THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 04 November 2014

10 Tips Sehat Membaca Buku

Membaca buku adalah aktivitas yang memiliki banyak manfaat. Diantaranya adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif seseorang. Tanpa ada buku, sepertinya umat manusia akan sulit berkembang.

Meski begitu, membaca buku juga ternyata memiliki dampak negatif juga terutama untuk kesehatan fisik dan psikologis. Apabila terus dipertahankan, cara membaca buku yang salah dapat memperburuk kesehatan Anda di masa depan.

Lantas bagaimanakah cara membaca buku yang baik tanpa harus mengorbankan kesehatan kita? Berikut beberapa tips sehat membaca buku.

1. Duduk Dengan Posisi Sempurna

Mengapa saya sebut 'posisi sempurna', bukannya 'posisi tegak'? Karena duduk dengan posisi terlalu tegak dapat menyebabkan keram dan kaku pada leher dan persendian. Tetaplah rileks, namun jangan terlalu membungkuk. Ingat, membungkuk dalam waktu yang lama dapat menyebabkan berubahnya postur tulang belakang.

2. Jangan Bergonta-ganti Buku dalam Satu Waktu

Usahakan untuk membaca satu buku hingga selesai. Sebelum menyelesaikan suatu buku, jangan membaca buku lain apalagi yang temanya bertentangan dengan buku yang tengah Anda baca. Membaca banyak jenis buku dalam satu waktu dapat menyebabkan 'tumpang-tindih'nya informasi di otak Anda. Hal tersebut akan mempercepat penurunan kemampuan mengingat Anda.

Tips mencegah 'tumpang-tindih' informasi di otak: usahakan fokus membaca satu buku. Setelah selesai, jangan langsung membaca buku baru. Beri waktu kepada otak Anda selama beberapa hari untuk memproses informasi yang baru saja Anda dapat.

3. Jangan Membaca Buku di Kendaraan

Ketika membaca buku di kendaraan, pandangan Anda terfokus pada sesuatu yang statis sehingga tubuh Anda merespon bahwa Anda sedang dalam keadaan diam. Padahal, Anda sedang bergerak. Keadaan seperti ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman terutama pada usus dan lambung. Kemudian usus dan lambung mengirimkan sinyal tidak nyaman kepada otak yang menyebabkan kepala Anda pusing.

4. Kedipkan Mata Secara Teratur

Terkadang membaca buku membuat Anda lupa berkedip. Berkediplah lebih sering ketika membaca buku agar mata Anda tidak mengalami iritasi.

5. Baca Secara Bertahap

Biasakan membaca buku secara bertahap. Misalnya, sisihkan waktu sebanyak satu jam setiap harinya untuk membaca satu bab. Setelah membaca, lakukan perenggangan seperti jalan-jalan atau bersosialisasi. Jangan pernah membaca suatu buku secara nonstop. Selain tidak baik untuk kesehatan, membaca buku secara nonstop juga dapat menyebabkan turunnya minat Anda dalam membaca.

6. Imbangi dengan Mengonsumsi Vitamin A secara Rutin

Perhatikan makanan Anda. Setidaknya dalam satu minggu Anda satu kali memakan sayur-sayuran hijau dan wortel yang kaya akan vitamin A. Hal ini ditujukan untuk menjaga kesehatan mata Anda.

7. Ketika Mata Terasa Lelah, Berhenti Membaca!

Jika mata Anda lelah, itu artinya mata Anda belum terbiasa membaca buku. Istirahatkanlah! Jangan paksa mata Anda untuk terus membaca karena dapat mengganggu penglihatan Anda di masa depan.

8. Posisikan Buku Dengan Benar

Membaca buku boleh di meja atau di simpan di tangan. Jarak terdekat buku adalah 30 cm, jarak terjauhnya tak terbatas. Jangan membaca sembari tiduran, duduklah. Buku harus berada di bawah mata dengan sudut kemiringan antara 40 - 70 derajat.

9. Pastikan Pencahayaan Cukup Terang

Jangan membaca di ruangan yang terlalu gelap karena dapat merusak mata. Tetapi jangan membaca di ruangan yang terlalu terang juga karena dapat menyebabkan mata lebih cepat lelah. Sebaiknya, lakukan aktivitas membaca di ruangan dengan pencahayaan cukup.

