THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 23 Agustus 2010

KIAT SIBUK MENULIS ala @_@, idenya banjir!:


1. Buat novel buanyak: karya yang paling awal kubuat adalah novel, sejak tahun 1997. Aku lebih suka menulis novel karena menurutku cerita yang panjang itu lebih seru! Aku masih gencar buat novel hingga sekarang dah ada 10 judul, yang selesai dah 1 (n yang terhapus puluhan karena kesalahan teknis ato virus, hehe).
2. Cerpen: cerpen perdana kubuat saat ultah taon 2010. Aku yang mencoba menuliskan cerpen perdana itu di fb, mengalir dengan mudah dan cepat. Kusadari, ternyata aku bisa buat cerpen. Padahal kupikir aku ga bisa karena ceritanya yang diusahakan pendek. Sejak saat itu aku termotivasi buat cerpen dengan rutin. N ternyata memang bisa! Tapi aku nulis cerpen buat lomba nulis aja sekarang… (aku lebih focus ma novel)
3. Ikut perlombaan menulis: aku rajin mencari lomba mulai dari madding ampe gencar internet. Dan hasilnya aku menemukan lomba buanyak! Mule dari cerpen, esay ampe novel. Aku bersikeras mengikuti lomba2 nulis yang sesuai dengan ‘akidah’ saya. Jadi saya harus disiplin dan kejar tayang. Lomba2 itu terasa menjadi tugas kuliah bagiku sekarang, hehe (cos pake deadline)… tapi enaknya boleh kumpul boleh kagak, alias hukumnya sunah… tapi selalu kuusahain buat ikut sih!
4. Ikut forum menulis dan seminar2: enak kalo jadi ana FLP, bisa semangat belajar nulis n dapat info lomba nulis juga! Terus kalo ikut seminar2 penulisan, kita bisa bersemangat untuk menulis. Cari banyak2 forum itu. di internet maupun gabung di fb!
5. Kirim tulisan ke media online: tanpa sengaja tuan google mengantarku menemukan media2 online sebanyak 9 web ketika cari lomba. Jadi lebi semangat nulis. Tinggal reg, jadi de kirim tulisannya.
6. Kirim tulisan ke media massa: cari alamat media sebanyak2nya kemudian pertimbangkan jenis tulisanmu untuk dikirim ke media itu. aku yang baru nulis cerpen, baru mencobanya ke majalah story, majalah kesayanganku… tapi aku lebi focus ma media online, karena malas nunggu, hehe…
7. Bikin buku: ini yang bisa buat semangat juga! Anak FLP unhas mo bikin kumcer, so jangan sia2kan kesempatan ini untuk berkontribusi. Selain itu, saya juga berniat membuat kumcer dan novel sendiri.
8. Tulis cerita2 mimpi n diary (kalo sempat)… cerita dalam mimpi lebih ngayal daripada diary…
9. Yang terakhir buat blog dunk, dengan blog, kita bisa membuat tulisan apa aja, kagak ada yang larang! Buat tulisanmu dengan tema apa aja, jangan facebookan melulu dunk! Kita bisa postingin apa aja di dunia maya, yang ngga Cuma friend kita bisa liat, tapi seisi dunia bo!
Nah! Gimana? Menulis itu nyenengin banget kan?…keep writing!

==============================================================

JASA EDITING NASKAH BERHADIAH!

Menulis adalah kegiatan dan hobi yang sangat menyenangkan dan digemari oleh banyak orang—belum lagi kalau tulisan itu dibukukan hingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Kamu bercita-cita ingin menjadi penulis dengan menuangkan idemu dalam bentuk sebuah buku yang berkualitas?

Namun, sekadar ditulis saja tak cukup untuk melengkapi kualitas tersebut. Diperlukan pula tata bahasa yang sesuai dengan EYD. Masih merasa lemah dalam kualitas EYD? Oleh karena itulah, blogger Menulis Bukti Hidupku (MIBUKU) siap membantu dengan menyediakan jasa editing naskah dalam bahasa Indonesia agar isi bukumu semakin berkualitas!


