibir Sun Joon dengan jarinya dan meniup lilin.
Keduanya langsung "berbisnis" dan Yoon Hee tanya, ada apa denganmu hari ini?
Sun Joon : Tunggu sebentar dan meraih buku merah dari Yong Ha. Aku masih belum pengalaman.
Yoon Hee menahan ketawa : Sampai kapan kau akan menggunakan buku itu?
Sun Joon : Oh ini dia.
Sun Joon : Oh, bukan ini?

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=182221721849863&set=a.182204478518254.46710.115414481863921&type=3&theater