10. Palingkan Pandangan Setiap 20 Menit

Batas fokus Anda pada buku adalah 20 menit. Setiap 20 menit, palingkan pandangan Anda ke objek-objek yang letaknya lebih dari 6 meter dari mata Anda. Palingkan pandangan Anda minimal selama 20 detik. Setelah, itu, Anda boleh kembali membaca.


Bagaimanapun ceritanya, membaca buku adalah hal yang menyenangkan dan baik untuk kecerdasan Anda. Semoga bermanfaat!




    (http://sayogand.blogspot.com/2014/01/10-tips-sehat-membaca-buku.html)



Jangan lupa, kunjungi Web Kami

www.diandrabook.com

www.diandrabooks.wordpress.com

=====================================================================


JASA EDITING NASKAH BERHADIAH!

Menulis adalah kegiatan dan hobi yang sangat menyenangkan dan digemari oleh banyak orang—belum lagi kalau tulisan itu dibukukan hingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Kamu bercita-cita ingin menjadi penulis dengan menuangkan idemu dalam bentuk sebuah buku yang berkualitas?

Namun, sekadar ditulis saja tak cukup untuk melengkapi kualitas tersebut. Diperlukan pula tata bahasa yang sesuai dengan EYD. Masih merasa lemah dalam kualitas EYD? Oleh karena itulah, blogger Menulis Bukti Hidupku (MIBUKU) siap membantu dengan menyediakan jasa editing naskah dalam bahasa Indonesia agar isi bukumu semakin berkualitas!


Setiap naskah memerlukan proses editing sebelum dijual. Tapi tidak semua penulis bisa melakukan editing naskahnya dengan baik. Ia memerlukan bantuan jasa editing naskah. Teman-teman penulis yang membutuhkan jasa, akan mendapatkan editing meliputi koreksi EYD seperti misalnya :
·                    Kalimat yang salah atau kurang,
·                    Tajwid bahasa (pelafalan huruf dan kata),

·                    Kata penghubung apa bagusnya digunakan,

·                    Kata depan,

·                    Kesalahan ketik (typo),
·                    Kalimat baku dan tak baku,
·                    Penggunaan huruf kapital, huruf miring dll,
·                    Penggunaan tanda baca yang tepat seperti elipsis, petik ganda, petik tunggal, tanda hubung seperti en-dash dan em-dash dsb,
·                    dan masih banyak lagi…

Proses editing naskah sangat perlu dilakukan sebelum naskah itu diterbitkan karena bisa saja terjadi kesalahan yang tidak disengaja mau pun salah tulis, juga ketidaktahuan penulis tentang EYD hingga selalu ditolak penerbit mayor karena tata penulisan yang masih kacau. Butuh bantuan jasa editing naskah kami?
Editing yang kami lakukan tidak meliputi isi naskah seperti misalnya pengecekan kebenaran isinya. Dalam editing, kami juga tidak akan mengubah gaya tulisan, makna, dan alur cerita yang kamu tulis.

Apa untungnya mencari jasa editing naskah sendiri? Dengan mencari jasa editing naskah sendiri, tentu saja file hasil editing secara otomatis akan menjadi milik penulis sepenuhnya. Beda kalau diedit secara langsung oleh penerbit karena file hasil editingnya tak akan diberikan.
Hanya dengan TARIF JASA EDITING sebesar Rp 200.000 (DUA RATUS RIBU RUPIAH) maksimal 100 hal (format A4, font TNR 12, spasi 1.5, margin normal) kamu bisa mendapatkan hasil editing naskahmu hingga bisa mempelajari kesalahan kepenulisanmu sendiri. Jadi sekalian bisa belajar EYD secara mandiri, kan?

Tak semua penulis menyadari EYD itu penting dalam menulis. Padahal hal itu sangat mempengaruhi baik dan buruknya tata penulisan mereka agar pembaca dapat memahami tulisan seorang penulis. Baik dan buruknya tata kepenulisan itu merupakan bukti serius atau tidaknya penulis itu berkarya. Jika tak teliti dalam EYD, penulis hanya menulis kata yang tidak berarti.
Dengan menggunakan jasa kami, kami tidak bertanggung jawab atas isi dan konten yang ada di dalam naskah tersebut karena merupakan tanggung jawab penulis naskah seutuhnya. Selain itu, penulis juga harus mencantumkan dalam buku tersebut bahwa editor bukunya adalah MENULIS BUKTI HIDUPKU.