Setiap naskah memerlukan proses editing sebelum dijual. Tapi tidak semua penulis bisa melakukan editing naskahnya dengan baik. Ia memerlukan bantuan jasa editing naskah. Teman-teman penulis yang membutuhkan jasa, akan mendapatkan editing meliputi koreksi EYD seperti misalnya :
·                    Kalimat yang salah atau kurang,
·                    Tajwid bahasa (pelafalan huruf dan kata),

·                    Kata penghubung apa bagusnya digunakan,

·                    Kata depan,

·                    Kesalahan ketik (typo),
·                    Kalimat baku dan tak baku,
·                    Penggunaan huruf kapital, huruf miring dll,
·                    Penggunaan tanda baca yang tepat seperti elipsis, petik ganda, petik tunggal, tanda hubung seperti en-dash dan em-dash dsb,
·                    dan masih banyak lagi…

Proses editing naskah sangat perlu dilakukan sebelum naskah itu diterbitkan karena bisa saja terjadi kesalahan yang tidak disengaja mau pun salah tulis, juga ketidaktahuan penulis tentang EYD hingga selalu ditolak penerbit mayor karena tata penulisan yang masih kacau. Butuh bantuan jasa editing naskah kami?
Editing yang kami lakukan tidak meliputi isi naskah seperti misalnya pengecekan kebenaran isinya. Dalam editing, kami juga tidak akan mengubah gaya tulisan, makna, dan alur cerita yang kamu tulis.

Apa untungnya mencari jasa editing naskah sendiri? Dengan mencari jasa editing naskah sendiri, tentu saja file hasil editing secara otomatis akan menjadi milik penulis sepenuhnya. Beda kalau diedit secara langsung oleh penerbit karena file hasil editingnya tak akan diberikan.
Hanya dengan TARIF JASA EDITING sebesar Rp 200.000 (DUA RATUS RIBU RUPIAH) maksimal 100 hal (format A4, font TNR 12, spasi 1.5, margin normal) kamu bisa mendapatkan hasil editing naskahmu hingga bisa mempelajari kesalahan kepenulisanmu sendiri. Jadi sekalian bisa belajar EYD secara mandiri, kan?

Tak semua penulis menyadari EYD itu penting dalam menulis. Padahal hal itu sangat mempengaruhi baik dan buruknya tata penulisan mereka agar pembaca dapat memahami tulisan seorang penulis. Baik dan buruknya tata kepenulisan itu merupakan bukti serius atau tidaknya penulis itu berkarya. Jika tak teliti dalam EYD, penulis hanya menulis kata yang tidak berarti.
Dengan menggunakan jasa kami, kami tidak bertanggung jawab atas isi dan konten yang ada di dalam naskah tersebut karena merupakan tanggung jawab penulis naskah seutuhnya. Selain itu, penulis juga harus mencantumkan dalam buku tersebut bahwa editor bukunya adalah MENULIS BUKTI HIDUPKU.

BONUS:
Jasa editing naskah kami ada bonusnya, loh! Tiap naskah yang masuk akan mendapatkan 1 (satu) buah buku koleksi Creepy Pasta’s Group Sister yang akan dikirim langsung ke alamat kamu (persediaan terbatas). Judul buku bisa dipilih.

 

Punya naskah yang mau diterbitkan? Ingin melakukan self editing, tapi merasa kurang memahami EYD? Silakan kontak kami di sini untuk mendiskusikannya:

Facebook (inbox only) : ARIESKA ARIEF & MENULIS BUKTI HIDUPKU
Pin BB (ping! only) : 764A7969
Ponsel (SMS only) : 085 399 566 422
 

SUMBER IDE MENGARANG ala @_@, selain bakat:


1. Mimpi: ini adalah sumber ide mengarang terbesarku! Ini asset terpenting dan termahalku. Betapa tidak, aku selalu saja dikaruniai mimpi yang hebatnya memiliki cerita yang mengesankan dan sayang untuk tidak ditulis. Oleh karena itu, sejak tahun 1997 aku sudah membuat catatan berisi mimpiku hingga sekarang. Dan rasanya sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja dengan tidak mengikutsertakannya sebagai inspirasi karanganku.
Jadi tulis apa saja mimpi kalian dan simpan baik2, karena suatu saat jika kalian butuh ide, kalian bisa membuka2nya lagi dan memetiknya. Lalu rangkailah dan kembangkanlah mimpi2 kalian jadi sebuah cerita menarik.
2. Komik: hobiku baca komik. Lewat gambarnya, aku dapat terinspirasi dengan mudah. Dengan gambar komik, aku bisa membayangkan sebuah adegan sehingga menjadi sebuah cerita. Komik adalah koleksi terbesar di kamarku. Jadi, kalo nyewa n gramed, sempet2in deh buka2 komik, tau aja dapat ide kayak @_@
3. Jalan2: hobi utamaku salah satunya adalah jalan2. Aku tukang jalan, jadi suka ke mana saja. Kala santai, aku suka berjalan jauh dengan mengendarai mobil. Aku suka ke t4 bagus karena pikiran jadi refresh n memudahkan kita dapat ide cerita. Dengan naik mobil, kita bisa melihat pemandangan apa saja, n apa saja yang kita lihat, bisa kita jadikan adegan dalam karangan kita.
4. Nonton: aku menyukai animasi, action dan horror. Jadi tiap ada film2 seru, aku sayang tuk ngelewatinnya. Tiap adegan film dan ceritanya bisa menyumbangkan ide2 karangan kita.
5. Dengar music: hal ini lebih lancer jika diduetkan dengan jalan2 naik mobil. Sambil melihat pemandangan dan music bagus, bisa menjadi ide. Apalagi jika denger music rock, pikiran jadi berpetualang (untuk penulis karya action kayak @_@)
6. Pengalaman orang lain: hal ini bisa dijadikan tulisan, karna ga semua pengalaman pribadi kita menarik. Jadi saya biasa terinspirasi dari pengalaman orang lain yang hidupnya wah…
7. Baca karya orang: baca cerpen n novel orang, bisa menambah wawasan, meskipun kalo novel biasa baca sinopsisnya aja…
8. Diary: tulis pengalaman menarikmu sehingga bisa menjadi ide cerita. Kalo saya sih, kebanyakan diary soal percintaan,, hehe.
9. Tidur2an sambil mengkhayal: ini yang biasa kulakukan jika lagi nganggur. Aku menggali ide dengan tiduran sambil ngayal. N hal ini efektif untuk aku!
10. Coba deh, lagi mampet2nya dikala ide cerita kita mampet. Pas banget buat penulis tipe kayak aku. Silahkan digunakan untuk mencari ide cerita, menyambung cerita hingga endingnya. Selamat mencoba! @_@