BONUS:
Jasa editing naskah kami ada bonusnya, loh! Tiap naskah yang masuk akan mendapatkan 1 (satu) buah buku koleksi Creepy Pasta’s Group Sister yang akan dikirim langsung ke alamat kamu (persediaan terbatas). Judul buku bisa dipilih.

 

Punya naskah yang mau diterbitkan? Ingin melakukan self editing, tapi merasa kurang memahami EYD? Silakan kontak kami di sini untuk mendiskusikannya:

Facebook (inbox only) : ARIESKA ARIEF & MENULIS BUKTI HIDUPKU
Pin BB (ping! only) : 764A7969
Ponsel (SMS only) : 085 399 566 422

Tips Merawat Buku

1. Jauhi dari Api

Simpan buku Anda di tempat yang jauh dari api. Buku yang tersusun atas lembaran-lembaran kertas itu memiliki sifat mudah terbakar. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka jauhilah buku dari api.

2. Simpan di Tempat yang Jauh dari Jangkauan Anak-Anak

Anak-anak juga bisa jadi salah satu faktor penyebab rusaknya buku Anda. Anak-anak yang memiliki insting jahil bisa saja melihat-lihat koleksi Anda sembari merobek atau mencorat-coret buku tersebut. Oleh karena itu, simpan buku di tempat yang cukup tinggi sehingga anak-anak (terutama balita) tidak dapat menjangkau buku-buku Anda.

3. Jangan Simpan di Tempat yang Terpapar Sinar Matahari Langsung

Buku yang terpapar sinar matahari langsung dapat menyebabkan kertas menjadi kecoklatan dan tidak sedap dipandang mata. Oleh karena itu, hindari menyimpan buku di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.

4. Jangan Simpan di Tempat yang Lembab

Selain di tempat yang terpapar sinar matahari langsung, buku yang disimpan di tempat yang terlalu lembab juga dapat menyebabkan kertas menjadi lunak dan tintanya luntur.

5. Jangan Simpan di Ruangan Tertutup

Buku juga membutuhkan aliran udara segar agar kertasnya tidak cepat menguning. Buku harus disimpan di tempat yang sirkulasi udaranya baik. Jadi, hindari menyimpan buku di tempat-tempat yang kedap udara seperti lemari, kardus yang tertutup, dan tempat kedap udara lainnya.

6. Jangan Dicorat-coret

Jangan mencorat-coret buku karena tinta pulpen akan luntur dalam waktu beberapa tahun. Apabila terpaksa harus mencorat-coret (memberi identitas kepemilikan misalnya), silakan gunakan kertas yang paling depan karena biasanya halaman buku paling depan bukanlah bagian yang terlalu penting.

7. Jangan Dilipat

Saya sering melihat ada orang yang menandai bagian buku yang belum dibaca dengan cara melipat halaman buku. Saya rasa ini bukanlah kebiasaan yang baik karena melipat halaman buku dapat mempercepat kerusakan kertas. Saya sarankan gunakan pembatas buku. Tidak punya pembatas buku? Jangan khawatir, Anda dapat menggunakan daun, karton yang digunting, atau benda-benda tipis lainnya.

8. Bersihkan Secara Berkala

Setiap ada waktu luang, bersihkan koleksi buku Anda menggunakan kemoceng atau permbersih debu lainnya. Hal ini juga membantu agar koleksi buku Anda tetap terlihat bersih tak berdebu dan nyaman dipandang mata.

9. Simpan Buku Secara Tegak

Simpan buku secara berderet ke samping dan posisikan setiap buku secara vertikal. Saya sarankan urutkan buku berdasarkan jenisnya agar mudah dicari suatu saat. Jangan sekali-kali menyimpan buku dengan cara ditumpuk karena hal tersebut dapat menyebabkan kertas menjadi lebih cepat lembab.

10. Beri Sampul

Jangan lupa, beri sampul plastik transparan agar buku Anda terlindung dari gesekan-gesekan yang merusak cover buku.


Demikianlah artikel saya mengenai tips merawat buku. Semoga bermanfaat!






(http://sayogand.blogspot.com/2014/01/tips-merawat-buku.html)



Jangan lupa kunjungi web kami, ada diskon menarik setiap hari nya..


http://diandrabooks.wordpress.com/

http://diandrabook.com/

==================================================================


JASA EDITING NASKAH BERHADIAH!