=================================================================

JASA EDITING NASKAH BERHADIAH!

Menulis adalah kegiatan dan hobi yang sangat menyenangkan dan digemari oleh banyak orang—belum lagi kalau tulisan itu dibukukan hingga dapat dibaca oleh masyarakat luas. Kamu bercita-cita ingin menjadi penulis dengan menuangkan idemu dalam bentuk sebuah buku yang berkualitas?

Namun, sekadar ditulis saja tak cukup untuk melengkapi kualitas tersebut. Diperlukan pula tata bahasa yang sesuai dengan EYD. Masih merasa lemah dalam kualitas EYD? Oleh karena itulah, blogger Menulis Bukti Hidupku (MIBUKU) siap membantu dengan menyediakan jasa editing naskah dalam bahasa Indonesia agar isi bukumu semakin berkualitas!


Setiap naskah memerlukan proses editing sebelum dijual. Tapi tidak semua penulis bisa melakukan editing naskahnya dengan baik. Ia memerlukan bantuan jasa editing naskah. Teman-teman penulis yang membutuhkan jasa, akan mendapatkan editing meliputi koreksi EYD seperti misalnya :
·                    Kalimat yang salah atau kurang,
·                    Tajwid bahasa (pelafalan huruf dan kata),

·                    Kata penghubung apa bagusnya digunakan,

·                    Kata depan,

·                    Kesalahan ketik (typo),
·                    Kalimat baku dan tak baku,
·                    Penggunaan huruf kapital, huruf miring dll,
·                    Penggunaan tanda baca yang tepat seperti elipsis, petik ganda, petik tunggal, tanda hubung seperti en-dash dan em-dash dsb,
·                    dan masih banyak lagi…

Proses editing naskah sangat perlu dilakukan sebelum naskah itu diterbitkan karena bisa saja terjadi kesalahan yang tidak disengaja mau pun salah tulis, juga ketidaktahuan penulis tentang EYD hingga selalu ditolak penerbit mayor karena tata penulisan yang masih kacau. Butuh bantuan jasa editing naskah kami?
Editing yang kami lakukan tidak meliputi isi naskah seperti misalnya pengecekan kebenaran isinya. Dalam editing, kami juga tidak akan mengubah gaya tulisan, makna, dan alur cerita yang kamu tulis.

Apa untungnya mencari jasa editing naskah sendiri? Dengan mencari jasa editing naskah sendiri, tentu saja file hasil editing secara otomatis akan menjadi milik penulis sepenuhnya. Beda kalau diedit secara langsung oleh penerbit karena file hasil editingnya tak akan diberikan.
Hanya dengan TARIF JASA EDITING sebesar Rp 200.000 (DUA RATUS RIBU RUPIAH) maksimal 100 hal (format A4, font TNR 12, spasi 1.5, margin normal) kamu bisa mendapatkan hasil editing naskahmu hingga bisa mempelajari kesalahan kepenulisanmu sendiri. Jadi sekalian bisa belajar EYD secara mandiri, kan?