Menulis adalah kegiatan dan hobi yang sangat menyenangkan dan digemari oleh banyak orang—belum lagi kalau tulisan itu dibukukan hingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Kamu bercita-cita ingin menjadi penulis dengan menuangkan idemu dalam bentuk sebuah buku yang berkualitas?

Namun, sekadar ditulis saja tak cukup untuk melengkapi kualitas tersebut. Diperlukan pula tata bahasa yang sesuai dengan EYD. Masih merasa lemah dalam kualitas EYD? Oleh karena itulah, blogger Menulis Bukti Hidupku (MIBUKU) siap membantu dengan menyediakan jasa editing naskah dalam bahasa Indonesia agar isi bukumu semakin berkualitas!


Setiap naskah memerlukan proses editing sebelum dijual. Tapi tidak semua penulis bisa melakukan editing naskahnya dengan baik. Ia memerlukan bantuan jasa editing naskah. Teman-teman penulis yang membutuhkan jasa, akan mendapatkan editing meliputi koreksi EYD seperti misalnya :
·                    Kalimat yang salah atau kurang,
·                    Tajwid bahasa (pelafalan huruf dan kata),

·                    Kata penghubung apa bagusnya digunakan,

·                    Kata depan,

·                    Kesalahan ketik (typo),
·                    Kalimat baku dan tak baku,
·                    Penggunaan huruf kapital, huruf miring dll,
·                    Penggunaan tanda baca yang tepat seperti elipsis, petik ganda, petik tunggal, tanda hubung seperti en-dash dan em-dash dsb,
·                    dan masih banyak lagi…

Proses editing naskah sangat perlu dilakukan sebelum naskah itu diterbitkan karena bisa saja terjadi kesalahan yang tidak disengaja mau pun salah tulis, juga ketidaktahuan penulis tentang EYD hingga selalu ditolak penerbit mayor karena tata penulisan yang masih kacau. Butuh bantuan jasa editing naskah kami?
Editing yang kami lakukan tidak meliputi isi naskah seperti misalnya pengecekan kebenaran isinya. Dalam editing, kami juga tidak akan mengubah gaya tulisan, makna, dan alur cerita yang kamu tulis.

Apa untungnya mencari jasa editing naskah sendiri? Dengan mencari jasa editing naskah sendiri, tentu saja file hasil editing secara otomatis akan menjadi milik penulis sepenuhnya. Beda kalau diedit secara langsung oleh penerbit karena file hasil editingnya tak akan diberikan.
Hanya dengan TARIF JASA EDITING sebesar Rp 200.000 (DUA RATUS RIBU RUPIAH) maksimal 100 hal (format A4, font TNR 12, spasi 1.5, margin normal) kamu bisa mendapatkan hasil editing naskahmu hingga bisa mempelajari kesalahan kepenulisanmu sendiri. Jadi sekalian bisa belajar EYD secara mandiri, kan?

Tak semua penulis menyadari EYD itu penting dalam menulis. Padahal hal itu sangat mempengaruhi baik dan buruknya tata penulisan mereka agar pembaca dapat memahami tulisan seorang penulis. Baik dan buruknya tata kepenulisan itu merupakan bukti serius atau tidaknya penulis itu berkarya. Jika tak teliti dalam EYD, penulis hanya menulis kata yang tidak berarti.
Dengan menggunakan jasa kami, kami tidak bertanggung jawab atas isi dan konten yang ada di dalam naskah tersebut karena merupakan tanggung jawab penulis naskah seutuhnya. Selain itu, penulis juga harus mencantumkan dalam buku tersebut bahwa editor bukunya adalah MENULIS BUKTI HIDUPKU.

BONUS:
Jasa editing naskah kami ada bonusnya, loh! Tiap naskah yang masuk akan mendapatkan 1 (satu) buah buku koleksi Creepy Pasta’s Group Sister yang akan dikirim langsung ke alamat kamu (persediaan terbatas). Judul buku bisa dipilih.

 

Punya naskah yang mau diterbitkan? Ingin melakukan self editing, tapi merasa kurang memahami EYD? Silakan kontak kami di sini untuk mendiskusikannya:

Facebook (inbox only) : ARIESKA ARIEF & MENULIS BUKTI HIDUPKU
Pin BB (ping! only) : 764A7969
Ponsel (SMS only) : 085 399 566 422

Menulis Cerpen Atau Novel?