Tak semua penulis menyadari EYD itu penting dalam menulis. Padahal hal itu sangat mempengaruhi baik dan buruknya tata penulisan mereka agar pembaca dapat memahami tulisan seorang penulis. Baik dan buruknya tata kepenulisan itu merupakan bukti serius atau tidaknya penulis itu berkarya. Jika tak teliti dalam EYD, penulis hanya menulis kata yang tidak berarti.
Dengan menggunakan jasa kami, kami tidak bertanggung jawab atas isi dan konten yang ada di dalam naskah tersebut karena merupakan tanggung jawab penulis naskah seutuhnya. Selain itu, penulis juga harus mencantumkan dalam buku tersebut bahwa editor bukunya adalah MENULIS BUKTI HIDUPKU.

BONUS:
Jasa editing naskah kami ada bonusnya, loh! Tiap naskah yang masuk akan mendapatkan 1 (satu) buah buku koleksi Creepy Pasta’s Group Sister yang akan dikirim langsung ke alamat kamu (persediaan terbatas). Judul buku bisa dipilih.

 

Punya naskah yang mau diterbitkan? Ingin melakukan self editing, tapi merasa kurang memahami EYD? Silakan kontak kami di sini untuk mendiskusikannya:

Facebook (inbox only) : ARIESKA ARIEF & MENULIS BUKTI HIDUPKU
Pin BB (ping! only) : 764A7969
Ponsel (SMS only) : 085 399 566 422
 

Sabtu, 21 Agustus 2010

gagas media

Syarat Pengajuan Naskah

Jangan ragu untuk mengirimkan naskahmu ke GagasMedia. Siapa pun yang mempunyai minat menulis bakal kita dukung deh! Nah, sebelum kamu mengirimkan naskahmu ke GagasMedia, cari tahu dulu persyaratannya.

Berikut adalah dua kategori naskah yang bisa kamu kirimkan.

1.    Fiksi
“GAGASMEDIA TERBUKA UNTUK BANYAK GENRE FIKSI.”
Seperti yang kita semua tahu, industri perbukuan sangat dinamis—selalu ada hal baru setiap tahunnya. Kami menantikan naskah-naskah yang punya potensi untuk dinikmati target pembaca GagasMedia: remaja dan dewasa muda.
Kalau kamu punya naskah seperti yang kami maksud, tim redaksi akan dengan senang hati mempelajari naskah kamu, yang tentunya sudah memenuhi syarat-syarat berikut:
-    Bukan naskah fantasi dan bukan kumpulan cerpen/puisi.
-    Panjang naskah 75-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12. Ingat lho, naskah yang sudah kamu kirim itu adalah naskah utuh (artinya: bukan naskah yang setengah selesai atau malah hanya beberapa bab saja)
-    Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi tentunya), sertakan sinopsis lengkap novelmu (lihat contoh How To Write Book Synopsis), plus form pengiriman naskah (lihat contoh cara pengisian) ke:
REDAKSI GAGASMEDIA
Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630
(KODE NASKAH: FIKSI UMUM—tulis di amplop naskahmu)
-    Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan 3-4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.
-    Atau punya naskah yang genrenya lebih spesifik? Coba cari tahu lebih lanjut genre-genre yang dimaksud di sini:
o    ROMANCE

    DOMESTIC DRAMA
    MAINSTREAM ROMANCE
    BABY LOVE

o    YOUNG ADULTS (REMAJA)

    CAMPUS DRAMA
    REALISTIC FICTION
    TEEN ROMANCE

DOMESTIC DRAMA
Mengungkap kehidupan rumah tangga, terutama bagi yang baru mulai berumahtangga, memang memiliki keunikan tersendiri. Saat ini, tidak jarang penulis yang membuat novel dengan latar belakang keluarga. Kamu juga bisa menulis kehidupan seperti itu.

Selengkapnya KLIK di SINI!

MAINSTREAM ROMANCE
Mainstream Romance merupakan kategori novel romance yang tokoh utama wanitanya sudah di-set sejak awal untuk berjodoh dengan tokoh utama laki-lakinya.

 Selengkapnya KLIK di SINI!

BABY LOVE

Romance adalah genre yang dinamis dan salah satu buktinya adalah kelahiran genre Baby Love ini. Tokoh utama perempuan adalah single mother, sedangkan tokoh laki-lakinya kelak akan menerima keadaan si tokoh perempuan dan juga anaknya—sebaliknya juga bisa.

Selengkapnya KLIK di SINI!

CAMPUS DRAMA

Pembaca akan dibawa ke kehidupan mahasiswa dengan segala masalah yang kelak akan dihadapinya. Di antara SKS, jadwal kelas kuliah, skripsi, interaksi dengan dosen dan staf kampus, KRS, ujian, kuliah semester pendek, asrama/rumah kost, si tokoh utama mendapatkan pelajaran yang tidak ditemukannya di SMU: belajar mandiri, persahabatan, pahit manis hidup jauh dari orangtua—dan kalau beruntung... cinta.

 Selengkapnya KLIK di SINI!

REALISTIC FICTION

Novel remaja nggak melulu menyoal percintaan. Mereka juga ingin dilibatkan dalam permasalahan dalam keluarga, menyelesaikan sendiri persoalan pribadinya, dan belajar dari kesalahan yang mereka buat di hari-hari lalu. Kalau kamu merasa bisa menyajikan novel yang memperlihatkan kehidupan realistis remaja yang sebenarnya, mungkin ini adalah genre yang kamu cari.

 Selengkapnya KLIK di SINI!

TEEN ROMANCE

Teen Romance merupakan kategori novel romantis yang ceritanya ringan. Seperti halnya kisah cinta masa remaja kebanyakan.

Selengkapnya KLIK di SINI!

******

2. Non Fiksi


Syarat umum:

- Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12. Kirimkan dalam bentuk print out (dijilid rapi) ke:

REDAKSI GAGASMEDIA
Jl. Haji Montong No. 57, Ciganjur
Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630


- Atau, kirimkan proposal naskah via e-mail ke redaksi@gagasmedia.net. Bila naskahmu menarik, redaksi akan menghubungimu untuk pembahasan lebih lanjut.
- Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan sekitar 4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum ya.

Kategori nonfiksi yang dicari:
- Pengembangan diri (self improvement)
- How to
- Memoar-inspiratif
- Lifestyle
- Traveling
- Pengetahuan populer


Nah, jika kamu sudah menentukan kategori naskah yang akan dikirimkan, jangan lupa untuk menyertakan pula form pengiriman naskah yang bisa kamu download di sini! 

Kandangagas

Teman,

Terima kasih untuk kiriman Cerpen, Puisi dan 1st Chapter kalian ya :)

Gagas senang sekali karena banyak teman-teman yang berpartisipasi dengan mengirimkan hasil karyanya--cerpen, puisi dan 1st chapter--ke blog.gagas@yahoo.com.

Untuk teman-teman yang mau ikutan berpartisipasi mengirimkan karyanya, berikut adalah syarat dan ketentuannya:





Puisi

    karya kalian harus menggunakan font times new roman dengan ukuran 12 dan spasi 1
    karya kalian tidak boleh lebih dari satu halaman A4
    karya kalian belum pernah dimuat di media mana pun (kecuali blog atau website milik pribadi)
    kirimkan melalui e-mail ke blog.gagas@yahoo.com
    tulis subyek e-mail dengan judul Puisi: (judul puisi kalian)
    satu e-mail untuk satu karya
    kirim karya kalian dalam bentuk attachment dengan format [.doc]
    jangan lupa untuk mencantumkan nama asli, alamat, nomor kode pos, dan telepon
    Gagas berhak mengedit tulisan kalian--bagi yang terpilih--sebelum di-publish
    hanya ada empat puisi yang akan dipilih dan di-publish setiap bulannya
    jangan memberikan password pada file attachment yang kalian kirimkan



Cerpen

    karya kalian harus menggunakan font times new roman dengan ukuran 12 dan spasi 1
    karya kalian harus lebih dari dua halaman dan tidak lebih dari empat halaman A4
    karya kalian belum pernah dimuat di media mana pun (kecuali blog atau website milik pribadi)
    kirimkan melalui e-mail ke blog.gagas@yahoo.com
    tulis subyek e-mail dengan judul Cerpen: (judul cerpen kalian)
    satu e-mail untuk satu karya
    kirimkan karya kalian dalam bentuk attachment dengan format [.doc]
    jangan lupa untuk mencantumkan nama asli, alamat, nomor kode pos dan telepon
    Gagas berhak mengedit tulisan kalian--bagi yang terpilih--sebelum di-publish
    hanya ada dua karya yang akan dipilih dan di-publish
    pola publish cerpen adalah bersambung, artinya satu cerpen akan dibagi menjadi dua bagian dan akan di-publish dua kali--minggu satu untuk bagian pertama dan minggu dua untuk bagian berikutnya
    jangan memberikan password pada file attachment yang kalian kirimkan



1st Chapter

    karya kalian harus menggunakan font times new roman dengan ukuran 12 dan spasi satu
    karya kalian belum pernah dimuat di media mana pun (kecuali  blog atau website pribadi)
    kirimkan melalui e-mail ke blog.gagas@yahoo.com
    tulis subyek e-mail dengan judul 1st Chapter: (judul 1st Chapter kalian)
    satu e-mail untuk satu karya
    kirimkan karya dalam bentuk attachment dengan format [.doc]
    jangan lupa untuk mencantumkan nama asli
    mengingat keterbatasan tempat, maka naskah yang dimuat hanya 10 halaman saja
    jangan memberikan password pada file attachment yang kalian kirimkan



Untuk cerpen dan puisi, karya kalian ditunggu paling lambat tanggal 25 setiap bulannya. Jika karya kalian masuk ke e-mail gagas pada tanggal 26-31, maka karya kalian akan masuk untuk pemilihan bulan berikutnya.