Sejak Jika Hujan Pernah Bertanya dan Musim Cinta terbit, ada beberapa pertanyaan yang muncul baik itu dari pembaca maupun teman-teman, kenapa menerbitkan Kumpulan Cerpen? Apakah lebih mudah? Apakah sudah tidak menulis novel lagi? Dan sebagainya. Ketahuilah, saya seorang penulis yang berangkat dari tulisan-tulisan pendek. Sebelum sanggup menulis panjang, saya menulis cerita-cerita yang hanya berisi dua sampai sepuluh halaman saja. Kebanyakan tulisan tersebut tentu tidak bisa diterbitkan, dan akhirnya baru bisa jatuh ke tangan pembaca dalam bentuk buku, salah duanya adalah Jika Hujan Pernah Bertanya dan Musim Cinta itu sendiri.

Bagi saya menulis cerpen bukan perkara mudah atau cepat. Menulis novel selama dua tahun terakhir membuat saya terbiasa dengan tulisan-tulisan panjang, penjabaran yang detail, dan banyaknya pemunculan percakapan antar tokoh dan elemen-elemen lainnya. Ketika Jika Hujan Pernah Bertanya akan diterbitkan dan masuk proses revisi, saya mengalami kesulitan tersebut. Kadang, begitu masuk ke halaman-halaman awal, jatuhnya saya malah terlena pada jalinan cerita hingga tak lagi bisa diolah menjadi cerpen. Saya berkali-kali membaca dan merasa cerita-cerita tersebut sangat tidak berterus terang (yang semestinya tidak demikian untuk sebuah cerpen). Jadi kalau dibilang mudah dan cepat, tidak juga. Lalu, kenapa saya sampai menerbitkan dua Kumpulan Cerpen tahun ini?

Menulis cerpen bagi saya sama seperti brainstorming sebuah ide untuk novel. Ketika menulis ulang Jika Hujan Pernah Bertanya dan menulis Musim Cinta, saya menemukan banyak ide-ide segar yang bermunculan di dalam kepala saya, dan saya katakan 'kayaknya keren nih kalo dijadiin novel'. Dan sekadar info saja, novel pertama saya (Before Us) pun awalnya sebuah cerpen yang kemudian dikembangkan menjadi novel untuk keperluan kompetisi. Ada banyak hal yang lama terpendam dalam kepala saya dan tergali kembali ketika menulis cerpen-cerpen tersebut. Ide-ide yang tak pernah tertuliskan, sampai idealisme seperti apa sebuah tulisan yang sangat ingin saya hasilkan. Semuanya terangkat kembali ketika menulis kumpulan cerpen tersebut.

Menulis cerpen juga membuat saya leluasa menggunakan diksi dan kata-kata puitis yang saya sukai. Jumlah halaman yang tak lebih dari 10 halaman A4 membuat saya bisa memadatkan diksi tanpa terasa jenuh dan melelahkan (ya, coba bayangkan novel beratus-ratus halaman yang dituturkan dengan begitu padat dari segi diksi dan pilihan kata, saya rasa cukup membuat lelah di tengah perjalanan membacanya). Saya ingat bagaimana saya amat sangat menyukai Rectoverso Dee bukan dari segi isi cerita tapi bagaimana cara Dee menyajikannya. Bukan soal mengenyangkan, tapi sensasi rasanya. Seperti itu lah kepuasan yang saya dapat ketika menulis cerpen.

Tentu apresiasi kita untuk mereka yang menulis cerpen tak bisa disama ratakan dengan para penulis novel. Masing-masing punya tantangan dan kesulitan tersendiri. Dan soal selera pembaca, tak bisa dipaksakan juga bukan? Yang pasti, kalau teman-teman menyukai cerpen, tak ada salahnya untuk tetap menghasilkan tulisan pendek tersebut. Mungkin tak terlalu banyak pembaca yang meminatinya, tapi saya adalah salah satunya. Toh, banyak penulis hebat di luar sana yang menghasilkan cerpen-cerpen luar biasa, sebut saja AS. Laksana sebagai salah satunya.

(Robin Wijaya)

==================================================================


JASA EDITING NASKAH BERHADIAH!