Oh, ya... buat kalian yang bertanya-tanya "kok karyaku nggak masuk?" atau "kok nggak ada kabar dari gagas, ya?" jawabannya adalah:

    Mungkin karya kalian tidak sesuai syarat dan ketentuan. Kalau karya kalian sesuai dengan syarat dan ketentuan di atas, gagas jamin karya kalian tersimpan aman di dalam file gagas :) Nah, setelah membaca seluruh karya yang masuk, maka gagas akan memilih karya terbaik untuk di-publish.
    Gagas hanya akan menginformasikan kepada kalian yang karyanya terpilih untuk di-publish (khusus puisi dan cerpen). Jika gagas tidak menghubungi kalian, jangan sedih... kalian bisa terus mengirimkan karya--tentu saja karya yang berbeda dari sebelumnya, ya--sambil terus belajar menulis. Untuk yang mengirimkan karya 1st Chapter, selama kalian memenuhi syarat dan ketentuan, pasti karya kalian akan mejeng di kandangagas :D


Oh, ya, mulai Februari 2013, Blog Gagas juga bisa kamu isi untuk menampilkan resensi buku GagasMedia atau mau bercerita soal buku kesukaanmu juga. Ada hadiah juga untuk resensi dan cerita yang menarik darimu.

Resensi Buku

    buku yang kalian resensi adalah buku GagasMedia
    resensi kalian belum pernah dimuat di media mana pun (kecuali  blog atau website pribadi)
    kirimkan melalui e-mail ke blog.gagas@yahoo.com
    tulis subyek e-mail dengan judul Resensi: (judul resensi kalian)
    satu e-mail untuk satu resensi
    kirimkan karya dalam bentuk attachment dengan format [.doc]
    jangan lupa untuk mencantumkan nama asli
    resensi harus menggunakan font times new roman dengan ukuran 12 dan spasi satu, minimal 1 halaman dan maksimal 3 halaman
    jangan memberikan password pada file attachment yang kalian kirimkan



Aku dan Gagas Favoritku

    kalian wajib berfoto bersama buku GagasMedia kesukaanmu
    kemudian tulis mengapa kalian menykai buku tersebut sebanyak 400-500 kata (lebih sedikit boleh deh :p)
    kirimkan melalui e-mail ke blog.gagas@yahoo.com
    tulis subyek e-mail dengan judul Gagas Favorit: (judul cerita kalian)
    satu e-mail untuk satu cerita
    kirimkan karya dalam bentuk attachment dengan format [.doc] dan foto dengan format [.jpg / .jpeg / .gif]
    jangan lupa untuk mencantumkan nama asli
    jangan memberikan password pada file attachment yang kalian kirimkan

Terus berkarya, ya, teman-teman. Gagas tunggu semua karya-karya kalian :)

Salam,
GagasMedia


http://www.blog.gagasmedia.net/index.php?option=com_content&view=frontpage 

Selasa, 10 Agustus 2010

JALAN BUNGA (pemenang lomba cerpen sang cerpenis vixxio)


link penyelenggara:
Sang cerpenis dan link VIXXIO

Aku bermimpi sedang berjalan di atas hamparan bunga beraneka warna. Mereka tetap tegar dan bermekaran indah meskipun diinjak-injak di bawah telapak kakiku. Bunga-bunga itu berpijar lembut memanjakan kakiku. Aku begitu menikmatinya hingga kumembuka mata.
Bau khas obat-obatan menyerbu indra penciumanku begitu kuterbangun. Kulayangkan pandanganku. Lagi-lagi aku masuk rumah sakit! Aku bergegas bangun, namun rasa sakit di pergelangan tanganku membekukku. Aduh! Baru kusadari ternyata aku diinfus. Kutarik selang infus itu hingga terlepas. Rasa sakit pun menjalar. Tapi aku tak peduli. Aku harus segera pergi dari sini untuk menemui mereka.
Sekarang kakiku tidak melangkah di hamparan bunga lagi. Dengan bertelanjang kaki aku melangkah di atas aspal yang panas, batu-batu kerikil dan kotoran-kotoran. Tapi aku tak peduli akan apa yang mengenai kakiku itu. Aku terus bertahan untuk tetap melangkah menemui mereka. Entah butuh berapa lama. Padahal aku bisa naik angkutan umum, tapi aku memutuskan untuk melangkah sendiri demi memperlihatkan kesungguhanku mendatangi mereka. Aku ingin melangkah tanpa bantuan dari siapa pun. Mereka adalah orangtuaku. Aku merasa kesepian karena merasa terbuang oleh mereka. Terbuang karena merasa tak diperhatikan lagi. Padahal putra mereka ini tengah mendapat ujian, tapi mereka tak pernah mendampingiku mengalami kesulitan itu.
Langit tampak gelap. Kumemandang ke atas dan samar mendengar suara petir. Aku tahu sebentar lagi akan hujan, tapi aku terus melangkah. Aku tak peduli kendala apa yang akan kulalui dalam perjalananku ini. Tak lama tubuhku pun diguyur hujan. Sementara orang-orang mencari tempat berlindung, aku terus berjalan. Perjalananku jadi semakin berat. Padahal aku belum sembuh benar. Kepalaku jadi pusing karena diguyur hujan. Tapi aku tak boleh berhenti. Aku pun memaksakan diri untuk tetap melangkah.
Aku menunduk lesu membiarkan kepalaku dihajar hujan. Sungguh ini bukan jalan seempuk melalui hamparan bunga. Dingin. Badanku menggigil. Tapi aku tetap tak mau berhenti. Jalan berduri pun akan kulalui, kalau bisa petir pun kuterobos. Hujan takkan bisa mengalahkan aku!
Perjalanan masih panjang. Aku mulai berjalan sempoyongan. Perih mengibas kakiku. Aku yakin kakiku sudah lecet-lecet. Tapi aku masih saja menguatkan diri untuk melangkah. Hujan malah semakin deras. Nafasku sesak. Air mataku mengalir. Apakah aku masih sanggup berjalan dalam kondisi seperti ini?