Menulis adalah kegiatan dan hobi yang sangat menyenangkan dan digemari oleh banyak orang—belum lagi kalau tulisan itu dibukukan hingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Kamu bercita-cita ingin menjadi penulis dengan menuangkan idemu dalam bentuk sebuah buku yang berkualitas?

Namun, sekadar ditulis saja tak cukup untuk melengkapi kualitas tersebut. Diperlukan pula tata bahasa yang sesuai dengan EYD. Masih merasa lemah dalam kualitas EYD? Oleh karena itulah, blogger Menulis Bukti Hidupku (MIBUKU) siap membantu dengan menyediakan jasa editing naskah dalam bahasa Indonesia agar isi bukumu semakin berkualitas!


Setiap naskah memerlukan proses editing sebelum dijual. Tapi tidak semua penulis bisa melakukan editing naskahnya dengan baik. Ia memerlukan bantuan jasa editing naskah. Teman-teman penulis yang membutuhkan jasa, akan mendapatkan editing meliputi koreksi EYD seperti misalnya :
·                    Kalimat yang salah atau kurang,
·                    Tajwid bahasa (pelafalan huruf dan kata),

·                    Kata penghubung apa bagusnya digunakan,

·                    Kata depan,

·                    Kesalahan ketik (typo),
·                    Kalimat baku dan tak baku,
·                    Penggunaan huruf kapital, huruf miring dll,
·                    Penggunaan tanda baca yang tepat seperti elipsis, petik ganda, petik tunggal, tanda hubung seperti en-dash dan em-dash dsb,
·                    dan masih banyak lagi…

Proses editing naskah sangat perlu dilakukan sebelum naskah itu diterbitkan karena bisa saja terjadi kesalahan yang tidak disengaja mau pun salah tulis, juga ketidaktahuan penulis tentang EYD hingga selalu ditolak penerbit mayor karena tata penulisan yang masih kacau. Butuh bantuan jasa editing naskah kami?
Editing yang kami lakukan tidak meliputi isi naskah seperti misalnya pengecekan kebenaran isinya. Dalam editing, kami juga tidak akan mengubah gaya tulisan, makna, dan alur cerita yang kamu tulis.

Apa untungnya mencari jasa editing naskah sendiri? Dengan mencari jasa editing naskah sendiri, tentu saja file hasil editing secara otomatis akan menjadi milik penulis sepenuhnya. Beda kalau diedit secara langsung oleh penerbit karena file hasil editingnya tak akan diberikan.
Hanya dengan TARIF JASA EDITING sebesar Rp 200.000 (DUA RATUS RIBU RUPIAH) maksimal 100 hal (format A4, font TNR 12, spasi 1.5, margin normal) kamu bisa mendapatkan hasil editing naskahmu hingga bisa mempelajari kesalahan kepenulisanmu sendiri. Jadi sekalian bisa belajar EYD secara mandiri, kan?

Tak semua penulis menyadari EYD itu penting dalam menulis. Padahal hal itu sangat mempengaruhi baik dan buruknya tata penulisan mereka agar pembaca dapat memahami tulisan seorang penulis. Baik dan buruknya tata kepenulisan itu merupakan bukti serius atau tidaknya penulis itu berkarya. Jika tak teliti dalam EYD, penulis hanya menulis kata yang tidak berarti.
Dengan menggunakan jasa kami, kami tidak bertanggung jawab atas isi dan konten yang ada di dalam naskah tersebut karena merupakan tanggung jawab penulis naskah seutuhnya. Selain itu, penulis juga harus mencantumkan dalam buku tersebut bahwa editor bukunya adalah MENULIS BUKTI HIDUPKU.

BONUS:
Jasa editing naskah kami ada bonusnya, loh! Tiap naskah yang masuk akan mendapatkan 1 (satu) buah buku koleksi Creepy Pasta’s Group Sister yang akan dikirim langsung ke alamat kamu (persediaan terbatas). Judul buku bisa dipilih.

 

Punya naskah yang mau diterbitkan? Ingin melakukan self editing, tapi merasa kurang memahami EYD? Silakan kontak kami di sini untuk mendiskusikannya:

Facebook (inbox only) : ARIESKA ARIEF & MENULIS BUKTI HIDUPKU
Pin BB (ping! only) : 764A7969
Ponsel (SMS only) : 085 399 566 422