Aku lalu jatuh terjerembab karena lemas. Oh, aku sudah tak sanggup lagi. Tapi tidak! Aku tak boleh berhenti! Aku harus berjuang. Jika aku pulang, mereka pasti akan kaget. Aku harus tetap melangkah meskipun sampai harus merangkak. Aku pun merangkak. Seandainya aku bisa lebih daripada ini, berlari misalnya agar cepat sampai. Tapi apalah dayaku. Tubuhku benar-benar tak bisa bekerjasama.
Aduh! Ada rasa sakit menjalar tiap kali aku bertopang pada tangan kiriku. Kupandang tanganku dan miris melihatnya. Pergelangan tanganku luka dan berdarah. Pasti karena kucabut selang infus-nya dengan paksa. Tapi kalau merangkak saja susah, aku harus bagaimana lagi? Aku mulai putus asa. Tapi tetap saja aku ngotot tak ingin menyerah. Sesulit apa pun akan terus kulalui perjalananku ini.
Di mana aku sekarang? Aku mendongak dan membaca papan nama jalan. Jalan Bunga. Aku terpaku begitu melihat orang-orang di salah satu rumah di jalan itu. Mereka tinggal di sebuah rumah yang meskipun sederhana, tapi ketiganya tampak bahagia. Kupandangi seorang pemuda sebayaku. Ia dikecup sayang ibu bapaknya sebelum berangkat ke sekolah. Seandainya saja anak itu adalah aku. Oh, aku sungguh merindukan kasih sayang kedua orangtuaku. Aku menangis. Ya Tuhan, apakah aku takkan pernah sebahagia anak itu? Karena sedih dan cemburu, kusumpahi anak itu mendapat nasib sepertiku. Cacat sehingga orangtuanya membuangnya.
Mereka yang tengah berbahagia itu tak menyadari kehadiranku. Pemuda itu lalu keluar dari rumahnya sambil membawa payung hitam. Aku memutuskan untuk meneruskan perjalanan. Aku mencoba untuk berdiri lagi. Tiba-tiba saja seseorang mengulurkan tangannya padaku. Tak hanya itu, payungnya ikut melindungiku. Payung itu kan.. Kuperhatikan orang itu. Ia tersenyum ramah. Aku membuang muka karena malu. Pemuda itu. Padahal aku baru saja mendoakannya yang jelek-jelek, tapi dia…
Aku tak pantas menerima bantuannya setelah apa yang kupikirkan tentangnya. Ia lalu berjongkok dan menatap wajah sedihku. Wajahnya lalu ikut-ikutan sedih seolah mengerti penderitaanku. Ia lalu menggamit tanganku, lalu menggenggamkan payungnya ke jemariku.
Setelah mengulum senyum ia langsung pergi sambil menerobos hujan deras. Aku merasa semakin tak enak padanya. Ia rela kehujanan dan merelakan payungnya padaku. Aku memanggil-manggilnya, tapi suara hujan mengalahkanku.
Tiba-tiba saja sebuah mobil meluncur kencang di ujung jalan. Tapi pemuda yang hendak menyebrang sambil berlari menghindari hujan itu tak menyadarinya. Gawat! Ia bisa celaka. Spontan aku pun berlari sebelum terjadi hal yang tak diinginkan. Aku berlari begitu kencang dan mendorongnya menghindar. Mobil itu semakin mendekat. Aku memejamkan mata ngeri. Aku tak peduli apa yang terjadi pada tubuhku. Bukankah sudah tak ada lagi yang peduli dan menyayangiku?
Ciiiit! Mobil itu langsung berhenti tepat di hadapanku. Tak terjadi hantaman yang menyakitkan. Kumembuka mata perlahan. Terdengar suara pintu mobil terbuka.
“Astaga! Ya Tuhan! Fay?! Faaaaaaaaaayyy!!” pekik sebuah suara yang kukenal. Seorang wanita lalu keluar dan berhambur memelukku. “Kau tidak apa-apa kan, sayang?”
Lalu seorang pria keluar dari mobil. “Ya ampun, Fay? Kau bisa berjalan?!” tanyanya tak percaya. Ia lalu menghampiriku. “Kenapa kabur dari rumah sakit? Hujan-hujan begini lagi. Kami baru saja hendak mencarimu. Kami sangat mencemaskanku, sayang.”
“A.. aku pikir ayah dan ibu sudah tak mempedulikanku lagi,” gagapku. “Di saatku menderita, kenapa kalian tak pernah menemani dan menghiburku?” protesku.
“Bodoh. Mana mungkin kami membuangmu, nak. Maafkan kami jarang berada di sisimu. Tapi itu semua demi kesembuhanmu, nak. Kami ingin melihat kau bahagia. Makanya kami sibuk ke sana kemari mencarikan dokter yang hebat dan obat agar kau bisa berjalan kembali,” tutur ibu panjang lebar. “Itulah sebabnya kami tak bisa berlama-lama menemanimu, sayang.”
“Maafkan kami, nak. Kami sudah membuatmu sedih. Kami tak nyangka kau akan berpikiran buruk seperti ini,” kata ayah sambil membelai rambutku.
Aku mengulum senyum terharu. Ternyata ayah dan ibu masih peduli padaku. Aku menyesal telah berpikiran yang tidak-tidak tentang mereka. Air mataku menetes. “Yah, Bu, aku kabur karena ingin memperlihatkan ‘ini’ pada kalian. Tanpa kursi roda lagi, aku bisa. Aku ingin membuat kalian terkejut. Oleh karena itulah aku terus melatih diri untuk berjalan. Sebenarnya aku sudah bisa berjalan beberapa hari yang lalu. Tapi aku malah jatuh dari tangga dan dilarikan ke rumah sakit.”
Aku lalu memeluk mereka hangat. “Bu, Yah, maafkan Fay. Fay sudah salah sangka pada ayah dan ibu. Fay nyesel banget sudah berprasangka buruk pada ayah dan ibu! Kalian mau kan memaafkan Fay?”
“Tentu saja, sayang. Tentu. Kau anak kami satu-satunya,” kata mereka. “Kami akan tetap mencintaimu apa pun keadaanmu.” Mereka lalu mengacak-acak rambutku.
Kami lalu saling berpelukan tanpa sadar hujan telah reda. “Aku janji akan jadi anak yang berbakti dan membahagiakan kalian. Sekarang aku sudah normal. Kalian tak perlu mengorbankan banyak hal lagi untukku,” kataku senang.



Ternyata inilah maksud dari jalan penuh bunga yang kulalui dalam mimpiku tadi. Ternyata aku akan menemukan kebahagiaanku di jalan Bunga. Ini juga tak lepas dari peranan pemuda tadi. Kalau saja tak ada dia, kami pasti takkan bisa berkumpul seperti ini.
Kutatap pemuda tadi. Ia turut tersenyum. Aku lalu menghampirinya kemudian mengulurkan tangan. “Kenalkan. Aku Fay. Terima kasih ya atas perhatiannya,” kataku. Kami pun saling berjabat tangan. “Oh iya. Nama kamu siapa?”
Pemuda itu lalu menggerakkan tangannya berupa isyarat-isyarat. Bibirnya yang tak bersuara bergerak mengucapkan vokal yang tak jelas.
(Sabtu, 7 Agustus 2010, malam hari)
(***)